Anak-Anak Beli Bir di ****mart

Dipoto pas mau buka pintu ****mart

Dipoto pas mau buka pintu ****mart

Jumat malam minggu lalu, jam sudah menunjukkan hampir jam 10 ketika turun dari angkot. KarenaBarusan gue baru pulang mo nyampe kos… Gile boo jalan jam 6 pagi baru pulang jam 10 malam. Cuaaapeknya minta ampuuun. Pake banget dah…

Dan seperti seperti biasa, kalau udah capek kaya gitu gue kan selalu beli susu beruang biar ngga ngedrop…

Naaaah, pas lagi bayar eh masuk dua anak remaja (satunya masin anak-anak deh kayanys). Mereke langsung ke ngeloyor ke arah yang mereka tuju. Pas gue udah bayar tiba-tiba mereka udah ada dibelakang gue dengan tiga botol bir. Tiga botol bir loh sodara-sodara. Dibeli oleh anak bawah umur.

Aku langsung tegur mereka… “Loooh… Kamu kecil-kecil udah beli bir?” Eh dijawab dengan sewot, “Bukan untuk saya kok, disuruh doang!” Oh My God…. Ini jawabannya kaya anak yang ngga diajarin sopan santun aja deh…

Tapi aku ngga berniat meladeninya… Segera saja aku ambil hape dari dalam tas dan memoto momen tersebut… Habis itu aku keluar.

Jujur aku maaih ngga bisa percaya anak-anak itu beli bir dengan entengnya. Seakan-akan yang ia beli itu hanyalah air mineral atau teh kemasan dalam botol aja. Entah itu buat mereka sendiri atau mereka disuruh orang dewasa di sekitar mereka.

Kalau orang dewasa yang beli, yah, secara hukum ngga masalah lah ya…  Orang dewasa sudah bisa bertanggung jawab dengan dirinya. Ngga usah bicara soal halal haram (bagi muslim) deh.

Rasanya negara kita memang terlalu permisif yaa… Rokok dijual di warung dan bisa dibeli oleh anak umur TK sekalipun. Sekarang minuman keras, begitu mudahnya di dapat. Di toko-toko yang lebelnya ada mart di belakangnya, minuman keras terletak di lamari pendingin yang sama dengan minuman ringan lainnya.

Dan, emangnya ngga bisa ya, jual mir atau minuman keras di cafe-cafe aja gitu? Bukan di tempat umum yang sangat mudah terjangkau bagi anak-anak? Entahlaahh…

Oyaa… Kata gubernur DKI Jakarta, Ahok alias Basuki Cahya Purnama, bir ini bukan termasuk miniman keras. Looooh? Kok bisa? Bahkan dia minta wartawan untuk memperjelas tentang apa itu definisi minuman keras. Ck…ck…ck… Bisa-bisanya dia ngomong gitu. Dia itu pemimpin ato cuma kepala daerah sih?

Dan yang lebih mengagetkan adalah bahwa ternyata pemda DKI juga memepunyai saham di perusahaan bir. Ooo my God. Okelah, kalau pemda DKI punya saham besar di sana, tapi mbok ya jangan terlalu permisif gitu juga dong. Okelah Ahok bilang harus ada ketentuan pembelian minuman keras tersebut, seperti pembatasan umur minimal untuk pembelian miras.

Tapi apa Ahok ngga ingat dia tinggal di negara yang ada anekdot bahwa ‘peraturan dibuat untuk dilanggar. Negara kita bukanlah negara yang benar-benar taat hukum dan aturan. Kalau di negara lain aturan ada aturan anak kecil ga boleh beli roko, di negara kita nggak. Kalau di negara lain ada aturan minimal yang bisa beli miras berumur 18 atau 21 tahun, di sini nggak.

Di negara lain ada aturan kasih liat ktp buat beli rokok dan minuman keras, di sini nggak. Anak umur 5 tahun aja bisa beli kalau di suruh bapaknya… Nah kalau aturan pembatasan umur buat pembeli tidak ada, penjualannya bebas, yaaaah wassalam deh. Selamat menikmati minuman keras menjadi hal yang biasa bagi kalangan anak muda Indonesia.

Jadi, selamat menikmati kalau nantinya minuman keras bukan menjadi hal yang asing lagi bagi masyarakat kita. Dan selamat menikmati kalau nantinya minuman keras akan membudaya bagi masyrakat kita. Okee…🙂

73 thoughts on “Anak-Anak Beli Bir di ****mart

  1. Ya Tuhan… Mau jadi apa generasi mendatang, kalau beli bir semudah beli minuman ringan😥
    btw… susu beruang rasanya kaya apa sih ? Itu susu murni khan ? kenapa jadi terkenal jadi susu beruang yah ?😀

  2. Lho bukannya harus pake KTP ya
    Di ****mart sini sih dikasir ada tulisan gitu, beli rokok dan minuman keras harus nunjukin KTP. Yang parah itu diwarung2 kecil, rokok bisa dibeli bahkan oleh balita sekalipun karena disuruh oleh bapaknya hiks

  3. Hal-hal kayak gini yg bikin aku miris.. Di Australia terutama di negara bagian Queensland, aturan minuman beralkohol dan rokok tuh ketaaaatttt bangettttsss.. Peraturan terkait di Indonesia (yg sebagian besar penduduknya percaya bahwa minuman beralkohol itu haram) kalah ketat kayaknya.. Dan penegakan hukumnya di sana jalan. Harusnya hal yg begini yg ditiru oleh negara kita.. Bukan mabuk-mabukkannya.. Gemes!

  4. Ikut prihatin *ala bapak presiden dulu*. aku komen agak nyimpang ya, tapi masih berhubungan dengan anak2 kecil. Dulu salah satu yang aku kerjain dikantor lama adalah datang ke lokalisasi untuk melakukan beberapa survei yang berhubungan dengan kesehatan. Aku sering mendapati anak-anak usia SMP, bahkan baru kelas 6 SD sudah menjadi pelanggan di lokalisasi. Begitu aku tanya kenapa mereka melakukan itu, jawabnya enteng “ga ada yang melarang kok, saya kan meniru bapak dan atau kakak yang sering datang kesini. Lagian saya berhubungan sex sama wanita-wanita tua. Lebih murah bayarnya. Kadang2 ga dibayar juga mau”. Azas saling membutuhkan mungkin ya. Entah kenapa, miris aja lihatnya. Gemes juga

  5. Wah anak2 boleh beli bir yak, ga ada pelarangan di minimarket batas usia pembeli bir. Gw aja belom pernah seumur-umur beli bir, palingan air mineral doang haha

  6. Pingback: Anak dan Remaja Tertangkap Kamera Beli Miras di Indomaret

    • Iya Feb, sepakat. Harusnya petugas dan kasirnya yang tegas melarang yaa… Kalau mereka udah tegas, kan nantinya anak2 itu ngga mau lagi disuruh2 orang dewasa yang nyuruh mereka beli bir…

  7. Bir itu minuman beralkohol tapi kadarnya nggak tinggi. Sehingga, diperlukan berbotol2 bir untuk bisa mabuk. Mungkin itu sebabnya bir tidak dianggap minuman keras. Pajaknya pun nggak tinggi dan harganya relatif murah.

    Sementara, minuman yang keras itu seperti vodka, rhum, wisky, wine serta banyak lagi. Pajaknya bisa sampai dua ratus persen dan di sini harganya mahal banget. Tiga shot, atau kalau ga biasa minum, satu shot, dijamin keliyengan dan mulai meracau.

    Regardless statusnya, anak kecil gak seharusnya bisa beli minuman beralkohol. Pihak penjual yang nggak peduli ini harus ditegur dan ditindak. Coba kontak uni Fahira Idris deh biar ditindak.

    • Ooo… begitu ya mba… aku baru tau aku, hehehe… Selama ini aku taunya minuman beralkohol itu minuman keras… Oke sippp, nambah pengetahuan ini….🙂

      Dan seharusnya memang pelayan dan kasir harus lebih tegas dalam hal ini yaaa, suoaya anak2 ngga diizinkan membeli minuman beralkohol…

      • Koreksi ternyata anggur juga tidak termasuk minuman keras. Aku baru googling, jadi dasarnya minuman keras itu dari proses penyulingannya. Kalau di bawah 20% itu ‘nggak keras’.

        Btw, ini postingan aku share ke Uni Fahira ya!

      • Oke… sipp… karena ada lagu dangdut, anggur merah, yang slalu memabukkan mikirnya pasti minuman keras, xixixi… *cetek amat yaaakk hehe

        okee… boleh kok dishare k e Uni fahira Idris….🙂

  8. Kalau di AS, batas usia minimal untuk bisa membeli minumal beralkohol adalah 21 tahun. Bayangkan…sudah mau lulus kuliah S1 baru bisa beli miras. Dan aturannya dijalankan dengan ketat. Pembeli harus menunjukkan bukti identitas (SIM biasanya) untuk membuktikan bahwa usianya sudah 21 tahun. Aku duluuu banget inget kisahnya Tom Cruise yang dilarang beli miras di bar karena dikira masih di bawah 21 tahun, saking wajahnya ganteng nan imut, serta posturnya gak tinggi2 amat..he..he. Oh ya, toko yg ketahuan menjual miras utk anak di bawah umur akan dicabut izin penjualannya.

    • Padahal kita selalu bilang amerika negara yang bebas pergaulan ya Mba… dan mereka tetap ketat membuat dan metaati aturan yang berhubungan dengan minuman beralkohol..

      Kocak juga tuh yang dialami si Tom Cruise…. hehehe

      • Iya, karena mereka paham betul akibat buruk dari meminum alkohol. Karena itu pula, DUI atau nyetir sambil mabok akan dikenai hukuman sangat keras, penjara dan denda ratusan dolar.

  9. setau aku sih bir tu gak haram sih, haram hukumnya bila kita minum terlalu berlebihan yg mengakibatkan kita menjadi mabuk. karena bir kadar alkoholnya kecil banget, beda dengan minuman spt black jack, wisky, ato mungkin soju. makanya tuh napa di negara kita banyak bgt angka kecelakaan tinggi, tu karena mrk mengendarai kendaraan mrk dgn masi d alam bawah sadarnya yg kadar alkoholny masi melekat d dlm tubuhnya. bahkan dnegara lain ajah klo kita lage minum alkohol ajah harus cari supir pengganti walaupun kadar alkohol kecil.
    dan banyak org jg salah berasumsi dgn minum bir semua masalah bakalan kelar n minum ampe mabuk justru bukan masalah kelar tp malah bikin nambah masalah. d australia, rokok dan minuman keras tuh gak murah lho. klo kyk d negara kita paling murah ajah 15rb’an dsana tuh bener” mahal bgt. dan kebanyakan mrk minum ato merokok dsaat hawa dingin datang. suami sodaraku org australia mengatakan di indonesia cukup gampang sekali kita beli rokok ato minuman keras, di australia sangat susah dan ada aturan” utk minum dan merokok. bahkan usia dibawah 20 udah boleh merokok n minum, disana gak bisa karena mrk yg taat hukum jd gak brani utk melanggarnya. kalo aku bilang mungkin ini kembali k masing” individu ^^

    • Aku mikirnya bir itu termasuk minuman keras karena beralkohol… Jadi ngga tau kalau alkoholnya rendah…

      Mba ailtje juga bilang yang kaya gitu di komen ini… baru tau sih akuu…. hehe

      Tapi soal defenisi minuman keras mungkin bagi setiap orang benda2 kali yaa…

  10. Duh di sini ya, kalo beli bir semua yng bareng org yg beli bir tersebut harus ikutan unjuk ID. Kalo misalnya kita berdua pergi bareng n aku beli bir, walo bukan kamu yang beli jg krn kita bareng… hrs ada ID kamu. Kalo nggak gak boleh deh. Seremnya anak kecil udh tau2 gituan😦

  11. Mestinya ditoko2 atau warung diterapkan aturan yg membeli minuman beralkohol harus usia 17 tahun ke atas. Suruh memperlihat kan ktp kalau perlu. Tapi, rasanya, ini pun bukan penyelesaian. Sebaiknya minuman dengan kadar alcohol 5% ke atas tak dijual di tempat umum.

    • Harusnya emang harus diterapkan secara tegas ya Mba… karena kalau ngga, anak-anak akan gampang mendapatkan minuman beralkohol dan akan berpikiran minum minuman ber alkohol bukanlah masalah yang besar…

  12. Setuju banget nih. Semarang yang notabene belum sepadet Jakarta pun udah banyak anak kecil yang begitu juga… ah mau jadi apalah negeri ini kalau anak kecilnya udah pandai ngerokok dan minum miras…

  13. Miris. Meskipun nggak minum sendiri, kemudahan transaksi jual beli barang memabukkan tersebut membikin peredarannya dengan mudah tersebar. Mengingat pula arus perkembangan jaman yang mengarah pada kehancuran ini. Generasi penerusnya lah yang nanti jadi korban.

  14. Weww..nyebelin juga ya pake disewotin bocahnya pula -___- saya setuju, kalopun itu gak termasuk miras, at least jgn terlalu mudah didapat jg. Karena bagaimanapun itu bukan mnuman yg baik dkonsumsi anak di bawah umur juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s