Samba Lado, Samba Balado dan Perbedaannya

Menurut khazanah kuliner padang (yang saya ketahui dan simpulkan), samba artinya adalah masakan lauk pauk dan sayuran pendamping nasi. Mau dimasaknya dengan cara digoreng, dibuat gulai, dibalado-in ataupun direbus disebutnya tetap disebut dengan samba. Makanya ada sebutan samba goreng ayam, samba gulai ayam, samba goreng ikan, samba dagiang, samba gulai daging, samba jariang alias jengkol, samba randang dan lain-lain.

Jadi kalau ada orang yang bilang, dia mau mayamba artinya orang dia mau membuat samba, entah itu mau buat gulai atau goreng-gorengan plus sayur. Yang jelas membuat lauk pauk dan sayuran. Jadi kalau ada yang bertanya, “makan pakai samba apo?” artinya, makan pakai lauk pauk apa, lantas dijawab, “pakai samba randang, samba lauk alias ikan, samba dagiang alias daging, atau makan taruang ikan teri lado mudo

Akan tetapi ada juga beberapa daerah yang membedakan arti samba ini. Ada yang menyebut samba ini dengan masakan yang bersifat makanan yang berjenis goreng-gorengan, bukan jenis yang makanan yang berkuah. Jadi gulai tidak digolongkan sebagai samba, tapi gulai aja, dan juga bukan samba gulai. Itu di beberapa daerah tertentu ya. Tapi secara umum makna samba adalah lauk pauk yang berjenis goreng-gorengan atau gulai dan sayuran sebagai pendamping nasi sebagai makanan pokok.

Dalam budaya masakan minang, samba yang jenis goreng-gorengan biasanya dikasih cabe goreng. Hampir ngga ada yang ngga kasih cabe, (hampir) pasti dilumuri cabe. Dan cabe yang dipakai biasanya (pasti) cabe keriting yang digoreng, ngga dicampur cabe rawit. Samba yang dikasih cabe inilah yang disebut samba balado. Dan kemudian muncul istilah ‘balado’ yang artinya ‘ber-lado’ alias dicabein. Makanya masakan padang selalu warnanya merah menyala atau hijau merona, hehehe. Karena ‘balado’nya dikasih lado masak alias cabe merah, atau lado mudo alias cabe ijo.

Contoh dalam dialog ya… 🙂

Bunga : Biru, sadang mangaa? ~ Biru, lagi ngapain?
Biru     : Sadang mambuek samba. ~ lagi bikin samba ~ (atau) Lagi masak.
Bunga : Buek samba aa? ~ Bikin samba apa? ~ (atau) Masak apaan?
Biru     : Samba ayam. ~ Samba ayam.
Bunga : Dipanga-an. ~ Diapain?
Biru     : Goreang balado-an se. ~ Digoreng baladoin aja.

Gitulah kira-kira ya.

 

Nah sekarang pertanyaanya, apa bedanya dengan samba lado atau sambalado? Samba lado ini artinya adalah samba yang bahan utamanya adalah lado atau cabe. Bahan tambahannya bisa berupa ikan teri baik yang tawar atau asin, pete atau yang lainnya. Dalam bahasa Indonesia atau dalam khazanah kuliner nasional, samba lado inilah yang dimaksud dengan sambel. Beda banget kan arti samba lado dengan balado kan ya.

Samba lado ini (setau saya) ngga setiap hari dibuat oleh orang padang karena mereka (hampir) setiap hari membuat samba yang dibalado-in. Jadi ngga mesti harus membuat samba lado lagi, Mereka membuat samba lado semaunya mereka saja waktunya . Karena samba atau makanan mereka sudah menggunakan cabe atau dibaladoin, maka samba lado atau sambel tidak harus dibuat lagi, apalagi cabe balado yang dilumuri ke lauk pauk.

Samba lado ini biasanya disediakan sayuran ‘uwok’ alias uap. Setau saya (lagi) orang padang tidak setiap hari membuat sambalado, Mereka biasanya selalu dibuat untuk dimakan di sawah, ladang atau pun saat ngumpul-ngumpul. Itu yang setau saya ya, dari apa yang saya lihat di keluarga saya dan di lingkungan yang saya kenal. Orang padang setiap hari musti ada cabe baladonya, karena kalau ngga, makan ngga enak, berasa anyep.

Dan saya pikir, karena samba balado orang padang yang selalu merah membara atau hijau merona inilah yang membuat orang padang dikenal sebagai orang yang suka makan makanan yang pedas. Karena baladonya yang berwarna merah memberikan efek rasa yang sangat pedas. Padahal kalau dipikir-pikir, kebanyakan orang padang bilang sambel di warteg dan warsun jauuuh lebih pedas, apalagi sambel manado yang semuanya adalah irisan rawit mentah. Dan kebanyakan orang-orang non padang yang saya kenal pada bilang, bahwa, samba balado padang tidak pedas oleh mereka, hahaha.

Kenapa cabe (nasi) padang di Jakarta dianggap ngga pedas oleh orang kebanyakan orang di jakarta (yang saya kenal ya)? Karena balado padang ngga pakai cabe rawit saja, hanya cabe keriting saja. Mungkin sekarang sudah mulai juga ada yang menambahkan cabe rawit pada balado padang di rumah makan padang, untuk mecicipi makanan padangitu menurut saya liat sih. Kalau sambel versi tanah jawa dan sunda kan pakenya cabe rawit, jadinya pedas banget. Cabe balado padang jadi kebanting gitu rasa pedasnya.

Untuk samba lado ini jenis yang terkenal adalah samba lado uwok, yaitu samba lado yang yang dimasak dengan cara diuap. Cara masak samba lado ini umumnya adalah cabe, tomat, bawang sayuran dan ikan teri yang akan digunakan untuk samba lado ini biasanya diletakkan di atas nasi yang akan diaronin. Tapi sekarang kan jarang orang masak pakai sistem gini kan ya, karena masak pakai mejik kom. Jadinya untuk membuat samba lado ini dengan cara ; cabe, bawang, tomat, sayur dan ikan terinya direbus saja. Rasanya ngga beda-beda amat sih, hehehe.

Dewasa ini di beberapa rumah makan padang kelas atas di Jakarta juga sudah disediakan berbagai macam sambel yang bukan samba lado padang. Seperti sambel kecap. Tujuannya untuk memberikan variasi rasa pada pelanggan mereka yang ngga semuanya orang padang. Sah-sah aja kan ya karena soal selera lidah saat ini sudah mengglobal dari kawasan mana pun di dunia ini, apalagi di nusantara yang yang akarnya masih sama.

Jadi sekarang udah bisa memahami beda antara samba dengan samba balado dan samba lado kan ya. Nanti saya akan buat deh beberapa jenis samba lado yang saya ketahui… 🙂

23 comments

  1. Wah, dulu memang pernah terpikir tentang perbedaan antara samba(l) lado dan balado, karena di rumah aku yang merupakan keluarga Aceh dan sebagai penggemar berat masakan Padang, sering memakai kedua istilah ini tanpa tahu 🙂 Makasih infonya ya, Firsty…Dan minta izin bolehkah aku share tulisan ini di blog aku?

  2. info menarik,baru tahu, dulu mikirnya sambal balado ya sambal biasa, ternyata samba sendiri maknanya laukpauk.tapi benar jg sih pedasnya masakan padang sebenarnya masih bisa ditolerir, kalo pakai cabe rawit jablay-cabe setan*-***nemu istilah ini dr temen heheh** baru pedasnya diluar batas*level penikmat pedas menengah*

    • haha… iya banyak yang ga tau… orang padang ga terlalu kaya orang sunda n jawa demen rawit,,,

      kalau aku penikmat cabe (rawit) level pertama aja, hahaha

      Tapi kalau balado bisa 2 sendok full, haha

  3. kalau kami urang piaman makanan pendamping nasi itu disebut pakan nasi
    jadi kalau ada yg nanya “a pakan nasi?”
    bakalan dijawab kayak gini “gulai”
    atau “samba”
    arti samba disini biasanya adalah sesuatu yg digoreng dan pakai cabe goreng juga 😀

  4. Reblogged this on pinkuonna and commented:
    Karena saya sebagai orang keturunan Aceh dan sering menggunakan istilah “samba(l) lado” ataupun “Balado” di rumah, dan ditambah saya adalah penggemar berat masakan Padang, ulasan Firsty tentang perbedaan keduanya ini menarik banget buat saya. Yang tertarik juga, silakan lanjut dibaca 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s