Miss Blue and Miss Grey

Bicara tentang warna kesukaan, semua orang yang dekat denganku pastilah tau kalau aku penyuka warna biru. Dan abu-abu.. :). Yuuuppp I am Miss Blue or Miss Grey… 🙂

Rasanya warna yang indah menurutku cuma ada biru, biru dan abu-abu, serta abu-abu dan hehehe. Semua kerabat keluarga gradasi biru dan abu-abu aku suka. Baik biru langit, biru laut, biru cerah, biru muda, biru donker alias navy ataupun biru benhur. Paling suka warna biru cerah. Tapi kalau untuk abu-abu cendrung lebih suka abu-abu terang atau abu-abau yang mendekati silver.

Jadi kalau saya nyari baju dan liat baju yang bagus kepajang di toko atau mall, saya langsung langsung mikir : ada yang warna biru ga ya? Ato kalo ngga abu-abu deh, hehehe.. Gitu juga kalau ngeliat barang lainnya kaya jilbab, mukena, laptop, hape, kardigan, hingga botol air minum. Walau ngga niat beli, pasti mikirnya ‘ada warna biru ngga ya? Karena kalau ada, ngeliatnya aja udah senang, hwahahaha.

Bagaimana kalau ngga ada warna biru yang aku inginkan? Kalau ngga ada varian yang warna biru cerah atau biru langit, paling ngga harus warna yang dekat ke warna biru. Misalnya warna biru toska muda, atau istilah kerennya disebut warna turquois ya. Atau disebut juga warna pirus atau biru laut. Aahhh, banyak amat namanya, wkwkw. Yang jelas saya suka keluarga biru… 🙂

Tapi yang pastinya adalah, kalau ngga ada warna biru, warna pilihanku adalah warna abu-abu. Kalau udah liat kedua warna ini, ngga perlu warna lain deh. Istilah kata, buta warna terhadap warna lain….hehehe.

Kadang-kadang ya, aku kaya orang norak terhadap warna biru dan abu. Di mana aja, kalau liat orang yang pake barang-barang yang aku suka yang berwarna biru, pasti mataku ngga lepas dari sana. Liat orang yang pake baju, jilbab biru atau abu-abu sukaa aja. Tapi saya bukan orang yang terobsesi juga dengan warna biru. Seneng aja deh pokoknya. Nyaman aja saya liatnya, hehehe.

Hanya saja, untuk jilbab, meskipun aku mempunyai kadar kesukaan yang sama terhadap warna biru dan abu-abu, aku merasa mukaku paling cocok dengan warna biru muda, abu-abu dan biru donker. Rasanya lebih cocok aja dengan warna kulit mukaku yang ngga terang (((ngga teraang))), hehehe. Untuk jilbab selain warna biru dan bu-abu, warna yang saya  suka karena cocok dengan muka saya adalah warna ungu muda. Jilbab ungu muda juga membuatku nyaman memakainya… 🙂

Waktu dulu aku wisuda, saya memilih warna abu-abu yang terang untuk kebaya wisudaku. Warna abu-abu terang yang lebih dekat ke silver, karena aku ngga nemu kebaya biru yang motifnya nyantol di hati. Ada yang biru terangnya bagus dan saya suka, tapi motif brokatnya norak banget, dan bahannya terkesan murahan banget juga. Saya ngga maudong. Akhirnya setelah muter-muter selama beberapa hari nyari brokat buat kebaya, dapatlah brokat abu-abu yang motifnya bagus, ngga norak. Ngga masalah ngga biru, asalkan ada abu-abu. It’s enough. Dan sesederharna itu aku menyukai biru dan abu-abu… 🙂

Tapi rupanya banyak teman-temanku yang terkejut dengan pilihanku yang memilih kebaya abu-abu (mendekati silver). Bagi mereka pilihan warna buat wisuda adalah warna cerah-cerah ngejreng kaya merah, biru, biru donker, kuning, oranye, pink ungu, atau hijau. Daan aku memilih warna abu-abu? Laaaaahh… kalau aku suka gimana dong, masa situ yang ngga nyaman, hehehe… 🙂

Begitu juga pas liat ada gambar bunga yang berwarna biru. Pastiii suka banget. Soalnya, bunga yang berwarna biru kan jarang ya, makanya kalau ketemu, jadinya suka banget, udah langsung jatuh cinta deh… :). Yeaaah… It’s becoz I like blue so much… 🙂

Ada juga ngga sih yang menyukai biru kaya saya?

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s