Jembatan Siti Nurbaya, Batang Arau, Kota Tua, Muara, Padang

Hey teman, apa yang kamu ingat jika mendengar kata Siti Nurbaya? Nikah paksa? Ya, benar, nikah paksa. Siti Nurbaya sangat identik dengan nikah paksa. Entah kenapa nikah paksa identik dengan Siti Nurbaya, padahal dalam kisah novelnya, Siti Nurbaya sama sekali tidak dipaksa ayahnya menikah dengan Datuk Maringgih. Siti Nurbaya “terpaksa” (bukan dipaksa orangtua ya) menerima lamaran Datuk Maringgih, karena hutang ayahnya pada Datuk Maringgih.

Kisah Siti Nurbaya dengan Kasih Tak Sampainya itu, menjadi legenda sepanjang waktu sampai sekarang. Bahkan anak SD pun tau-nya apa bahwa ‘makna’ Siti Nurbaya adalah nikah paksa yang dilakukan oleh orangtua Siti Nurbaya dengan Datuk Maringgih. Padahal sebenarnya ngga seperti itu. Pernikahan yang terjadi adalah pernikahan yang terpaksa dijalani Siti Nurbaya demi menyelamatkan orangtuanya dari jeratan hutang pada Datuk Maringgih. Beda kan ya. Tapi banyak masyarakat taunya Siti Nurbaya dipaksamenikah sama orangtuanya dengan Datuk Maringgih

Di kota Padang yang menjadi latar tempat terjadinya kisah Siti Nurbaya ini punya jembatan wisata yang mempunyai nama, Jembatan Siti Nurbaya. Nama Siti Nurbaya diabadikan pada jembatan ini karena nilai ‘historis’ kisah terbut. Juga karena jembatan ini berada dekat dengan Gunung Padang alias Bukit Siti Nurbaya. Konon di Gunung Padang inilah Siti Nurbaya dimakamkan ketika dia meninggal dunia.

Jembatan ini berada di atas Batang Arau, sungai yang bermuara di Pantai Muaro, tepat di bawah Gunung Padang, Padang. Jaraknya sekitar 1 km kurang, dari Muaro, Padang. Jembatan Siti Nurbaya menghubungkan daerah Nipah dengan Subarang Padang (kalau ngga salah ya).

Secara fisik, jembatan Siti Nurbaya tidaklah terlalu istimewa banget. Dengan panjang yang hanya kira-kira 100 m, tentu saja ‘tidak ada apa-apanya’ jika dibandingan dengan jembatan besar terkenal lainnya di Indonesia seperti Jembatan Ampera di Palembang, Jembatan Suramadu di Surabaya, ataupun Jembatan Barelang di Batam. Tetapi jembatan ini menjadi istimewa karena kaitannya dengan kisah Situ Nurbaya dengan Kasih Tak Sampai-nya tersebut.

Dan juga salah satu yang membuat jembatan ini menjadi terkenal adalah karena lokasinya yang berada di daerah kota tua dan dekat dengan muara pantai padang. Perpaduan bangunan kota tua dengan kapal-kapal yang berlabuh di sungai di bawah jembatan dengan perbukitan Jempatan Siti Nurbaya mempunyai pemandangan senja yang indah pada sore hari, untuk menikmati matahari terbenam dari jembatan yang melegenda tersebut.

Jadi tidak heran banyak wisatawan yang jalan-jalan ke Padang, ‘wajib’ jalan-jalan ke Jembatan Siti Nurbaya ini. Saya belum pernah mengunjungi jembatan ini pada sore hari atau pada saat senja, sehingga saya.

Ngojek ke Jembatan Siti Nurbaya.

Sekitar 3 tahun yang lalu, saya jalan ke Padang. Setelah dari Museum Adityawarman yang berada di jalan Diponegoro, saya hendakke Jembatan Siti Nurbaya. Awalnya saya bingung mau naik apa, karena malas naik angkot karena musti ke arah pasaraya dulu trus ke Nurul Iman. Buang-buang waktu aja kan ya. Akhirnya saya disamperin tukang ojek pas lagi mikir di trotor. Saya tanya berapa ongkos ke Jembatan Siti Nurbaya, eh dia jawab 5000 aja. Oke, saya setuju.

Di dalam perjalanan, saya minta sekalian diantar ke klenteng yang ada di dekat sana, sekalian mutar-mutar kawasan kota tua tersebut. Saya bilang saja, kalau ada bangunan yang musti saya foto saya minta berhenti. Saya tanya tarifnya berapa, eh bapaknya bilang 20.000 aja. Wooow saya langsung oke aja, cukup murah itu mah. Maklum, otak saya kan mikirnya masih ‘ngojek di Jakarta.’ Di Jakarta kalau naik ojek pangkalan kan mahalnya minta ampyuuun, hahaha. Beda dengan ojek online yang alhamdulillah jauh lebih murah dibanding ojek pangkalan.

Akhirnya saya ke Jembatan Siti Nurbaya, Sayasih tidak lama berada di Jembatan Siti Nurbaya ini. Cuma buat ambil beberapa gambar saja, cekrak-cekrek aja sebentar, abis itu udah. Lagian abang ojeknya menyebalkan. Dia tidak membiarkan saya jauh-jauh darinya, selalu saja mendekat ketika saya jalan ke sana kemari buat moto-moto. Mungkin dia takut kali ya, takut saya tiba-tiba menghilang dari pandangannya trus saya ngga bayar gitu, hahaha. Dasar parno aja di mah.

Setelah dari Jembatan Siti Nurbaya, jalan-jalan sekalian ke kawasan Kota Tua Padang. Dan tidak lupa juga sekalian ke klenteng di sana. Mutar-mutarnya sih ngga lama. Paling lama hanya sekitar 30 – 40 menit saja. Soalnya cuma cekrak-cekrek aja di beberapa tempat. Lumayan laah, bisa moto-motoin beberapa tempat dengan tarif ojek 20 ribua. Insya Allah, ngga mahal lah menurut saya. Secara otak saya berpikir ala penumpang ojek di Jakarta yang muahal banget, yang 2 km saja bisa kena 12 – 15 ribu, hahaha.

Bagaimana caramu ke Jembatan Siti Nurbaya.

  1. Untuk pergi ke Jembatan Siti Nurbaya sangat gampang. Kalau kamu dari pasar raya Padang, kamu bisa naik bemo jurusan Nipah.
  2. Kamu juga bisa naik angkot biru yang berasal dari Pegambiran atau dari Teluk Bayur (saya agak lupa karena sudah lebih 10 tahun ngga tinggal di Padang, hehehe) di depan mesjid Nurul Iman. Angkot tersebut nanti akan melewati Nipah setelah berputar di bawah kolong jembata Siti Nurbaya.
  3. Kamu juga bisa naik ojek dari Pasaraya Padang, seperti yang saya ceritakan di atas. Naik ojek online atau ojek biasa. Kalau naik ojekbiasa ongkosnya sekitar 5000 – 7000 saja. Cukup murah kan ya…?

NB : Ternya ini sudah didraft sejak Oktober 2015, 3 tahunan yang lalu hehehe.

Batang Arau ini airnya sebenarnya cukup jernih, tapi dasar sungainya sepertinya penuh sampah.

 

 

 

9 comments

    • Makam Siti Nurbayaya ada di Gunung Padang namanya. Tapi bukan gunung sih, bukit kecil di pinggir pantai padang di ujung Batang Arau ini… Makanya sering juga disebut Bukit Siti Nurbaya… Ngga nyampe sekilo dr jembatan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s