Cara Membuat Rendang Yang Enak Versi Saya

Cara Membuat Rendang 20190602_165915

Halo teman-teman, saya mau bikin (postingan) cara membuat rendang nih, hehehe. Ada yang tertarikkah? Sok ngartisss gaya gue, hahaha. Tapi emang sih ya, soal bumbu rendang, secara umum bumbunya sama saja dimana-mana. Masing-masing daerah atau masing-masing orang ada tambahan ini itu yang beda dengan orang lainnya.

Contohnya, ada daerah yang tidak memakai kunyit, ada juga pakai kunyit. Tapi bagi yang tidak pakai kunyit, mereka tetap pakai daun kunyit kok, wajib kudu ada daun kunyit mah. Seingat saya ngga ada masakan padang yang memakai santan sebagai bahan utamanya, yang ngga pakai daun kunyit. Musti ada daun kunyit. Kalau ngga, ngga otentik rasanya. Karena daun kunyit merupakan salah satu bumbu utama yang harus ada setiap kali membuat gulai dan turunannya; kalio dan randang.

Oiya, saya belum pernah menakar langsung bumbu-bumbu pembuatan rendang. Tapi saya sering menakar bumbu rendang dengan bertanya pada ibu saya. Seberapa banyak bumbu yang dipakai untuk  membuat rendang saya tanyakan dulu ke ibu saya (segini, Bu? Tambah lagi atau gimana?) jumlah takarannya. Tapi biasanya sih ibu saya iya-in saja, berarti sudah oke dong ya, hahaha.

Cara Membuat Rendang 20190602_123228

Kenapa, karena ibu saya bikin rendang rata-rata 2 – 3 kg setiap kali bikin rendang. Makanya saya keder juga untukjumlah yang banyak. Tapi kalau untuk ukuran sekilo sih saya insya allah saya pede bisa menakar tanpa persetujuan ibu saya, hehehe. Lagian soal bumbu kan ngga ada ukuran yang pasti. Pasti sesuai perasaan orang yang yang membuatnya ya kan. Dan itukan tergantung kebiasaan yang sudah ia lakukan selama bertahun-tahun makanya tinggal cemplung-cemplungin aja, ya kan?

Bahan-Bahan Rendang

Bahan-Bahan pembuatan rendang adalah.

  1. Daging 1 kg. Bersihkan, potong-potong sesuai selera ukuran besarnya.
  2. Santan kental dari 5 kelapa. Perasan pertama patinya saja, jangan campur air. Perasan kedua tambahkan air panas sedikit. Perasan ketiga, santan encer yang disebut ‘kalimanca,’
  3. Cabe 1/4 kg (250 gr) atau 300 gr (3 ons), giling atau haluskan pakai blender.
  4. Kentang kecil (variasi selera, bagi yang suka aja), cuci bersih.

Cara Membuat Rendang 20190602_123357

Bumbu-Bumbu Randang.

Berikut ini adalah bumbu-bumbu utama pembuatan rendang versi saya ya. Eh maksudnya versi ibu saya. Karena saya belum pernah bikin rendang sendiri

  1. Bawang merah, 1/4 kg (250 gr).
  2. Bawang putih 1,5 ons (150 gr).
  3. Jahe, 2 – 3 potong yang besar atau Jahe giling halus 2 sendok makan. 1 sendoknya seraub ya.
  4. Kunyit 2 potong kunyit yang besar (seukuran jahe), atau 1 sendok makan kunyit giling, seraub ya.
  5. Lengkuas, kira-kira seukuran jahe besarnya. Lengkas halus 2 raub sendok makan.
  6. Ketumbar bubuk, seraub sendok makan.
  7. Sereh, 2 batang, keprek.
  8. Daun kunyit ½ – 1  lembar, sesuai selera.
  9. Daun salam 7 lembar, yang lebar ya.
  10. Daun jeruk, 5 – 7 lembar.
  11. Asam kandis 5 buah.
  12. Garam, secukupnya saja.

Itulah bumbu yang biasa digunakan ibuku untuk membuat rendang. Ngga ada tambahan kayu manis, jintan, bunga lawang ataupun penyedap ajinomoto, sasa, royko, masako ataupun yang sejenisnya. Apalagi ditambah gula merah, makin ngga ada, udah ngga otentik lagi rasanya ntar, hehehe.

Cara Membuat Rendang 20190602_123618

Cara Membuat Rendang Versi Ibu Saya.

  1. Cuci dan bersihkan daging yang sudah dipotong-potong kecil sesuai ukuran yang diinginkan.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas. Terserah deh mau digiling tangan atau pakai blender aja juga ngga masalah. Kalau mau rasanya yang lebih enak sebaiknya digiling sendiri pakai batu giling atau cobek. Tapikalau mau hemat waktu dan tenaga sebaiknya blender saja.
  3. Campurkan daging yang sudah dibersihkan dengan cabe, dan bumbu, serta daun-dauan. Kasih garam secukupnya karena kalau sudah biasa bikin gulai, kalio atau rendang sudah bisa menakar seberapa banyak garamnya.
  4. Daging yang sudah dicampur ini dikacuik sampai airnya mengering. Kacuik, maksudnya adalah direbus tanpa tambah air dan dengan api kecil – sedang. Mirip-mirip diungkep atau dipresto tapi ngga dikasih air. Pakai wajan yang ada penutup supaya airnya keluar. Sesekali diaduk. Tujuan dikacuik ini supaya dagingnya lebih cepat lunak tapi hasil daging rendangnya kering tanpa air.
  5. Setelah daging kacuik benar-benar kering, tambahkan pati santan yang perasan pertama dan perasan kedua saja. Aduk-aduk terus sampai mendidih supaya tidak pecah santan. Apinya sedang saja.
  6. Aduk-aduk terus sampai udah jadi gulai. Kalau mau makan pakai daging gulai, silahkan ambil, taruh di mangkok secukupnya saja. Gulai daging ini karena santannya masih banyak biasanya garam belum terasa, kasih garam halusnya di mangkok saja.
  7. Kalau Anda mau rendangnya pakai kentang kecil, masukkan kentang kecil yang sudah dibersihkan. Aduk-aduk terus sampai sudah jadi kalio.
  8. Kalau mau makan pakai daging kalio, silahkan ambil taruh dimangkok, kasih garam di mangkok saja kalau garamnya dirasa masih kurang. Pakai garam halus ya.
  9. Aduk-aduk terus sampai kalio daging makin mengental kuahnya. Cek rasa garamnya, sudah pas atau belum. Kalau masaknya pakai tungku kayu, matikan apinya, keringkan rendang dengan bara api yang ada sampai kuah mengering menjadi rendang dan apinya benar-benar mati. Tetap sesekali diaduk terus karena kalau tidak, rendang yang ada di bagian dasar wajan akan hangus, karena bara api masih hidup sampai setengahya atau 1 jam berikutnya. Jadi musti tetap diaduk-aduk sampai bara api mati, atau rendang sudah tidak meletup-letup lagi. Kalau masak pakai kompor, kecilkan api kompor, masak sampai menjadi rendang yang diinginkan kadar kekeringannya.
  10. Kalau dirasa sudah cukup kering, matikan kompor.

Cara Membuat Rendang 20190602_123906

Gimana, gampangkan ya, hehehe. Biasanya kalau masak pakai kayu membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Tapi kalau masak pakai kompor waktunya lebih lama. Masak pakai tungku aromanya lebih enak, tapi menyebalkan kalau apinya tidak stabil, musti tiup-tiup terus tiap sebentar. Sesi tiup-tiupnya yang menyebalkan bagi saya. Bikin saya nyerah masak-masak pakai tungku kayu.

Saya rasanya sampai ‘trauma’ masak rendang di tungku kayu. Kenapa? Karena bikin napas saya sesak banger. Ngga kuat paru-paru saya menghirup udara yang panas plus niup-niup tungku supaya api nyala. Kerongkongan saya terasa sakit, dada sakit banget. Dan sakit di dada saya berasa sampai 3 hari. Ampun dah, tobaaaat. Mending saya ngga usah ada rendang kalaucara masaknya bikin saya stess kaya gitu hehehe. (*padang palsu saya ini, ya, hahaha).

Cara Membuat Rendang 20190602_153315

Cara Membuat Rendang 20190602_165915

11 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s