About Firsty Chrysant

Assalamu Alaikum...^_^ 안녕하세요, 친구들... 어서 오세요. Teman-teman, selamat datang datang di catatan kecilku, Chrysant's Park. Silahkan berkunjung dan menikmati taman ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman semuanya. Dan bagi yang hendak copypaste di blog atau media lain dipersilahkan saja tapi dengan syarat harus membuat link ke blog ini karena ini adalah catatan pribadi yang referensinya diambil dari berbagai sumber informasi. Atau Anda bisa minta izin via email : firsty.chrysant@gmail.com

Cara Mengurus Surat Keterangan Domisili Bagi Warga Negara Asing (WNA)

Surat keterangan domisili WNA

Oke teman-teman, saya akan melanjutkan lagi cerita postingan saya tentang proses naturalisasi warga negara asing menjadi Warga Negara Indonesia. Proses naturalisasi ini saya buat berdasarkan pengalaman saya ketika membantu sahabat saya mengurus proses naturalisasi suaminya yang WNA.

Salah satu dokumen yang harus diurus oleh pasangan WNI untuk suami/istri-nya yang WNA adalah Surat Keterangan Imigrasi atau SKIM. Proses pembuatan SKIM cukup panjang dan ‘berputar-putar’ yang bikin saya puyeng banget. Tetapi sebenarnya tidak sulit kok proses pembuatan SKIM ini asalkan semua persyaratannya lengkap. Walaupun saya akui bahwa saya seperti ‘terlempar’ atau ‘dilempar’ kesana kemari selama proses pembuatan skim tersebut.

Continue reading

Advertisements

Hari Yang Sungguh Melelahkan Jiwa dan Raga

bubur kacang ijo ala padang

Kemarin, hari Jumat, benar-benar hari yang sangat melelahkan bagi saya. Bukan cuma sangat melelahkan, bahkan bisa dibilang luaaar biasa sangat melelahkan. Tidak hanya lelah raga, tetapi juga lelah jiwa saya. Jadinya kemaren adalah hari yang melelahkan jiwa raga saya.

Saking lelahnya, siang hari kemarin saya berasa mau ambruk, merasa akan pingsan entah dimana saja ketika saya sedang beraktifitas. Kepala saya pusiiiiiiiing banget. Kepala saya bukan sakit ya, tapi pusing luar biasa. Kepala saya keleyengan parah yang membuat perut saya sampai mual. Badan saya seperti lagi terhuyung pas lagi ngajar privat bahasa korea. Pun badan mulai gemetaran.

Continue reading

Kopi Kawa Daun : Minuman Khas Sumatera Barat

Ngopi adalah istilah keren untuk menyebut aktifitas minum kopi. Ngopi itu enak, dan juga asyik. Apalagi ngopi tersebut dilakukan bareng-bareng bersama teman-teman. Ngopi sudah menjadi gaya hidup semua lapisan masyarakat. Di Jakarta, ngopi seringkali dilakukan di mol, kad-kafe, atau tempat tongkrongan mahal lainnya.

Di Sumatera Barat ada minuman untuk ‘ngopi’ yang sedang tren sejak sekitar tiga tahun ini. Nama minuman tersebut adalah minuman Kopi Kawa. Ada juga yang menyebutnya Kawa Daun atau juga Kopi Daun Kawa. Jadi kopi kawa ini menjadi menjadi minuman yang wajib dicoba kalau teman-teman berliburan di Sumatera Barat.

Continue reading

Ngebolang Sendirian ke Danau Tarusan Kamang, Bukittinggi

Pagi-pagi sehabis shalat subuh, saya segera beberes : mandi, dan bersiap-siap berangkat ke Kota Bukittingi. Jam 6 kurang saya sudah jalan dari rumah ke pasar raya solok, tempat mangkal bus tujuan ke berbagai kota di Sumatera Barat. Pada pagi hari sebelum jam 7, bus antar kota antar provinsi diizinkan mangkal di Pasar Raya Solok.

Hari masih gelap ketika saya keluar rumah dan naik bus, (minibus sih tepatnya). Sekitar jam 6 lewat 5 atau 10, bus bergerak ke arah Bukittinggi. Karena mata saya masih sangat mengantuk, saya tidur lagi di bus. Lumayan lah sekedar merem-in mata setengah jam lebih sampai waktu minta ongkos di tempat pemeriksaan jumlah penumpang di pinggir Danau Singkarak di daerah Ombilin.

Continue reading

Blogger Muslimah Meet Up : Membaca Dunia, Menulis Semesta

Hari Minggu, 27 Agustus kemaren, satu-satunya komunitas blogger yang saya ikuti, ‘Blogger Muslimah’ mengadakan meet up, gatehering atau apalah itu namanya. Ini adalah meet up yang kedua kalinya yang saya kuti sejak bergabung di Komunitas Blogger Muslimah awal tahun yang lalu. Yang pertama dulu adalah Blogger Muslimah mengadakan kunjungan media ke Majalah Ummi Group.

Meet Up kali ini diadakan di Nutrifood Inspiring Centre, Apartemen Menteng Square, Matraman. Tema Meet Up kali adalah “Membaca Dunia, Menulis Semesta”. Kereen banget kan ya temanya. Oh ya, “Membaca Dunia, Menulis Semesta” menulis semesta ini juga merupakan tagline-nya komunitas Blogger Muslimah.

Continue reading

Hotel City Inn, Jalan Sultan, China Town, Kuala Lumpur.

Hotel City Inn ini adalah hotel tempat saya menginap sewaktu kami jalan ke Kuala Lumpur. Lokasi hotel ini berada di China Town, pusat kota Kuala Lumpur. Hotel ini dekat dengan Central Market dan stasiun Pasar Seni Kuala Lumpur. Dan bahkan hanya berjarak kurang dari 100 m dari jalan Petaling yang kesohor itu

Kami menemukan penginapan ini setelah kami melewati malam yang melelahkan (bahkan sangat melelahkan) setelah seharian jalan muter-muter kelilingi pusat wisata Malaka. Tau sendiri wisata Malaka bisa dibilang full jalan kaki. Dan juga setelah buru-buru geret-geret koper menghindari soper taksi odong-odong yang hendak scam kami saat hendak ke terminal Malaka, hehehe.

Continue reading

Mesjid Ramlie Musofa Danau Sunter Raya Selatan, Sunter, Jakarta Utara

‘Pemandangan’ kabelnya sungguh amat sangat mengganggu pemandangan ya, hehehe

Selamat hari Jumat teman-teman ——> Ini postingan dibuat jadi kemarin tetapi ngga kelar, hehehe. .

Kalau sudah bicara hari Jumat, saya sungguh senang. Karena membayangkan besok adalah hari Sabtu yang merupakan hari santai, hehe. Walaupun sebenarnya pada hari lainpun saya juga sering santai, tapi suasananya beda aja pada hari Sabtu dan Minggu. Lebih maknyus gitu ya hari Sabtu dan minggu buat santai-santai.

Oya, saya kangen bikin postingan tentang mesjid dan mushala. Sepertinya sudah lama banget kan ya saya tidak posting tentang mesjid dan mushala? Oke, baiklah, kebetulan hari ini adalah hari Jumat, maka saya pikir cocok juga saya buat postingan tentang mesjid mushala, hehehe.

Continue reading

Nagari Koto Gadang, Bukittinggi : Nagari Orang-Orang Cerdas dan Berpendidikan

Salah satu nagari yang sangat terkenal di Sumatera Barat adalah nagari Koto Gadang. Bagi masyarakat Sumatera Barat nama nagari ini sangatlah tidak asing. Secara administrasi wilayah, Nagari Koto Gadang, masuk ke dalam Kabupaten Agam. Tetapi secara sosial masyarakat di Sumatera Barat, tetap saja menyebut Koto Gadang, Bukittinggi. Apalagi Bukittinggi kan disebutnya Koto Rang Agam,kan?

Kenapa? Hal tersebut disebabkan karena Nagari Koto Gadang hanya ‘sepelemparan’ batu dari Jam Gadang di pusat Kota Bukittinggi. Kota Bukittinggi dan Koto Gadang hanya dipisahkan oleh Ngarai Sianok yang lebarnya sekitar 200 – 300 m. Jika kita berdiri di Taman Panorama Bukittinggi, Nagari Koto Gadang berada di seberang ngarai.

Continue reading

Marugame Udon Kota Kasablanka : Udon dan Tempura

Di mol Kota Kasablanka, salah satu resto Jepang yang selalu sangat ramai pada saat jam makan adalah restoran Marugame Udon. Selalu saja ramai pengunjungnya. Setiap saya ke sana setiap jam makan, selalu ada antrian di sana. Bangku-bangku restoran selalu hampir penuh. Bahkan pada saat bukan jam makan pun, restoran ini tetap ramai pengunjung.

Jadi, suatu sore, saya janjian mau ketemu Ria di mol Kota Kasablanca. Kata Ria dia juga ajak Andi. Jadi kami ketemuan bertiga. Saya tiba lebih duluan. Saya duduk saja menanti mereka di salah satu bangku sofa panjang yang disediakan bioskop.

Continue reading

Danau Tarusan Kamang, Bukittinggi, Agam : Danau Dua Wajah

permukaan air tarusan yang sudah surut

Tahun 2015, Tarusan Kamang mendadak terkenal di kalangan jagat sosial media. Ia sontak menjadi terkenal di Sumatera Barat. Tarusan Kamang merupakan telaga yang besar yang ada di daerah Kamang, Bukittinggi. Lebaran 2015, berbondong-bondong masyarakat liburan ke sana. Padahal, tarusan tersebut sudah lama ada, tapi tiba-tiba jadi populer karena peran sosial media

Nama telaga yang biasa disebut tarusan oleh masyarakat di sana (nama nagari di sana juga bernama Tarusan), tiba-tiba berubah juga menjadi Danau Tarusan Kamang. Padahal tarusan sendiri bisa berarti telaga atau sumber air. Jadi, selanjutnya saya akan menyebutnya tarusan saja ya.

Continue reading

Berjuang Menjaga Semangat Ngeblog

Okey, saya kan lagi ikutan ODOP atau One Day One Post di komunitas blogger muslimah kan ya. Tapi saya hanya ikutnya dari luar arena aja. Ngga mau ikutan daftar secara resmi di grup FB Blogger Musliamah. Karena saya ngga mau nantinya berasa diuber-uber buat postingan setiap hari, hehehe.

Tapi walaupun saya ikutnya secara nggak resmi di luar ring, sekarang saya sudah menyerah, hehehe. Saya udah merasa capek di hari yang ke 5 ini, hahaha. Udah mau berhenti saja rasanya. Karena saya bingung mau maksain nulis apa gitu.  Udah buntu otak saya, ngga tau lagi harus menulis apa, hehehe.

Continue reading

Target Pencapaian Hidup

Setiap orang mempunyai batasan-batasan sendiri dalam dalam menetapkan standar pencapaianannya. Ada yang ketat dan tegas terhadap dirinya sendiri dalam mewujudkan apa yang hendak dicapai tersebut. Ada pula yang mempunyai standar yang longgar atau malah nggak mempunyai batasan sama sekali.

Saya punya teman. Kerjaanya ngajar les. Les sempoa sama les baca. Ya, hanya les baca dan sempoa. Tapi muridnya banyak dari pagi sampai sore, bahkan pas saat magrib. Karena muridnya banyak beberapa tahun ini, maka tiap bulan gajinya gede banget juga. Udah 8 dijit (8 dijit loh yaaa) tiap bulannya. Keren banget kan ya, seorang guru les bisa punya gaji di atas 10 juta.

Continue reading

Dimana Batas “Lagi Ngga Ada Duit”?

Ngutang, pinjem duit? Pernah ngga diantara teman-teman ngutang atau pinjam uang sama teman-teman atau saudaranya ga? Kalau ada yang ngga berhutang, luar biasa banget ya. Berarti rezekinya, selalu dicukupkan oleh Yang Maha Penguasa. Tapi ada ngga sih yang ngga berhutang dalam kehidupannya ini ya? *masih aja nanya… 😛

Tapi, kalau saya dan teman-teman saya mah udah biasaaaaa banget pinjam meminjam uang dalam pertemanan. Kaya udah ilang urat malu soal pinjam memijam uang, hahaha. Habis mau gimana lagi coba, duit lagi ngga ada sementara kita punya kebutuhan yang sangat mendesak. mau ngga mau minjem sama teman.

Continue reading

One Day One Posting, Bisakah Saya?

Jadi teman-teman, ceritanya di salah whatsapp saya ada namanya grup blog yang isinya semuanya cewek. Namanya Blogger Muslimah. Disingkatnya BM. Group BM ntu sekarang lagi bikin even yang namanya disebut odop. Yaitu, one day one posting. Satu hari satu postingan selama Bulan Agustus mulai dari tanggal 1 kemaren.

Saya ngga ikut daftar even tersebut karena ngga yakin bisa nulis blog setiap hari. Minimal 300 kata. OMG, banyak bangetkan 300 kata (padahal dulu saya pernah buat 1800 kata, gempor saya, tapi kan semingg sekali, hehe). Takutnya gempor juga saya mah buat tulisan setiap hari gitu, hahaha.

Continue reading

Pencopetan di Mushala Stasiun Tanah Abang

Ini bukan di mushala stasiun tapi mushala mall Citralen Grogol

Hari Jumat kemaren, saya shalat magrib di mushala Stasiun Tanah Abang. Pas saya masuk mushala, orang belum azan, tetapi jemaah udah penuh menunggu waktu azan yang mungkin hanya semenit dua menit lagi aja dikumandangkan. Alhamdulilah masih dapat satu mukena buat shalat. Ada satu yang tergeletak, jadi bisa ikutan shalat jemaah.

Sekeluar dari mushala seusai shala, saya liat mba-mba sekitar mahasiswa tingkat akhir, atau mungkin maksimal berumur 24 – 25, dengan muka yang sangat panik dan pucat. Dua atau tiga empat orang mengelilinginya. Saya kepo nanya ke orang, itu ada apa. Dijawab orang tersebut, kalau si mba itu kecopetan dompet dan hapenya.

Continue reading

Big Drama si Mr. Delay, Lion Air

Akhirnya saya insaf juga dari nikmatnya libur lebaran. Saya segera beli tiket balik ke Jakarta setelah sebulan 10 hari di rumah. Kalau mau ikutin hati, di rumah itu enak banget. Meskipun capek ngurus rumah, masak, ngurusin keponakan, berada di rumah itu sangat menyenangkan. Dan bisa dibilang saya malah ngga jalan selama di rumah libur lebaran kemaren.

Drama pembelian tiket dimulai dengan mahalnya harga tiket balik Padang – Jakarta. Okelah, ha itu disebabkan karena lebaran, okelah puaaham banget, (walaupun lebaran udah lewat 3 minggu lebih, hehe). Saya sebagai konsumen pasrah aja. Walaupun gondok juga saya dengan harga tiket di atas 1,4 juta. Yang penting balik Jakarta dulu dah, hahaha.

Continue reading

Fave Hotel Wahid Hasyim, Tanah Abang Jakarta Pusat

Salah satu hotel yang saya rekomendasikan bagi orang-orang yang hendak mencari hotel di Jakarta Pusat adalah Fave Hotel Wahid Hasyim. Kenapa? Karena hotelnya berada di kawasan premium atau kawasan jantung kota Jakarta. Tepatnya berada di berada di jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Hotel ini berada sangat dekat dengan Sarinah dan juga pasar pusat grosir Tanah Abang. Juga tidak jauh dari Thamrin City, Bunderan Hotel Indonesia dan jaga dari Monumen Nasionl atau Monas. Istilahnya hanya berjarak ‘sepelemparan batu’ saja dari tempat-tempat yang saya sebutkan di atas.

Continue reading

Tarif Tiket Lebaran Jakarta – Padang Melangit Hampir 4 Jutaaan

Kalau ngomongin soal mudik, pasti bakal ngomongin tiket buat mudik (kayanya saya selalu ya bikun tulisan tentang tiket mudik, hahaha). Dan saya selalu stres pake buaaaaanget kalau udah ngomongin tiket mudik. Tiket mudik ke Padang saat lebaran luar biasa mencekek leher. Yang luar biasa bikin ngap, bengek atau sesak napas akut, hahaha.

Lebaran kemaren, saya baca berita kalau harga tiket pesawat ke Padang dari Jakarta pada H minus 1-2 mahalnya tak terkira. 3,95 juta pakai Garuda dan Batik Air 3,5 juta sekali jalan. Sekali jalan looooh, bukan bolak balik. Coba tambahin lagi tiket balik lagi ke Jakarta, berapa tuh penumpang harus bayar? Itu harganya udah nggak masuk akal lagi kan.

Continue reading

Mati Gaya Tanpa Smartphone dan Asyiknya Tanpa Smartphone

Masih tentang hape saya yang hilang sebulan yang lalu, hehehe. Serius, jaman sekarang tanpa smartphone ditangan benar-benar bikin hidup mati gaya. Padahalkalau dipikir-pikir sebelum saya punya smartphone sejak awal 2013 (iya, saya telat punya smartphone, hehehe), rasanya saya ngga pernah merasa mati gaya kaya gini, hehehe.

Sekarang, berasa bangat betapa saya mati gaya. Mati gaya bangeeet malah, hahaha. Jadi, biasanya kalau saya nunggu seseorang atau lagi antri lama atau lagi ngga ngapa-ngapain, masih bisa beraktifitas sembari ngisi waktu ketak-ketik hape yang dipegang. Ngga mati gaya.

Continue reading

Hape Hilang Itu Bikin Nyeseeeek Banget

Hape-hape teman saya 4 tahunan yang lalu. Sekarang yang saya pake adalah hape paling kiri hehehe. Cuma bisa buat nelopon sms doang.

Pemirsaaah…
Kehilangan hape itu rasanya sesuatu bangeeet…
Kehilangan hape itu bikin hati nyeseeeeek bangeeet…

Sakitnya tuh di siniiii… *tunjuk jantung.
Ngenesnya tuh di siniiii *tunjuk jantung lagi.
Nyeseknya tuh di siniiii *masih nunjuk jantung
Sedihnya tuh di siniiii *lagi-lagi tunjuk jantung,hehehe.

Continue reading

Catatan Kecil Mudik Lebaran

Hallo temana-teman, apa kabar puasanya di 10 hari terakhir ini? Semoga kita semakin istiqamah dalam menjalankan ibadah ramadhan ya. Dan semoga kita bisa meningkatkan amal ibadah ramdhan kita yaaa. Aamin ya Allah.

Dan gimana juga kabar ngeblognya? Alhamdulillah puasa saya baik, tapi ngeblog-nya malaaas banget. Pun kalau masih mau ketak ketik malas publisnya karena ngga bisa buka lepy di rumah. Ngga buka buka lepi karena udah males saking capeknya jadi petugas umum di rumah, hahaha.

Continue reading

Fave Hotel Tanah Abang Cideng Timur

Ini masih ada kaitannya dengan reunian kecil-kecilan sata dengam teman-teman sekolah. Pada malam pertama teman saya tiba di Jakarta memilih nginap di hotel Zuri Express Mangga Dua Dalam. Karena teman saya mau shopping di Mangga Dua keesokan harinya.

Dan setelah selesai shopping di Mangga Dua seabis zhuhur, mereka kemudian shipping ke Tanah Abang dan Thamrin City. Jadi kami pun besol desa ke hotel yang lebih dekat dengan Tanah Abang. Hotel yang saya pilih adalah Fave Hotel Tanah Abang, di jalan Cideng Timur.

Continue reading

Kamu Demennya Cowok Korea Ya?

gambar dari google. Drama Kill Me Heal Me

Pertanyaan yang menjadi judul postingan ini, atau pertanyaan yang bernada sama dengan judul tersebut, sering banget ditujukan ke saya. Hanya karena saya menyukai drama korea dan bahasa Korea.Padahal ya, saya ngga maniak-maniak amat loh sama drama Korea, dibandingin orang lain mah.

“Tipe cowok yang lo mau yang kaya orang Korea ya?”
“Lo demennya cowok Korea ternyata!”
“Lo belajar bahasa Korea karena lo mau sama cowok Korea ya?” —-> (enak banget yah lo ngomong ya, gue susah-susah cari uang, trus gue buang-buang uang buat belajar bahasa korea hanya karena gue suka cowok korea? Ntuh mulut jangan asal ngejeplak aja dah kalau ngomong. Nih orang ngga pake mikir ngomongnya, hahaha…).

Continue reading

Bakso Bom Mas Erwin Cabang Kelapa Gading

Hayooo… Siapa yang suka baksoo? Kayanya hampir semua orang pada suka bakso ya. Termasuk saya juga sangat suka bakso. Dari kecil sampai SMA hampir tiap hari saya makan bakso. Seriuus looh, hampir tiap hari sepulang sekolah saya sama teman-teman saya makan bakso. Karena makan bener-bener makanan yang sangat menggugah selera. Hmmm yummy…

Nah, kemaren minggu 14 Mei, saya diajak teman saya Ria dan komunitas blogger makan bakso di Bakso Bom Mas Erwin cabang Kelapa Gading. Diajak makan baksonya mau laah, hehehe. Bakso Mas Erwin cabang Kelapa Gading ini baru buka seminggu sebelumnya, tanggal 7 Mei. Dan lokasi pondok bakso benar-benar sangat premium, di jalan Boulevard Raya Kelapa Gading.

Continue reading

Beauty and The Best

gambar : google

Rasanya tidak ada yang tidak kenal dengan cerita dongeng Si Cantik dan Si Buruk Rupa ini. Ini adalah kisah yang sudah melegenda bagi anak-anak. Dan saya adalah yang termasuk menyukai dongeng yang berlatarkan negara Prancis ini.

Begitu film yang dibintangi Emma Watson ini akan diputar di bioskop Jakarta, saya sudah menjadwalkan untuk menonton film ini. Karena selain Cinderella, saya sangat menyukai Si Cantik dan Si Buruk Rupa. Dan yang lebih-lebih membuat saya ingin menontonnya adalah karena yang menjadi Belle-nya adalah Emma Watson, hahaha.

Continue reading

Random : Bukit Bintang, Mesjid Jamek, Pasar Seni, Jalan Petaling, Kuala Lumpur

GO KL Purple, jurusan Pasar Seni Bukit Bintang.

Okey, saya lanjut lagi bikin catatan jalan ke Malaysia. Catatan sekadar buat pengingat aja. Terakhir saya buat rekam jejak di Menara Kembar Petronas Kuala Lumpur. Biarngga lupa dari ingatan. Maklum, otak dan pikiran kita ngga bisa menyimpan semuanya kan. Ada yang terlupa dan ada yang tetap ingat. Ada yang terlupa tapi kemudian diingatkan melalui sebuah catatan atau foto. Makanya saya buat aja rekam jejak di sini. 🙂

Setelah puas piknik dan foto-foto piknik di Menara Kembar Petronas, kami segera beranjak dari taman menara kembar. Kami naik bus Go KL yang merupakan bus gratis di KL. Kami liat bus dengan tujuan Bukit Bintang, kami naik saja. Bus Go KL tersebut padatnya luar biasa. Sama seperti naik busway sekitar jam 6 – 7, jam pulang kerja di Jakarta. Napas jadi ngap, jadi sesak.

Continue reading

Piknik di Menara Kembar Petronas Twin Tower, Kuala Lumpur

Saya lanjut lagi ah cerita jalan-jalan yang ngga jadi ke Genting Highland, Malaysia. Setelah ngga dapet tiket bus ke Genting kami akhirnya jalan ke Batu Cave. Sepulang dari Batu Cave yang panasnya luar biasa terik, kami pun melanjutkan jalan ke Menara Kembar Petronas atau Petronas Twin Tower.

Kami keluar stasiun Menara Kembar dengan agak sedikit bingung. Mol tempat keluar bukan bukan mol menara kembar. Pas keluar mol ternyata kami berada di seberang jalan menara kembar. Setelah nanya-nanya akhirnya kami tiba di mol menara kembar. Kami segara keluar dar mol. Eh kami lagi-lagi salah, hehehe.

Continue reading

Rubuhnya Rumah Gadang Kami

sekarang, rumah gadang yang ada di Koto Baru, Solok ini sudah benar-benar rubuh… *nangis

Sekilas judulnya kayanya cerita AA. Navis ya, yang berjudul : Rubuhnya Surau Kami. Tapi memang sih idenya dari judul novel tersebut, Rubuhnya Rumah Gadang Kami. Rumah gadang yang rubuh yang aku posting ini adalah rumah gadang banyak saya liat yang sudah mau hancur karena sudah dihuni lagi oleh pemiliknya.

Sebenarnya sedih liat rumah gadang yang mau rubuh ini, tapi mau gimana lagi coba. Saya walaupun pecinta rumah gadang, tetaplah orang lain yang hanya bisa sedih, tidak bisa berbuat apa-apa. Karena pada kenyataannya di kampung-kampung Sumatera Barat banyak sekali ditemukan rumah kosong yang tak berpenghuni.

Continue reading