Kopi Kawa Daun : Minuman Khas Sumatera Barat

Ngopi adalah istilah keren untuk menyebut aktifitas minum kopi. Ngopi itu enak, dan juga asyik. Apalagi ngopi tersebut dilakukan bareng-bareng bersama teman-teman. Ngopi sudah menjadi gaya hidup semua lapisan masyarakat. Di Jakarta, ngopi seringkali dilakukan di mol, kad-kafe, atau tempat tongkrongan mahal lainnya.

Di Sumatera Barat ada minuman untuk ‘ngopi’ yang sedang tren sejak sekitar tiga tahun ini. Nama minuman tersebut adalah minuman Kopi Kawa. Ada juga yang menyebutnya Kawa Daun atau juga Kopi Daun Kawa. Jadi kopi kawa ini menjadi menjadi minuman yang wajib dicoba kalau teman-teman berliburan di Sumatera Barat.

Continue reading

Advertisements

Marugame Udon Kota Kasablanka : Udon dan Tempura

Di mol Kota Kasablanka, salah satu resto Jepang yang selalu sangat ramai pada saat jam makan adalah restoran Marugame Udon. Selalu saja ramai pengunjungnya. Setiap saya ke sana setiap jam makan, selalu ada antrian di sana. Bangku-bangku restoran selalu hampir penuh. Bahkan pada saat bukan jam makan pun, restoran ini tetap ramai pengunjung.

Jadi, suatu sore, saya janjian mau ketemu Ria di mol Kota Kasablanca. Kata Ria dia juga ajak Andi. Jadi kami ketemuan bertiga. Saya tiba lebih duluan. Saya duduk saja menanti mereka di salah satu bangku sofa panjang yang disediakan bioskop.

Continue reading

Bakso Bom Mas Erwin Cabang Kelapa Gading

Hayooo… Siapa yang suka baksoo? Kayanya hampir semua orang pada suka bakso ya. Termasuk saya juga sangat suka bakso. Dari kecil sampai SMA hampir tiap hari saya makan bakso. Seriuus looh, hampir tiap hari sepulang sekolah saya sama teman-teman saya makan bakso. Karena makan bener-bener makanan yang sangat menggugah selera. Hmmm yummy…

Nah, kemaren minggu 14 Mei, saya diajak teman saya Ria dan komunitas blogger makan bakso di Bakso Bom Mas Erwin cabang Kelapa Gading. Diajak makan baksonya mau laah, hehehe. Bakso Mas Erwin cabang Kelapa Gading ini baru buka seminggu sebelumnya, tanggal 7 Mei. Dan lokasi pondok bakso benar-benar sangat premium, di jalan Boulevard Raya Kelapa Gading.

Continue reading

Makanan Paling Enak Sedunia

soto padang, nasi goreng dan teh telor padang

soto padang, nasi goreng dan teh telor padang

Teman-teman biasanya kalau ditanya atau nanya orang, apa makanan paling seenak sedunia jawabnya apaan? Hmmmm… Biasanya sih jawaban yang aku tau atau yang aku dengar adalah :

  1. Masakan ibu.
  2. Masakan isteri.
  3. Masakan nenek.
  4. Masakan daerah asal.
  5. Masakan sendiri.

Continue reading

Pertama Kali Makan Petai

Temen-temen ada suka makan pete dan jengkol ngga? 🙂

Bicara soal pete dan jengkol, bisa dibilang ini adalah makanan yang sangaaaat kontroversial. Disukai oleh sebagian orang dan juga tidak disukai oleh sebagian orang lainnya. Apalagi aromanya yang bikin mulut ngga segar daaaan kalau ke toilet bikin ‘semerbak’ toilet, hahaha. Jadi makin panajang alasan kenapa orang ngga menyukai ini makanan.

Orang yang menyukai jengkol dan pete bilang, ini adalah makanan paliiiiiing enak sedunia. Rendang, dendeng, ayam lewaaaat… Apalagi kalau jengkol dijadiin kalio atau jengkol rendaaang… Rasanya, bbeuuuhhh nikmaaat banget, katanya. Kata dua temanku penyuka pete dan jengkol.

Continue reading

Terong Kentang Balado Mudo ~ Terong Kentang Balado Ijo

Terong balado nyokap

Terong balado nyokap

Belakangan ini, sebulanan ini deh, jarang banget ngeblog dah gue (paling setor tulisan aja, hehe). Rasanya kepala jadi mampet, ngga tau mau nulis apa. Eh tiba-tiba ingat nulis postingan masak aja…. Masakan paporit gueee… 🙂 Terong baldo…. 🙂

Hayooo… Teman-teman, siapa yang suka terung balado? Kalau gue sukaaaa banget. Hmmm rasanya lezaat bangeeet. Apalagi kalau terung balado masakan nyokap (ya iya doong, hehehe). Eunaakk banget *bikin gue nyeceeess abis nih, hehehe.

Continue reading

Kue Pinyaram ato Kue Cucur ~ Makanan Tradisional Indonesia

pinyaram atau kue cucur

pinyaram atau kue cucur

Temanz… Pernah makan kue cucur? Beberapa waktu yang lalu temen kosku ngajakin beli kue cucur di pasar kaget. Baru tau gue yang namanya kue cucur itu kaya apa.

Kue ini terbuat dari campuran tepung beras dan tepung terigu yang diberi gula jawa. Kalau soal tentang berapa komposisi masing-masing bahannya, gue ngga tau ya. Karena si ibu yang jualan kue cucur tersebut agak malas-malasan ngasih taunya. Jawabnya asal-asalan aja. Dikiranya gue mau nyuri ilmu dia trus ntar gue bikin juga buat jualan kali ya…hahaha…

Iya jangan lupa kasih garam atau segala macamnya deh biar tambah enak. Setelah adonan jadi, baru ntar adonan tersebut digoreng satu persatu. Artinya digoreng satu, tunggu mateng dulu, trus angkat dan goreng lagi, gitu terus.

pinyaram alias kue cucur

pinyaram alias kue cucur

Hadeeuuh… Bakal lama dong? Ngga juga kayanya. Karena goreng kue cucurnya bentar aja ngga pake lama… Dan kue ini enaknya dimakan pas lagi angat-angat. Karena kalo udah dingin digigit jadi alot gitu deh…

Tapi setelah gue pikir-pikir yaa… Kayanya ini kue juga ada di kampung deh. Kalau ngga salah namanya kue pinyaram atau panyaram gitulah.

Jadi temans, kue yang sejenis apa namanya di kampungmu?

Karupuak Leak ato Karupuak Kuah alias Kerupuk Kuah

Kerupuk kuah balado alias karupuak leak, mak nyusss enaknya

Kerupuk kuah balado alias karupuak leak, mak nyusss enaknya

Karupuak kuah atau karupuak kuah balado or kerupuk kuah cabe adalah satu makanan jajanan warung yang sangat terkenal di Sumatera Barat.

Karupuak ini berbahan dasar singkong yang dilumat dan dihancurkan kemudian  dioleh menjadi kerupuk yang berbentuk lingkaran pipih. Kalau di Jakarta dan sekitarnya mirip opak kali ya tapi sedikit berbeda karena lebih garing dan padat tapi renyah.

Saya tidak mengetahui bagaimana cara atau proses pembuatan bahan dasar kerupuknya karena kerupuknya ini sudah jadi. Jadi tinggal beli di pasar trus goreng dan bikin kuah saosnya. Tapi saya ngerti bagaimana membuat kuah kerupuk ini sehingga menjadi makanan jajanan yang eeeenak bangat.

nyummm nyummm... makan pake cara gini, mulut mangap tapi lebihh asyyiikk

nyummm nyummm

Kerupuk mentah yang udah jadi yang tinggal dibeli di pasar, digoreng. Ngga lama kok nggorengnya. Satu menit ngga nyampe deh. Setengah menit juga kurang kali. Nah abis itu kita siapin buat kuah atau saos baladonya. Membuat kuah balado ini masing-masing orang mempunyai cara yang berbeda ya, tapi tetap aja enak rasanya.

Dan saos atau kuah baladonya ini juga ada dua macam biasanya. Yang pertama yang emang kelihatan merah banget karena berbahan cabe dan tomat. Tapi juga ada jenis lain yang berwarna kuning, mirip sate padang. Jenis ini biasanya dibuat hanya dengan menambahkan tepung beras yang sudah dilarutkan oleh air. Maka jadilah (seperti) kuah sate.

Apa saja bahan-bahan kuah balado ini?

1. Cabe keriting 10 – 15 biji, lalu digiling. Atau 1 – 1,5 ons cabe giling. Intinya adalah sesuai selera.
2. Tomat besar 3 – 4 biji. Digiling atau diiris, lagi-lagi sesuai selera.
3. Bawang merah 5 – 8 siung, sesuai selera sih. Gilingin ke cabe setelah cabe digiling halus. Bisa juga sih diiris, tergantung selera lagi… 🙂
3. Daun bawang dan saledri, diiris ya.
4. Tepung beras 2-3 sendok. Larutkan dalam 1/2-1 gelas air.
5. Minyak goreng, dan
6. Garam secukupnya.
7. Gula secukupnya, ini kalau mau ya. Kalau ngga juga ngga apapa.

Bagaimana cara membuatnya? Apakah sulit? Nggak lah. Bikin kerupuk balado ini guampaang banget. Kerupuk mentah tinggal digoreng dan ditiriskan. Gorengnya sebentar aja. Karena kerupuk ini sangat cepat matang. Dan kemudian tiriskan.

Bagaimana cara buat kuah baladonya?
1. Tumis cabe yang sudah digiling dan dicampur bawang sampe mateng.
2. Kalau sudah matang, masukkan tomat giling atau tomat iris, daun bawang serta salederi. Aduk-aduk lagi sampai mateng. Tomatnya harus mateng biar lebih enak.
3. Tambahkan air, garam dan gula.
4. Kalau membuat kerupuk yang mirip dengan kuah sate, cukup ditambah 2 – 3 sendok tepung beras yang sudah dilarutkan terlebih dahulu. Tunggu sampai mendidih lagi baru angkat.

Silahkan angkat kalau sudah matang, maka kerupuk balado yg kamu udah bisa dinikmati.

Cara di atas adalah cara bikin kuah balado secara umum ya. Bisa dimodifikasi sesuai selera kok.

uenaakkkk bingiiittt

uenaakkkk bingiiittt

Cara makannya ada dua macam yaitu :

1. Cara konvensional (gaya booo bahasanya). Cara ini biasanya adalah dengan cara menyiram satu sisi kerupuk dan langsung dimakan, digigit sepotong demi sepotong. Jadi siap-siap aja bibirnya mangap gede yaa…hahaha.

Kelihatan agak kurang indah dipandang sih cara gini, tapi makan dengan cara yang begini lebih asyik dan lebih nikmat. Apalagi bagi anak-anak. Tapii siap-siap aja mulutnya mangap gede yaaa. Tapi kalau ingin kelihatan lebih bermartabat sedikit, kerupuknya dipotong dulu baru di kasih kuah… Jadi mulut keliatan ngga terlalu mangap, hehe

2. Cara yang kedua adalah, kerupuk dipecah ato dipotong kecil dan ditarok di piring ato piring kecil. Abis itu siram kerupuk dengan kuah balado yang sudah dibuat tadi. Yang kaya gini biasanya dimakan pake sendok.

Cara ini seperti terlihat lebih sopan dan terhormat, tapiiiii kurang seruuu. Kalo lagi makan di rumah ada tamu sih gapapa. Tapi kalo di warung cuma sama teman bolehlah dibuang kesopanan sedikit demi sebuah sensasi rasa makan karupuak leak, hehehe.

Di kampung saya, buanyak banget yang jual kerupuk ini. Lagi make motor liat banyak yang jual kerupuk ini. Saya dan teman-kadang hunting keliling kota nyoba-nyoba karupuak leak yang ada di pojok-pojok kota. Ketemu di satu tempat, rasanya enak banget, eh ketemu di tempat lain enak juga. Lain-lain enak.

Di rumah saya juga sering bikin kerupuk kuah ini. Untuk urusan bikin kuah balado ini, adikku jagoannya. Saya, daripada bikin rasa kuah balado yang nggak enak menurut selera orang rumah, lebih baik menikmati aja, ngga cape juga hehe… Yuuuummmy…

Ada yang pengen coba makan kerupuk ini?  🙂

Restoran Korea ~ Mr. Park 한국 요리 Sky Bridge Grand Indonesia

daging bulgoginya empuk dan segar. Like this deh

daging bulgoginya empuk dan segar. Like this deh

Yuuuukkk kita nyicipin lagi makanan korea di restoran korea yuukk. Kali ini yang akan saya omongin adalah restoran korea yang berada di foodcourt jembatan penghubung east mall dan west mall atau yang  dikenal dengan Sky Bridge lantai 3 Grand Indonesia. Nama restoran korea tersebut adalah Mr. Park, 한국 요리. Gue makan di restoran ini bareng sahabat gue Dedew.

Restoran Mr. Park ini buka setiap harinya jam mulai dari 11 siang, pas banget kan untuk makan siang kan yaa. Posisinya berada persis di sebelah restoran padang. Kalau duduk di pinggir jendela dekat restoran tersebut yang terlihat adalah Plaza Indonesia.

Dan dari yang terlihat dari pandangan mata selama sejam-an di sana, restoran korea ini cukup ramai dikunjungi pembeli. Selain terlihat antrian di depan restonya, juga terlihat di meja-meja makan banyak pengunjung yang menikmati makanan di restoran Mr. Park ini. Mungkin mencoba makan sesuatu yang beda juga kali ya.

Menu yang tersedia di sini lumayan banyak. Selain jenis-jenis makanan yang porsinya untuk perorangan juga ada paket makanan untuk berdua atau lebih dan untuk family. Paket makanan yang untuk perorangan atau per porsi ini tetap aja porsinya kebanyakan dan kekenyangan banget buat gue. Itu porsinya terdiri nasi porsinya bisa dimakan untuk bertiga orang kalau kita makan dengan porsi lauk yang biasa.

Dan menu yang pernah gue coba di sini adalah sundubu beef. Sundubu beef ini adalah jenis variasi dari sundubu cige. Jika sundubu cige berbahan tahu, daging, udang, relur dan cumi-cumi, maka sundubu beef adalah cige yang berbahan tahu, telor dan daging saja tanpa tambahan seafood. Tujuannya mungkin supaya pengunjung yang elergi terhadap seafood bisa menyantap makanan jenis ini.

Sundubu cige, terdiri dari daging, tahu. Ini sundubu cige yang paling enak yang pernah aku coba (menurut aku ya). Dagingnya empuk juga

Sundubu cige, terdiri dari daging, tahu. Ini sundubu cige yang paling enak yang pernah aku coba (menurut aku ya). Dagingnya empuk juga

Satu porsi sundubu beef terdiri dari satu mangkuk cige full dengan pilihan pedas yang bervariasi. Jadi anda bisa pesan yang pedas, yang nggak pedas atau yang sedang sana. Pada makanan yang berbahan tahu dan daging ini, bagian atasnya diberi telur mentah yang diceplok begitu aja. Dan pelan-pelan telur ini akan mentah karena panasnya kuah dan mangkok batu tersebut.

Rasa sundubu chige di Mr. Park ini enak. Paling enak menurut saya sih daripada di beberapa restoran korea lainnya yang pernah saya coba. Dagingnya yang diiris tipis lunak dan empuk ketika digigit, nggak alot. Dan isi dagingnya pun banyak, jadi nggak merasa sayang dengan harganya lumayan mahal, hehehe. Tahunya? So pasti enak lah karena tahu yang dipakai adalah tahu tofu. Hmmmm yummyyy…

Makanan pendamping atau bancan (반짠) yang peroleh dari paket ini adalah sepiring kecil jabjae (sejenis bihun goreng), sepiring kecil kimchi, dan dua iris telur dadar gulung. Dan karena aku suka kimchi aku tambah beli satu porsi kecil kimchi.

Kimchi di resto ini juga enak. Dan jatah kimchi yang dikasih di paket ini juga lumayan banyak dibanding kimchi resto lain. Trus, bagi yang suka banget sama kimchi dan pengen nambah boleh pesen lagi. Karena saya suka kimchi (walao pedeeesss bingiiitt) saya pesen tambahan seporsi kecil, hehehe. Nyammm nyammm enak…

Jenis makanan lain yang pernah aku coba di sini adalah bulgogi dan bulgogi myeon. Bulgogi ini adalah makanan yang berasal dari daging yang diiris tipis-tipis yang dimasak dengan cara ditumis. Kalau di indonesia semacam beef teriyaki atau daging semur. Itu pendapat saya yaa.

Pket bulgogimyeon... kaya mi kita juga sih. Tapi (seperti) bukan mi goreng bukan mi rebus juga. Mi rebus tp ga ada kuah... :)

Pket bulgogimyeon… kaya mi kita juga sih. Tapi (seperti) bukan mi goreng bukan mi rebus juga. Mi rebus tp ga ada kuah… 🙂

Dalam satu paket bulgogi, pembeli mendapatkan satu porsi nasi, satu porsi bulgogi yang bisa dimakan oleh 2 atau 3 orang, beberapa buah kentang kecil, salad dan kimchi serta dadar gulung, serta seuprit sayur rebus. Dikit amat booo…

Rasa bulgogi ini juga enak. Dan sama seperti sundubu beef atau cige yang pernah gue coba di beberapa restoran korea lainnya, saya merasa pikir bulgogi Mr. Park ini yang paling enak. Di restoran korea lain, walaupun rasanya juga enak tapi kadang-kadang kurang empuk dagingnya, alias alot. Tapi di Mr. Park daging bulgoginya empuk dan enak.

Bulgogi myeon ini mirip mi goreng, tapi mau dibilang mi goreng, kayanya ini malah mirip mi rebus yang airnya kering. Tapi apapun lah itu, mi rebus bulgogimyeon ini enak deh.

Bagaimana dengan rasa jabche-nya? Makanan jenis bihun yang terbuat dari tepung jagung ini juga enak booo… Sayang jabcae yang dikasih ngga banyak… Padahal pengen lagi… Untung udah kenyang banget jadi stop aja deh nambahnya…hehehe.

Harganya gimana? Hmmm… Harganya sih lumayan yaa, hehehe. Lumayan mahal kalau dibandingin restoran padang tapi dibandingin restoran korea terkenal lainnya ini lumayan lebih murah sih…

Sundubu chige dan sundubu beef 50 ribuan, bulgogi 50 ribuan juga. Dan bulgogimyon dan jabcae sekitar 35 – 40 ribuan deh. Dan harga paket-paket keluarga sekitar 100 ribuan. Tapi jangan khawatir deh, di san ada display makanan dan hargna sekalian.

Jadi buat yang suka makan makanan korea bisa memuaskan lidah anda di sini yaa…

 

Teh Telur ~ Minuman Kesehatan Khas Sumatera Barat

soto padang, nasi goreng dan teh telor padang

Teman-teman, ada yang tau teh telur, ngga? Hmmm mungkin ada yang udah tau dan mungkin juga ada yqng belum tau sama sekali apa itu teh telur. Tapi kalau yang berasal dari Sumatera Barat, biasanya udah tau sih, hehehe. Jadi apasih Teh Telur?

Yuuuukkk cekidoooottt…

Continue reading

Nasi Goreng Campur

Ketemu jengkol, ketemu pete, ketemu ikan asin di dalam nasi goreang

Ketemu jengkol, ketemu pete, ketemu ikan asin di dalam nasi goreang

Pernah dengar nasi goreng campur? Hihi… mungin belum ya, atau mungkin juga ada yang pernah menggunakan istilah ini untuk dirinya sendiri. Nah, aku juga termasuk yang menggunakan istilah ini untuk diriku aja. Karena ngga tau apa nama yang pas untuk menyebut nasi goring ini.

Jadi, di rumah nyokap kan suka bikin nasi goreng kalau pagi tuh buat sarapan kita semua. Ngga musti nyokap sih, kadang aku juga, adekku juga, sering bikin nasi goring campur ini.

Emang nasi goreng campur apaan sih? Gini, nyokap kan setiap hari masak tuh buat kita. Kadang-kadang, atau bahkan sering lauk balado yang dimasak nyokap bersisa saat makan malam. Jadi, daripada makanan-makan tersebut bersisa percuma alias terbuang, nyokap mengolah ulang jadi makan baru yang enak buat keluarga.

Bahan lauk yang masih banyak yang kemungkinan ngga mau dimakan lagi sama anak-anaknya nyokap dibikin nasi goring. Hanya dengan mencampur balado sisa dengan nasi, trus ditambah daun bawang dan irisan kol dan wortel plus telur jadilah nasi goreng campur-campur. Istilahnya Mba Tin, digabrukin ya kalo ngga salah.

Kadang-kadang lauk yang bersisa balado telur, kadang-kadang balado terong kentang tahu teri, kadang, ikan asin kentang. Kadang-kadang juga ayam goreng, cuma cabe dendeng balado aja  Jadi, kalau bikin nasi goring ini, jangan heran di dalam nasi akan ketemu teri, ikan asin, kentang, terong, asam kandis, atau campuran yang lainnya.

Ada asam kandis juga, jengkol, ikan ain, teri di dalam nasi goreng. Soal rasa? Enak dong...:)

Ada asam kandis juga, jengkol, ikan ain, teri di dalam nasi goreng. Soal rasa? Enak dong…:)

Soal rasa? Pasti enak dong…^^ Kan lauknya sendiri juga udah enak, jadi cuma ditambah garam doang udah enak deh nasi gorengnya. Kreatifkan ya nyokap gue…? Lauk ngga ada yang bersisa, perut keluarga pun jadi kenyang.

Dan bisa nyelamatin muka keluarga lagi… J

Loh kok bisa?

Gini, lebaran kemarin, empat hari setalah lebaran, di rumah kedatang saudara sepupuku sama isteri dan anaknya. Datangnya udah agak malam karena abis kelililng ke rumah yang lainnya. Dia sih baru datang berlebaran pada hari keempat karena berlebaran di kampung isterinya di kota yang berbeda dengan.

Ndilalahnya, di lemari udah ngga ada makanan yang cukup pantas (secara etika dan sopan santun ya) untuk disediakan buat sepupuku. Nasi yang ada cuma sepertiga magic com, dan udah mulai bantat karena dimasak tadi pagi. Lauk yang ada cuma ayam balado dua potong, thok. Telor ayam juga tersisa cuma tiga butir. Nggak lebih.

Mau dihidangkan itu aja jelas kurang sipan dong ya. Lagian, pasti mereka kan nggak bakal mau makan kalau kita tuan rumah ngga makan. Solusi terakhir, bikin nasi goreng kebangsaan ala keluargaku. Dengan tambahan kol dan wortel yang emang selalu tersedia, dan ayam yang diris-iris, plus, 2 butir telor dibikin irisan dadar, jadilah makanan yang pantas untuk dihidangkan buat sepupuku.

Anak sepupuku makan lahap sekali. Kata isterinya jarang bangat dia bisa makan sebanyak itu, hehehe. Keren kaaann. Bayangkan kalau ngga ada nasi campur ini, mau ngga mau harus pesan lima atau enam porsi nasi goreng di resto depan rumah. Udahlah mahal, rasanya jauh kalah dibandingin nasi goreng buatan adikku… 🙂

Gara-Gara tahu Pedas

Gambar dari google image yaa

Gambar dari google image yaa

Aku bukanlah orang yang suka makan makanan yang pedas. Soalnya lidah dan perutku ngga mempunyai tolerannsi yang tinggi terhadap rasa pedas. Kalaupun kadang-kadang berani agak pedas dari biasanya, di lidah dan mulut sih masih bisa nahan, tapi di perut, addduuuhhh, bakal bergejolak.

Jadi  kalau makan makanan pedas, maka tunggu saja akibat : bolak-balik ke toilet deh, hehehe. Makanya aku kalau makan ketoprak atau gado-gado beraninya cuma kasih satu cabe rawit. Karena kalau lebih dari sebiji, bakal langganan toilet deh. ^__^

Selain itu, kalau makan yang pedes-pedes, kepalaku tiba-tiba jadi keliyengan, pusing menadak hehehe. Tapi masalahnya aku nggak bisa juga bilang kalau aku nggak bisa makan makanan pedes. Soalnya kalau bilang kurang suka makanan pedes kok dianggap belagu gitu ya. Apalagi didukung tampang yang tidak meyakinkan kalau nggak bisa makan makanan yang pedes. (emang ada hubungan ya antara tampang dengan rasa pedaaaaasss???) Lah, kalau nggak bisa mau gimana lagi coba?

Tapi, aku kan suka tahu. Dari kecil, salah satu makanan favorit aku ya tahu. Apalagi tahu isi. Dan sekarang salah satu jajanan yang enak itu adalah tahu pedas. Tahu isi yang dikasih sambel yang banyak jadinya pedes gitu deh. Dan aku sering banget makan tahu pedes ini bukan karena suka pedesnya tapi karena ngga nahan kalau udah ngeliat tahu isi.

Kemarin malam, aku makan tahu pedas ini. Cukup dua aja sih seperti biasa, karena kalau lebih dari dua bakal beser dah. Rupanya ini tahu lebih pedes dari biasanya. Bikin mulut ber’hu-ha-hua’ karena kepedasan. Tapi ngga ap-apalah, yang penting tahunya enak. Pedesya mah bisa ditahan dikit.

Dan seperti biasa, perutku ngga kuat boo… Pedes di hulu alias di mulut diikuti pedes dan panas di perut, dan pedes juga di hilir, hehehe (ini ngga usah dijelasan yaaa ^__^ Makan tahu jam 9, sampai jam sebelas udah 4 kali ke toilet. Plus tengah malam jam setengah dua terbangun karena perut yang bergolak ini. Asliii lemes.

Dan yang bikin aku bingung, semua temanku pada bilang, tahu pedes itu ngga ada pedes-pedesnya sama sekali, booo. Satupun ngga ada yang bilang pedes. Kata mereka malah anyep pedesnya. Yaelah, jadilah gue cengok sendirian boo… hehehe.

Kuat amat ya lidah dan perut mereka???

Perutku udah berasa kebakar kaya gini, bagian hulu pun juga udah berasa kebakar juga, tapi kok mereka, semua temanku, temanku yang Jawa (Timur), yang Sunda, apalagi Batak sama Menado) kompakan pada bilangtahu pedas itu ngga pedas yaaaa???? *tanda-tanya gede.

“Kalo lo bilang lo makan tahu pake cabe rawit 10 biji ngaku pedes, baru gue percaya…” kata salah seorang temanku.

Naahh looo…? Aku doang yang bilang pedes *tertunduk malu :)*

Bagi teman-teman ini pada bilang, ngga nonjok kalau makan makanan ngga pedas. Jadi, teman-teman,  pada suka makan makanan pedes-kah?

SNSD Punya Saudara ~ Dari SNSD Sampai SNMPTN

Di restoran korea Daebak Fan Cafe, Margonda Depok kan ada kertas warna warni yang bisa diisi buat kasih kesan dan kesan atau komentar apapun yang dimaui pengunjung tuh. Ada dua komen yang bikin gue dan Yuni ketawa membacanya sewaktu acara reunian dan ngerayaain ultahnya Indah di sana. Apa aja itu?

1. SNSD bersaudara

Bagi pecinta k.pop pasti tau dong dengan Girl’s Generation alias Sonyeosidae (소녀시대) alias SNSD, grup band cewek papan atas di korea sana. Ayooo jangan ngaku K.Pop Lover kalo ngga tau penyanyi-penyanyi cantik nan lansing ini.

Yang bikin gue ketawa adalah ini orang yang bikin komen pesan dan kesan kreatif banget karena kepikiran untuk membuat grup SNSD ini punya saudara yang lebih tau. Mau tau saudara SNSD? Saudara si SNSD ini ternyata anak-anak sekolah indonesia booo… Hehehe… Ini dia : SNSMP, SNSMA, SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Ini dia pesan dan kesan atau komen si NN yang bikin gw sama Yuni sampe ketawa bacanya… Saluut gue… Kreatip bangeut euy…:)

  1. SNSD
  2. SNSMP
  3. SNSMA
  4. SNMPTN ~ Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri…
SNSD punya saudara alias kakak tiga orang ya... SNSMP, SNSMA dan SNMPTN hehehe

SNSD punya saudara alias kakak tiga orang ya… SNSMP, SNSMA dan SNMPTN hehehe

 

2. Irwansyah

Naaahhh… komen ke dua yang bikin gue ketawa adalah komen yang justru jadi antiklimaks dari semua komen yang ada. Jika kebanyakan komen berkomentar tentang artis korea dan makanan korea di Daebak Fan Cafe, maka komen yang satu ini benar-benar tampil beda. Penulisnya patriotik banget mengungkapkan cinta produk dalam negeri… Saluuuttt…

I Love Irwansyah, tulis penulisnya (memakai nama NN alias No Name) yang mungkin merupakan fans-nya Irwansyah. Sepakat buat kamu yaaa Irwansyah ngga kalah sama aktor-aktor korea looohh. Ganteng, muda dan aktingnya baguss lagi… Tosss yaaa buat NN…. hehehe….

Cintailah ploduk-ploduk indonesia

Cintailah ploduk-ploduk indonesia

Restoran Korea ~ Daebak Fan Resto Margonda Depok

Suka makanan Korea? Yuupp…. Samaaa, aku juga suka makanan Korea. Nah, buat kamu yang suka makanan korea, sekarang ada retoran korea baru yang bisa kamu datangi bersama teman-teman, sodara atau keluargamu.

Kalau di Grand Indonesia kita bisa menikmati makan makanan korea di restoran Mr. Park, 한국 요리, maka di Depok kita juga bisa menikmati restoran korea baru.

Nama restoran korea tersebut adalah daebak Fan Cafe. Ini adalah restoran baru yang berlamat di jalan Margonda Depok, (jadi sangat gampang mencarinya kalau kamu pengen makan di sana yaaa). Restoran ini asyik banget dijadikan untuk ngumpul-ngumpul, reunian atau ulang tahun. Suasasanya dibuat akrab dan cocok banget buat para penyuka korea.

Ini gambar 'dipinjam' dari FB-nya daebak Fan Cafe

Ini gambar ‘dipinjam’ dari FB-nya daebak Fan Cafe

Ruang makan ada di lantai dua restoran. Ruang di lantai dua ini ditata dengan dinding yang dihiasi oleh artis-artis K.Pop yang saat ini sedang popular. Dan dengan audio serta videonya yang pastinya dong menemani dan menghibur pengunjung dengan lagu-lagu korea yang lagi hit.

Selain itu dinding lantai dua resto ‘dihiasi’ oleh  memo full colour yang yang berisi pesan dan kesan makan di Daebak Fan Café. Dan ada juga ucapan-ucapan cinta buat artis-artis korea pujaan yang (pastinya) tidak akan sampai ke si artis tersebut, hehehe. Eh juga dong tulisan-tulisan yang konyol yang bikin senyum-senyum pas lagi bacanya (liat di sini yaa SDSD punya sodara loohhh ^_^).

Lantai satu resto ini dijadikan sebagai dapur dan resepsionis, plus beberapa kursi yang tersedia untuk menunggu antrian saat lantai dua lagi full. Sementara lantai tiga dijadikan kantor dan ruang shalat.

Bulgogi.... semur dagingnya korea... :)

Bulgogi…. semur dagingnya korea… 🙂

Soal rasaaaa? Jangan ditanya…^^ makanan di restoran ini enak dan sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. Aroma kimchinya tidak terlalu kuat seperti makanan korea yang sudah beberapa kali kucoba sebelumnya. Tapi soal rasa dan warna, kimchi di sini okeee banget. (Ini menurut aku loh yaaa, patokan makan korea itu kimchinya). Dan yang pastinya aman buat muslim aliasa halal…^^ Muanteeep kaann??

Apa saja menu makanan yang tersedia di Daebak? Banyak Dong menunya yang tersedia. Ada kimchi ccige, makanan berkuah dengan bahan utama daging dan kimchi. Rasanya asam-asam pedas dan gurih gitu deh (menurut pendapatku). Ada rasa asam-asamnya karena dipengaruhi kimchi yang menjadi salah bahan utamanya.

Tapi, sedikit kasih masukan dari aku sih, daging yang ada di kimchi cige yang aku makan belum benar-benar empuk, jadi pas dimakan agak alot gitu deh.

Bibimba, nasi campur korea

Bibimba, nasi campur korea

Juga ada bulgogi. Daging tumis korea yang enaak banget, tapi kemaren itu aku pikir (pas nyoba unya Indaah), kayanya dagingnya juga agak kurang empuk kaya kimchi chige. Jadi semoga ntar aku nyoba lagi, dagingnya benar-benar empuk banget yaaa.

Makanan lainnya yang juga jadi favorit adalah bibimbab (비빔밥), alias nasi campur ala korea. Makanan ini berupa nasi yang diatasnya dikasih sayuran dan telur mata sapi. Sayuran ini berwarna warni dan disusun rapi sehingga tampak indah dipandang. Jenisnya dibedakan daging yang menjadi tambahannyanya, seperti bibimbab daging ayam atau daging sapi. Jadi kalau kamu minta bibimbab daging ayam, maka ada daging ayam di situ.

Untuk ramyun sendiri, dihidangkan ala korea banget, dimana, kamu makan ramyun langsung dari panci kecil seperti yang kamu liat di drama-drama korea itu lohh. Apakah asyiiikk??? Nah, soal itu aku nggak tau yaaa karena belum nyoba, hehehe.

Sundubu ato Yukaejang ya?

Sundubu ato Yukaejang ya?

Dan masih tersedia berbagai jenis makanan lainnya seperti topoki (떡볶이), yukejang (육개잔), sundubu cige (순두부 찌개), kimchi jeon alias dadar kimchi (김치 전), kimbab (김밥)  alias nasi gulung, nasi goreng kimchi (김치 복음밥), mi campur dingin (비빔 국수), kimchi (김치), dan juga sayuran korea lainnya. Minuman juga ada bermacam-macam, ntar tinggal pilih ja di sana yaaa…^.^

Soal harga, yaaahh namanya juga restoran dari luar, pasti agak-agak lebih mahal gitu deh, tapi saya pastikan di restoran ini harga makanan lebih murah dari beberapa restoran korea yang pernah aku coba di Jakarta. Sementara porsinya sendiri bisa bikin perutku sangat kekenyangan… Sueeerrr… Gimana? Asyik ngga tuuuh… ^__^

20130526_120413

Trusss, gimana caranya kamu ke sana? Gampang kok, ngga susah nyari tempatnya. Dari arah terminal, naik angkot arah Margonda atau arah UI, ntar bilang aja sama abang angkotnya turun di Perumahan Pesona Kayangan. Turun dari angkot nggak perlu nyebrang, tingggal liat aja plang besar resto tersebut.

Kalau dari arah margonda, tinggal bilang aja sama abang sopir angkotnya, turun di pesona kayangan, ntar, tinggal liat ke seberang. Keliatan deh plangnya yang gede. Dan buat kamu yang datang pake kendaraan pribadi, sama ajaaa, yang penting patokannya kalao nanya ke orang adalah Pesona Kayangan., Okeee???

Selamat menikmati makanan di sini yaaa…^^

Topokki

Topokki

 

nasi dadar telu

nasi dadar telur

 

20130526_115944

 

20130526_114832 

Daftar Harga makanan di Daebak Fan Cafe : Kata Indah ini dari FB-nya Daebak

IMG-20130525-WA0004IMG-20130525-WA0003IMG-20130525-WA0005IMG-20130525-WA0002IMG-20130525-WA0001

Postingan lainnya tentang Korea :

  1. Buku Cara Mudah Belajar Bahasa Korea (쉽게 한국어를 배워요).
  2. Hanok (한옥), rumah tradisional korea.
  3. Hanbok (한복), baju tradisional korea.
  4. Seoye (서예), kaligrafi korea atau seni menulis indah korea.
  5. Hallyu (항류), Korean wave atau gelombang korea.
  6. Kimchi (김치), makanan fermentasi atau asinan korea.
  7. Chaebol/jaebol (재벌), konglomerat korea.
  8. Hanguk Munhwawon (한국 문화원) Pusat Kebudayaan Korea Jakarta.
  9. Belajar bahasa Korea di sini.
  10. Janggo atau Janggu, music tradisional Korea.
  11. Makanakan korea (한국 음식).
  12. Kenapa orang korea senang tinggal di Indonesia.
  13. Budaya korea dan di sini.
  14. Sejarah Hangeul dan Huminjeongeum.
  15. Idgham alias dengan dengung dalam bahasa Korea.

Reunian di Daebak Fan Resto Margonda Depok

Ngumpul-ngumpul itu sangat menyenangkan. Apalagi kalao kita sudah lama ngga bertemu teman. Semingguan yang lalu, teman gue Indah di grup watsapp ngajak reunian. Dia ngajak ketemuan makan di restoran korea Daebak Fan Café yang ada di jalan Margonda Depok sekalian ngerayain hari lahirnya yang ke 22 tahun beberapa hari sebelumnya.

So… semua pada senang dong ngumpul-ngumpul lagi, apalagi ada yang ntraktir, ngga apa-apa deh walau ditraktirnya ngga full, hehehe. Duuhhh Indah baek banget deh mau traktirin kita makan di resto korea, secara resto korea harga makanannya rada-rada mahal gitu dehh. *Wakkkkk… dasar kebiasaan gue makannya di nasi padang sihhh…hehehe

20130526_120244Ngga deung, intinya adalah kita senang ngumpul lagi setelah lama nggak ngumpul. Pada dasarnya kalopun Indah nggak ntraktir, kita pun kangen juga satu sama lain. Maka jadilah kita netapin ngumpul hari Minggunya di restoran korea yang adanya di seberang kompleks Pesona Kayangan, Depok.

 

Oya… teman-temanku yang ini adalah teman-teman kelas Korea yang aku kenal sejak empat tahun yang lalu. Empat tahun yang lalu (hampir) setiap hari ketemu sampai akhir September 2012 kemaren dan setelah itu aku nggak lagi ketemu mereka, jadi kita udah nggak ketemuan sekitar 8 bulanan, kecuali beberapa orang grup-grup kecil yang akrab banget satu sama lain…^^

20130526_120313

Sebenarnya gue juga udah segen ketemuan sama mereka, hehehe. Malu karena berasa udah ketuaan sendiri, hihihi. Mereka kan pada awal 20-an semua, dan baru lulus kuliah. Sementara gue kan udah lulus kuliah sekian tahun yang lalu, makanya gue jadi orang yang berada di luar grup-grup kecil yang ada diantara mereka, hehehhe.

 

Yang datang ke reunion, gue, Indah (ya dongggg, yang punya hajat booo) Yuni, Dedew, Apri, Lulu, Mega, Bunga, Syema, Ade dan yang paling ganteng adalaaahhh Anto hehehe (ya iyalah, satu-satunya cowo booo^.^)

 

Nggak semua teman yang bisa datang. Ada beberapa teman yang nggak bisa datang. Daaaan, sekian bulan nggak ketemuan banyak cerita yang mengalir bo diantara kita. Mulai dari cerita tentang kerjaan, tentang kerja sama orang korea, tentang bos korea yang (ada) koplak, sampai tentang salah satu teman yang akhirmya bisa mewujudkan impiannya dapet cowok korea. Selamat ya, akhirnya punya oppa…xixixi ^.^

생일 추하합니다…인다

생일 추하합니다…인다

 

Makanan yang kupesan adalah kimchi cige. Karena aku suka makan kimchi dan makanan berkuah, makanya aku pesen makanan ini. Ini adalah makanan korea yang paling aku suka. Rasanya asam-asam segar dan pedas gitu deh, karena ada kimchinya. Sekilas menurutku ini makanan mirip dengan sampadeh, masakan padang. Sluurrrppp… enaaaakk dan segaaarr…^^

 

Yang lain ada yang mesan topokki, yukejang, sundubu, bibimbab, omerice yang orang kitanya sebut dengan nasi goreng hehehe. Seperti biasa, kita selalu icip-icip makanan teman-teman lainnya. Udah kebbiasaan sih, tangan dan sendok berkeliaran ke piring-piring makan yang ada di depan teman-teman. Eh, minuman juga bo kita icip-icip. Ini sih yang berkeliaran adalah sedotan masing-masing yang berpindah dari satu gelas ke gelas yang lainnya, hehehe.

 IMG-20130526-WA0011

Soal rasa makanan di restoran ini, menurutku enak dan sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. Rasa dan warna, kimchi di sini okeee banget tapi aroma kimchinya tidak terlalu kuat seperti makanan korea yang sudah beberapa kali kucoba sebelumnya. (Ini menurut aku loh yaaa, patokan makan korea itu kimchinya).

 

Oya, makan ramyun di sini pake panci kecil. Jujur aja karena budaya kita dan budaya korea beda, rasanya aku bakalaaan susah makan langsung dari panci gitu. Ngga sopaaaann kata orangtua, meskipun enaknya sih ngga bikin kotor piring ato mangkok. Bagi gue teteuplah kalo makan ramyun pake mangkok…^^

20130526_120502

Oya, intrupsi dikit nih, liat si mas dan mba pelayannya, cuma gue berasa kasian eh saluuttt aja sama mereka yang harus bolak balik turun naik tangga nganterin pesanan pengunjung, hehhee. Secara kan dapurnya di bawah, restonya di atas, jadi mau ngga mau ya balak balik… Tapi meskipun begitu, mereka tetap kok melayani dengan penuh senyuuummm…. Mba en Mas, chayoooooo eh salah hwaitiiiiiggg…. ^_^

Daaaannn satu lagi… SNSD punya saudara loohh… Mereka punya kakak tiga…. hihihi… Ngga percayaaa? Liat aja sendiri di link tersebut…^.^

 

Sesi kedua setelah makan di daebak adalah karaokean, tepi gue, Apri dan Mega ngga ikut, udah pada pengen pulang…^^

 

Ais tandas...hehehe

Ais tandas…hehehe

 

Luluuuuu... ini doyan apa lapaaaaaarrrrr, wkwkwkwk *larilangkagseribu

Luluuuuu… ini doyan apa lapaaaaaarrrrr, wkwkwkwk *larilangkagseribu

So, Indah hepi besdei yaaa… semoga selalu sehat en bahagia en lantjar rejekinya… aminn…^^

 

생일추하합니다인다…^^

Selamat Datang 어서 오세요

Featured

Assalamu Alaikum…^_^

안녕하세요, 친구들… 잘 지냈어요? 어서 오세요.

Teman-teman, selamat datang di catatan kecil saya, Chrysant’s Park. Silahkan berkunjung dan menikmati taman ini. Silahkan duduk di bangku mana saja yang nyaman untuk menikmati taman biru ini. Semoga Anda semua betah berda di sini. 🙂

Oya, taman kecil saya ini adalah pindahan dari firstychrysant.multiply.com. Taman biru ini berisi catatan-catan kecil tentang apa saja yang ingin aku tulis. Bisa berisi tentang catatan harian, tentang Korea, dan juga tentang Padang. Saya berharap semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membacanya ^__^

Dan jika ada catatan yang menarik bagi teman-teman, dan hendak hendak men-share atau meng-copypaste di blog dan media lain dipersilahkan saja tapi dengan syarat harus membuat link ke blog ini, dan anda meminta izin melalui jejak komen di halaman ini, karena ini adalah catatan pribadi yang referensinya diambil dari berbagai sumber informasi.

Atau Anda bisa minta izin via email : firsty.chrysant@gmail.com, tetapi karena saya jarang melihat email yang ini, sebaiknya minta izinnya di komen aja ya… 🙂

Terima Kasih

Firsty Chrysant

NB : Berikut ini beberapa tulisan saya tentang Korea

  1. Buku Cara Mudah Belajar Bahasa Korea (쉽게 한국어를 배워요).
  2. Hanok (한옥), rumah tradisional korea. Restoran korea Mr. Park.
  3. Hanbok (한복), baju tradisional korea. Pribahasa Korea (속담).
  4. Seoye (서예), kaligrafi korea atau seni menulis indah korea.
  5. Hallyu (한류), Korean wave atau gelombang korea. Oppa hunter Korean Man Hunter.
  6. Kimchi (김치) atau asinan korea. Tips cari cowok korea.
  7. Chaebol/jaebol (재벌), konglomerat korea.
  8. Hanguk Munhwawon (한국 문화원) Pusat Kebudayaan Korea Jakarta.
  9. Belajar bahasa Korea. Belajar bahasa Korea.
  10. Janggo atau Janggu, musik tradisional Korea.
  11. Makanan korea (한국 음식).
  12. Alasan kenapa orang korea senang tinggal di Indonesia.
  13. Budaya korea bag : 1. Budaya korea bag 2.
  14. Sejarah Hangeul dan Huminjeongeum.
  15. Idgham alias dengan dengung dalam bahasa Korea.
  16. Pandangan bos korea terhadap karyawan orang Indonesia.
  17. Arti percaya kepada tuhan bagi orang korea.
  18. Learn Indonesian Language for Korean People.
  19. Jiphyeonjeon (집현전) Lembaga Ilmu Pengetahuan Kerajaan Joseon.
  20. Jeongak (전악), Musik Klasik Korea.

Sotoji ~ Dibuang Sayang

Sotoji ~ Dibuang Sayang 

Sebenarnya ini buat lomba blog tentag sotoji tempo hari, tapi pas hendak diposting, taunya dedlennya udah tutup semalamnya .. jieehhh ga jadi dehh. Tapi daripada terbuang sia-sia, ya udah gue posting ajeee


Siapa yang suka sotoooo??? Jika pertanyaan itu ditujukan ke  rombongan yang ada akunya, maka dengan senang hati aku akan acungin jari setinggi-tingginya. Kenapa? Karena sangattt suka dengan soto. Soto apa aja…!! Soto ayam, soro daging, soto lamongan, soto mi, coto makasar, atau juga soto padang. Naahhh yang paling akhir adalah soto yang paling aku suka.

Trus gimana dengan sotoji? Sotoji? Yuppp, sotoji…! Baiklah aku akan cerita dikit tentang sotoji. Awal tau sotoji pas aku lagi main di lapak Pia Pianoceng, Pia nulis tentang sotoji. Baru tau aku kalau ternyata ada soto instant juga selain mie instant. Oke, aku kemudian mampir ke lapak sotoji daaan kayanya menarik juga nih ikut lomba sotoji. Ya udah aku langsung mesan untuk diniatin ikut lomba.


Nunggu punya nunggu, akhirnya bingkisan dateng juga setelah 5 hari. Tralala… trilili… langsung aja kubuka, ternyata ada bungkus sotoji yang aku dapetin. Teman-temen kos pada nanya apaa sih yang aku dapetin. Aku jawab, ini sotoji, soto instant.


“Enak….?” tanya mereka lagi.


“Nih, baru mau nyoba, tapi kayanya sih enak!” jawabku full pe-de, hehehe



Besoknya aku baru bisa mencoba membuat sotoji tersebut. Ga sabar rasanya nyoba sotoji yang sudah ‘memohon-mohon’ untuk aku bikin dan kumakan, hehehe *lebayyy deh*

Pas buka bungkusnya dan keluarin isi, aku langsung kaget ngeliat bentuk soun-nya yang tipis banget.

“Haaa??? Kecil amat!” ujarku ga percaya. “Waaahh, bisa bikin kenyang ga tuh?” pikirku lagi.


Tapi ya sudahlah, masak aja dulu dan nikmatin aja deh. Kalau udah dimasak baru ketauan baunya enak apa nggak. Dan kalau udah dicicipin baru ketauan deh ini sotoji enak apa nggak.

Langsung masak sotoji sesuai petunjuk. Rebus dan didihkan air dua gelas dan kemudian masukin sounnya barengan dengan jamurnya. Tapii, kalau di petunjuk penyajian, bumbu di tuang ke mangkok ato ke piring, aku sih ngak.

Kebiasaanku kalau bukin mi instant adalah memasukan bumbu ke dalam mi yang mendidih pas pada saat hendak diangkat. Begitu juga waktu lagi bikin sotoji, aku masukin bumbunya pada saat hendak diangkat dari kompor listrik, aduk-aduk bentar.


Hmmmmm….. Wanginya eunaakkkk banget….! Ga sabar rasanya mencicipi soto ini Baru deh abis itu tuang mi ke mangkok ato piring. Ambil kuahnya dikit *pake sendok tentunya, hehehe*, cicipin deh…

Sedikit-demi sedikit kuah sotoji kucicipi… Hmmm… *menikmati sensasi rasa soto di lidah*

Hwaaaaa…. Enakkkk… Sotoji, soto instant ini enak!

Aku langsung bawa kel luar, ke teras, tempat teman-teman lagi ngumpul, menyuruh mereka mencicipi sotoji yang baru saja aku bikin.

“Enak Jeung!” komentar temanku.

“Iya, enak, tapi kok rasa soto, ya?” sahut yang laeenn…  *gudubrak dehh*

Ke Taman Mini Sih Oke, Ke Grand Indonesia Nggak Oke Bangeettt Deh…

Ke Taman Mini Sih Oke, Ke Grand Indonesia Nggak Oke Bangeettt Deh

Minggu pagi 5 Februari sebenarnya aku agak ngga terlalu bersemangat pergi acara jalan-jalan menemani anak-anak Chung Ang. Badanku lagi ngga enak, udah dua malam bawaannya meriang mulu. Apalagi tempat jalan-jalannya ke Grand Indonesia segala seabis dari Taman Mini, haddoooohhhh, kaya ngga ada tempat yang lain aja.


Secara di Korea juga udah banyak mall, eh di Indonesia masa diajak lagi ke mall. Ajak dong ke tempat-tempat lain yang berbeda sama sekali yang di Korea nggak bisa mereka dapetin. Tapi mau gimana lagi, kepala suku udah ngatur semuanya jadi tinggal ikut aja, dan lagian pas rapat nentuin perjalan emang gue ngga ada juga sih, jadi ngga bisa ngasih ide lain. Mau ngga mau dateng juga karena udah kadung janji juga gimana lagi. Apalagi si Yuni pagi-pagi udah sms mastiin gue harus ikut.
Yuni    : “Kak, jadi ikut kan yah ke Taman Mini?”
Gue    : “Aduh, kayanya gue ga ikut deh Yun,” bales gue. Gue pura-pura doang.
Yuni    : “Lah ntar kalo ditanyain Seung Yeon onni, gimana?”
Gue    : “Jieh, kasian banget Seung Yeon dijadiin alasan!” Gue tau ini cuman alasan si nyunyun aja tuh, hehehe
Yuni    : “Wakakaka, tau aja Ka Firsty, aku sendirinya pengen ada teman, Seungyeon onnie yang dijadiin alas an, hehehe… Tapi Kaka ikut kan?” Naahh, benarkaaan…alasan dia aja.
Gue    : “Iyeeee….. Gue ikuuuttt…”


Gue akhirnya pergi tapi ngga ikut ngumpul dulu di guest house, malesss kalo harus naik busway dulu kearah Pejaten Village en nyambung angkot lagi ke dalam. Dari sana baru jalan ke Taman Mini… Hadduuhhh ngga deh, mendingan langsung naik busway ke Tamini Square n janjian di sana aja.

Eh dasar udah ngga niat ikut dari awal karena badan ngga enak ada-ada aja kejadian yang bikin kesal hari itu. Pas udah nyampi halte busway Tamini Square gue sms kepala suku nanyain masuk TMII lewat mana sekalian gue bilangin angkot yang bakal mereka tumpangi ujung-ujungnya di pintu 2 Taman Mini. Si kepala suku dengan PD menjawab kata Adek ke gerbang utama aja.

Gue pastiin lagi bener ke gerbang utama karena si Adek itu sehari-harinya make motor jadi kemungkinan ngga ngerti jalan pake angkot besaaarrr sekali. Eeehhh, ternyata yang udah gue perkirain benar sekali, pas gue udah nunggu di gerbang utama, kira-kira 10-15 menit, si pala suku telpon gue nuruh gue ke pintu 2.

Hallooooww, jangan senaknya aja dunnkk… Tadi gue udah ingetin tapi dia sok PD aje bilang gerbang utama, sekarang dia minta gue masuk ke pintu 2. Masa gue harus ngongkos dua kali lagi dan bakal buang waktu lagi kira 15-20 menitan. Dan yang lebih bikin gue kesel adalah gue lagi nggak enak badan gue bela-belain datang tapi dia-nya sotoy geboy.

Gue bilang aja gue masuk sini aja dan bayar sendiri. Eh pala sukunya juga kesel dan jawab, “Ya udah terserah!”

Gue telp Yuni yang datengnya juga sendiri, ngga gabung masi pala suku n orang Korea. Gue minta dia ke pintu 2 karena kalo ngga gue pulang! Yuni dating bareng Apri ke gerbang utama.

Kita bertiga masuk nyari mereka yang katanya di Museum Penerangan, eh pas nyampe di sana mereka udah jalan ke Anjungan Riau. Bener-bener bikin capek badan capek ati. Abis-itu muter-muter ngga jelas karena hanya tiga anjungan yang diliat. Anjungan Riau, Sumatera Barat dan Aceh. Dari Anjungan Aceh jalan aja di pinggir danau nyampe istana boneka dan Anjungan Bali. Udaaahhhh, gitu doanggg, si pala suku langsung mutusin jalan ke Grand Indonesia. Hadoooohh hadooohhh…

Oya, interupsi, pas di Anjungan Aceh, Hyewon dan Yesul yang lagi belajar tari Saman, ikut nari bareng-bareng anak-anak yang lagi belajar tari Aceh.

Di Grand Indonesia, ngajakin kita berputar-putar nyari tempat makanan. Padahal gue udah nanya ke dia, mau makan apa dan gue bilang juga gue cukup tau tempat makan di GI. Tapi si pala suku yang selalu ngerasa dirinya selalu paling hebat lagi-lagi ngga dengerin gue. Mending didengerin, tapi ini malah dicuekin aja kaya ga denger sama sekali. Dia asyiikk aja ngeliat papan peta GI. Nanya doonggg, nanya…!!!


Halloowww, malu bertanya sesat di jalan. Kalau ga mau bertanya ya jalan-jalan. Itu juga masih di lantai 3 sementara puat makanan ada di lantai atasnya lagi. Nanya kek, nanyaa…!!

“Itu nunim lo tau ngga sih GI, ngapain kita putar-putar ga jelas kaya gini? Kalo ngga tau ya tanya dong, gue tanya dia tapu gue juga dicuekin!” kata gue ke Anto.

“Sabar Ka, emang kaya gitu kalo jalan sama dia!” kata Anto nepuk-nepukin pundak gue.

Akhirnya daripada gue pusing ngider-ngider ga jelas gue mutusin gue shalat zhuhur dulu karena udah jam satu. Pas gue udah kelar shalat di lantai 3, gue nyantai aja duduk di bangku, sambil sms-an nanya ada di mana, eee, ketemu mereka lagi yang masih ngider-ngider ngga jelas. Hahaha…. Asli buang-buang energi dan waktu, untung gue shalat dulu.

Dan akhirannya kita milih makan di restoran Korea, Hanggang. Makanannya enak-enak sih. Tapi mahaal banget, untung aja soal makanan ditraktir orang-orang Korea, karena kalo nggak gue sih, tinggal dadaahh aja makan ke hokben, hahaha….


Seperti biasa, makan di restoran Korea porsinya selalu gede-gede. Satu meja kita berempat, tapi porsi menu untuk empat orang  harusnya bisa dinikmati untuk sepuluh orang. Bayangin aja, satu porsi bulgogi kalau di rumah gue bisa jadi lauk untuk berenamam orang, cuma gue doang ma Adek yang ngabisin. Yeseul dan Seungyeon juga satu porsi berdua.

Dan yang membuat gue sedih adalah betapa banyaknya makanan iini terbuang sia-sia. Sedih karena banyak saudara-saudara kita yang nggak makan atau hanya makan dengan tahu tempe aja ato bahkan mungkin hanya dengan garam aja, tapi ini makanan yang full daging malah terbuang begitu aja.
Gue pengeeenn aja buang rasa malu gue minta dibungkusin sisanya. Bukan karena kemaruk atau pengen ngabisan semuanya sendiri tapi gue selalu sedih ngeliat makanan tersisa sia-sia. Itu makanan kalo dibawa pulang juga masih bisa dimakan untuk berlima orang lagi, walau tanpa bulgogi yang sudah kami abisain. Kan lumayan bisa gue nikmatin bareng teman-teman kos… Tapi ya sudahlah…:)

Da tau ngga apa yang lebih menyebalkan lagi abis itu apa? Huuuuuhhhh, benar-bener garing banget. Kegiatan kami berikutnya yang ngga jelas. Ada yang refleksi doank e salon segala…. Ke salon booo.  Untung aku dan Seungyeon memilih Gramedia aja. Akhirannya Yuni, Apri dan Ano ikut juga ke Gramedia.

Kata Seungyeon sih kira-kira gini, “Ngapain sih ke mall? Kan harusnya pergi melihat tempat yang berbeda dengan yang di Korea. Kalo mall mah di Korea juga bisa!” Tapi ternyata hanya Seungyeon yang berpikiran kaya gitu…

Daaaannnnn, di Gramedia Anto ngasih tau buku gue  ke Seungyeon, hehehe… Seungyeon kaget banget, hahaha… Mungkin dia nggak percaya gue yang sangat pendiam dan nggak aktif di kelas ini kok bisa bikin buku Korea, hehehe.

Oya, Seungyeon beli satu buku lhoo… ^____^ Selain itu juga ia beli buku Negeri Lima Menara versi Inggris dan satu lagi buku masakan Indonesia, karena Seungyeon suka masak.

승연아, 고마워….^_____^

Makanan Korea ~ 한국 음식

Makanan Korea ~ 한국 음식

Makanan Korea ato 한국 음식 ~ hanguk emsik alias 한식~ hansik adalah makanan yang dimasak dan diolah berdasarkan tata cara masak orang Korea. Makanan Korea, selain menu utamanya nasi, juga mempunyai makanan pendamping atau lauk pauk yang banyak yang disebut dengan bancan (반찬).

Sebahagian besar masakan Korea berbahan dasar :

1.    Beras (Nasi).
2.    Daging (sapi, ayam, babi), baik mentah ataupun dimasak.
3.    Mi.
4.    Tahu.
5.    Sayuran.

Bumbu-bumbu utama makanan Korea :

1.    Cabe merah bubuk
2.    Bawang Putih.
3.    Bawang merah.
4.    Saus cabe merah.
5.    Kecap.
6.    Minyak wijen.
7.    Minyak ikan.
8.    Jahe.
9.    Saus Udang.
10.   Saus Tiram.

Jenis-jenis masakan Korea berdasarkan pola masaknya.

1.    Cige (찌개).

Cige (찌개) adalah makanan yang ada kuahnya. Kata Orang Korea sih, isi makanannya banyak tapi kuahnya nggak banyak-banyak amat. Contoh makanannya adalah kimchi cige (김치 찌개), doenjang cige (된장 찌개), sundubu cige (순두두 찌게).

2.    Thang (탕).

Thang (탕) adalah jenis makanan berkuah juga, tapi komposisi kuahnya lebih banyak dari cige (찌개). Bisa juga kita sebut dengan sup. Contoh makanannya adalah samgyetang (삼계탕) atau sup ayam ginseng, Kalbitang (갈비탕) atau sup tulang iga. Secara umum kuah dalam bahasa Korea disebut dengan Kuk (국).

3.    Bokem (볶음).

Makanan yang dimasak dengan cara ditumis atau digoreng. Contoh makannya adalah Bokem Bab (볶음 밥). Tapi konon kabarnya nasi goreng Indonesia jauh lebih enak daripada nasi goreng Korea. Maknya orang Korea suka nasi goreng Indonesia.

4.    Chim (찜).

Chim (찜) adalah jenis masakan yang dimasak dengan cara dikukus. Contohnya adalah gyeran chim (계란 찜) alias telur kukus. Ini enak lho, aku suka..:)


5.    Jorim (조림).

Jorim (조림) adalah makanan yang dimasak dengan cara direbus. Artinya langsug dicemplungan ke dalam air. Nah kalau di Indonesia sama aja kali ya dengan istilah semur, mungkiiinn lohh.


6.    Hoe (회).

Hoe (회) ini ad
alah jenis makanan daging yang dimakan mentah. Baik itu daging sapi, daging babi ataupun ikan. Makanan ini sebelum dimakan biasanya diberi bumbu dulu, kemudian dibungkus daun (lupa namanya) baru deh dimakan dengan satu kali masuk mulut. Bahkan gurita yang masih hidup pun bisa ditelan oleh orang Korea. Nama makannya adalah sannakji (산악지-mudah2an hangeulnya ngga salah)

__________________ END ____________________

Tulisan ini disarikan dari berbagai sumber referensi : buku-buku, internet. Jadi boleh copas asal kasih tau (sekadar ijin) ke aku via : firsty.chrysant@gmail.com



Postingan lainnya tentang Korea :
1. Buku Cara Mudah Belajar Bahasa Korea (쉽게 한국어를 배워요)
2. Hanok (한옥), Rumah Rradisional Korea
3. Hanbok (한복), Pakaian Tradisional Korea
4. Hallyu (항류), Korean wave atau gelombang korea
5. Kimchi (김치), makanan fermentasi atau asinan korea
6. Chaebol/jaebol (재벌), konglomerat korea
7. Hanguk Munhwawon (한국 문화원) Pusat Kebudayaan Korea Jakarta
8. Makanakan korea (한국 음식)