Ngebolang ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau Padang Panjang

IMG_3218

Sepertinya liburan lebaran kali ini beda dengan liburan lebaran sebelum-sebelumnya. Kalau biasanya sampai seminggu setelah lebaran aku memilih di rumah dari pada jalan (baru jalan sama teman seminggu setelah lebaran). Tapi, lebaran kali ini kayanya agak banyakan jalan deh, hehehe.

Hari Sabtu, hari ke dua lebaran, sepupu jauhku yang tinggal di Bandung yang juga lagi pulang kampung ngajakin jalan. Sebenarnya tujuannya untuk hari minggu sih, tapi aku pikir lebih baik hari Sabtu aja, ya udah akhirannya kami berdua jalan. Lagian juga keponakan-keponakanku juga pada ‘ngacir’ bersama orangtua mereka. Ya udah, aku milih jalan, hehe.

Tujuannya adalah Padang Panjang. Kami berangkat agak kesiangan sih sebenarnya. Baru jalan jam 11. Gila ajeee jalan pas lagi terik-teriknya hehe. Tapi untungnya cuaca hari itu ngga terlalu panas. Seringkali jalanan teduh jadi ngga terlalu panas dan capek.

Rangkiang

Tapi satu hal yang aku sesali adalah aku membatalkan puasaku (udah niat ganti aja), gegara jalan ke Padang Panjang ini *istighfar. Abisnya, dari rumahku ke kampung pas menjemput sepupuku, puanasnya minta ampun. Eh, pas udah jalan kira-kira 10 km, aku kok merasa lemes ya, makanya aku batalin puasaku, huhuhu… *istighfar lagi.

Kami berdua sempat mampir dulu di pinggir danau Singkarak di Taluak, Tikalak menikmati pemandangan danau Singkarak. Sepupuku pesan mi instan rebus yang katanya enak banget. Emang enak banget sih mi yang dia makan (lidahnya cocok sih yaaa, kan salah satu makanan yang paling enak adalah makanan dari kampung sendri :P). Apalagi dinikmati di pinggir danau dengan sapuan angin yang lembut di wajah. Hmmmm… Mak nyuuuusss banget dah.

PDIKM Padang Panjang

Sebelum ke Pusat Dokumentasi dan Informasi kebudayaan Minangkabau (PDIKM), saya singgah dulu ke Mesjid Tua Asasi Sigando, Padang Panjang. Setelah dari Mesjid Asasi baru kami melanjutkan ke (PDIKM). Kami tiba di Pusat Informasi dan Kebudayaan Minangkabau (PIDKM), Padang Panjang sekitar jam 4 kurang.

Tapi sayang sungguh sayang, ketika kami tiba di sana, PDIKM-nya tutup, belum buka. Maklum ini kan baru hari kedua lebaran. Akunya aja yang kegatelan kakinya udah pengen jalan, hehehe. Eh nggak kegatelan juga sih, aku kan diajak (setengah maksa) sepupuku (nyari pembenaran).

Ya sudahlah, karena gedungnya masih tutup, aku cukup berpuas diri foto-fotoin bagian luar PDIKM aja. Lumayanlah, halamannya yang sangat luas dan gedungnya sangat bagus buat difoto. Dan juga ada 4 rangkian yang berdiri di sana yang bisa difoto. Dan sepupuku cukup eksis jadi objek fotoku, hehehe… Aku? Seperti biasa, ngga suka difoto…🙂

IMG_3191

Dan sebelum pulang kami makan dulu di restoran atau bofet Gumarang yang berada di pasar Padang Panjang. Restoran ini sangat terkenal di padang panjang. Ngga hanya terkenal di Padang, kebanyakan warga Sumatera Barat pun mengenal restoran ini. Kami berdua memesan nasi goreng dan mi goreng dan teh telur….🙂

Aku tiba di rumah sekitar jam 9 kurang malam. Capek banget dah. Apalagi aku harus mengantarkan sepupuku dulu ke rumah di kampung. Eh begitu nyampe rumah, pas liat hape, ternyata udah banyak telpon masuk dari orang rumah menanyakan kenapa belum pulang, hehehe…🙂

 Mesjid Asasi Sigando

Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau

One thought on “Ngebolang ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau Padang Panjang

  1. Pingback: Balada Beli Tiket Mudik Lebaran | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s