Cara Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Bukittinggi Agam

Sebelumya saya pernah membuat postingan tentang cara membuat paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, tempat saya membuat paspor. Selain itu, saya juga sudah membuat postingan cara membuat paspor di Kantor Imigrasi Padang. Dan sekarang, saya akan membagikan pengalaman membuat paspor di Kantor Imigrasi Bukittinggi/Agam di Baso, Bukittinngi. Bukan saya yang mau membuat paspor. Tapi adik saya yang saya bantu pendafrarannya secara online dan menemani pembuatanya di Kanim Bukittinggi.

Awalnya, untuk pendafraran online-nya susaah banget dapat jadwal. Dalam sebulan lebih, hampir tiap hari saya men-cek ketersediaan pembuatan paspor di Kanim Padang atau Kanim Bukittinggi, karena cuma di dua kanim tersebut yang terdekat dengan Solok. Dan akhirnya sekitar minggu pertama Februari, tersedia slot untuk tanggal 21 Februari. Waktu itu sudah tengah malam, jam 11.30-an malam baru saya bisa ndaftar online.

Tanggal 21 tersebut, kami tiba di Kanim Bukittinggi sekitar jam setengah 12 lewat. Karena jadwal adik saya dan istrinya jam 1, kami menunggu dulu hingga jam 1. Saya sempat bertanya pada petugasnya tentang ke bagian loket mana dulu untuk pembuatan paspor, eh setelah dia menunjuk loket yang pertama yang musti didatangi bapaknya memberikan blanko isian pengajuan paspor. Alhamdulillah, jadi bisa langsung isi formulir, hehehe.

Makasih ya Pak, udah berbuat baik memudahkan pelayanan. Seharusnya formulir dikasih petugasnya setelah verifikasi pendaftaran online. Semoga menjadi amal jariah buat bapak, aamiin.

Suasana Kanim Bukittinggi

Alur pengajuan pembuatan paspor di Kanim Bukittinggi adalah sebagai berikut.

  1. Mendaftar pembuatan paspor di secara online. Untuk applikasi pendftaran onle tahun 2019 agak sedikit berbeda tapi jangan kuatir, tetap gampang kok cara mendaftarnya. Silahkan unduh aplikasinya di play store yang terdapat di hape saya.
  2. Mencetak barcode pendaftaran online pembuatan paspor. Ini harus, ngga boleh nggak. Karena saya tidak mencetak barcode-nya, saya terpaksa mencari warnet untuk mencetak barcode yang tersimpan di hape.
  3. Pada hari yang sudah dijadwalkan, pemohon harus membawa semua persyaratan yang dibutuhkan untuk pembuatan passport.
  4. Melakukan verifikasi data daftar online di loket “Customer Care“. Di sini petugas mencek pendaftaran keabsahan pendaftaran si pemohon pembuatan paspor.
  5. Mengambil nomor antrian pemeriksaan berkas pemohon. Di sini, petugas akan memberikan nomor antrian. Cukup menyebutkan nama saja, lalu petugas akan memoto wajah secara otomatis.
  6. Melakukan wawancara dan verifikasi dokumen. Di loket ini, pemohon menyerahkan semua berkas persyaratan dan juga melakukan wawancara. Setelah oke, petugas akan menginput data yang sudah oke tersebut untuk melakukan foto wajah dan rekam sidik jari.
  7. Menunggu antrian rekam sidik jari dan foto wajah. Setelah dipanggil pemohon masuk ke dalam ruangan foto dan rekam sidik jari.
  8. Petugas memberikan kwitansi pembayaran. Pembayaran bisa dilakukan di kantor pos yang tersedia perwakilannya di depan kantor pos, atau membayar di bank-bank pemerintah.
  9. Paspor bisa diambil 3 hari setelah pembayaran, jam 1 di kantor Kanim Bukittinggi.
loket layanan verifikasi daftar online

Apa saja dokumen persyaratan yang harus dibawa pemohon untuk membuat paspor?

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk atau KTP.
  2. Fotokopi Kartu Keluarga.
  3. Fotokopi Akta Kelahiran.
  4. Fotokopi Ijazah/Surat Baptis/Buku Nikah.
  5. Fotokopi Surat Keterangan Kerja, dari tempat kerja.
  6. Fotokopi paspor lama bagi yang melakukan perpanjangan paspor.
  7. Fotokopi Surat Keterangan Keterangan Menjadi Warga Negara Indonesia bagi warga negara asing yang sudah menjadi WNI.
  8. Fotokopi sudah mengembalikan semua berkas WNA bagi warga negara asing yang sudah menjadi WNI.
  9. Barcode pendaftaran online yang dicetak di atas kertas A4.
  10. Surat pernyataan “belum pernah mempunyai paspor bagai anak di bawah umur” oleh ayah anak di bawah umur.
  11. Fotokopi KTP orangtua untuk anak-anak yang belum memiliki KTP.

Semua persyaratan di atas difotokopi di atas kertas ukuran A4. Bawa saja semua dokumen aslinya untuk diperlihatkan pada petugas kantor imigrasi.

Oiya, dokumen asli yang dibawa :

  1. KTP.
  2. Kartu Keluarga.
  3. Iazah,
  4. Akta lahir.
  5. Surat nikah bagi yang sudah menikah.
  6. Surat Keterangan kerja.
Udah jam 1.27, petugas customer care-nya belum ada,hehehe.

Semoga terbantu ya…

Oya, bagi yang mau tau cara pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Padang, bisa dilihat di sini ya.

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s