Pulau Belibis Ampang Kualo Kota Solok Sumatera Barat

Dari udara cakep banget juga tempatnya. Tapi diliat langsung ngga secakep ini, hehehe… (foto : websit Pemda Kota Solok)

Yang namanya di rumah bersama keluarga itu asyik, enak.Tapi kalau lama-lama juga bete. Bukan karena bosan berada bersama keluarga. Tapi di rumah di kampung kan jadi ngga kerja. Ngga ada kerjaan itu yang bikin bete. Soalnya selama ini ada kegiatan, jadi ngga berasa bete kan ya. Mau nongkrong sendirian, malas. Ngajak teman, pada kerja semua. Apalagi teman saya kebanyakan guru. Teman saya yang ngga guru ngga deman jalan-jalan (apalagi muter-muter ngga jelas menurut dia), apalagi kalau jalannya siang hari,makin ngga mau dia.

Akhirnya saya ngajakin dua ponakan saya jalan. Yang satu 4,5 tahun. Yang satunya lagi, cewek, 4 tahun. Mereka saya tanya kemana, jawabannya mau ke Pulau Belibis, hehehe. Ya sutralah,saya bawa motor ke sana. Jadi Belibis ini merupakan salah satu objek wisata yang ada di Kota Solok. Lokasinya berada di perbukitan Ampang Kualo, di seberang arena pacuan kuda Ampang Kualo, Kota Solok.

Kenapa namanya Pulau Belibis? Saya ngga tau pasti kenapa. Tapi katanya memang dulunya banyak burung belibis di sini. Dan di tambah lagi di sana ada telaga yang cukup besar yang di tengah-tengahnya ada daratan kecil sehingga mirip sebuah pulau. Maka jadilah Pulau Belibis, meski sudah tidak ada burung belibisnya. Di Pulau Belibis ini, udaranya segar banget. Karena pepohonannya hijau dan masih lebat.

Setau saya, Pulau Belibis merupakan bentangan alam yang sudah ada dari kapan tau, dulu. Bayangkan lagunya “Pulau Belibis” aja sudah ada dari jaman dulu. Bahkan ibu dan ayah saya pun setelah menikah juga jelong-jelong pacarannya di sini, weeeew… hehehe.

Seingat saya sih saya baru sekali main ke sana sewaktu kecil. Itupun bukan sama orangtua saya tapi sama kakak sepupu saya. Ia mengajak saya dan beberapa saudara sepupu yang mau melihat pacuan kuda. Itu kakak sepupu saya berani banget loj bawa anak-anak banyak, hebat dia, hahah. Setelah selesai nonton pacuan kuda, kami mampir ke Pulau Belibis. Jadi saya ngga terlalu ingat lagi tentang jalan-jalan waktu kecil tersebut.

Selama beberapa (lama juga sih) setau saya ya, objek wisata Pulau Belibis ini bisa dibilang laksana “ada ngga ada.” Ada karena secara fisik masih ada. Ngga ada karena pengunjung hampir ngga ada sekali. Orang-orang (bapak-bapak maksudnya) ke sana hanya buat mancing. Nah belakangan, konon kabarnya objek wisata Pulau Belibis sudah dibenahi lagi, sudah ditata lagi oleh Pemda Kota Solok.

Pemkot Solok juga sudah menambah beberapa fasilitas bermain di sana. Terutama permainan yang cocok buat anak-anak dan keluarga. Sehingga, karena arena Pulau Belibisa sudah lumayan rapih lagi, dan dengan menambah beberapa arena permainan yang cocok buat anak-anak dan keluarga, pengunjungnya juga sudah mulai ramai. Paling ngga sekarang dijadikan arena bermain buat je-je-es keluarga muda yang mau ngajak anak-anaknya bermain.

Di pinggir-pinggir telaga juga dibangun pondok-pondok untuk duduk. Saya ngga tau apakah pondok tersebut berbayar atau ngga karena saya juga ngga nanya, hehehe. Trus juga sekarang Pulau Belibis juga sudah sering dijadikan tempat meet up acara gathering gitulah, buat acara anak sekolahan taman kanak-kanak.

Dan kali kedua saya ke Pulau Belibis, pas saya ngajak dua keponakan saya ini. Keponakan saya yang sepasang ini, terlihat senang banget bermain di sana. Apalagi pas nyampe di sana, lagi rame karena saat itu ada anak-anak TK yang lagi ada acara di sana. Ponakan saya bermain ayunan, main loncat-loncatan, naik tangga balon udara, main di dermaga (-dermagaan).

Saya kemudian menghadiahi mereka naik kuda tapi satu berdua. Naik kuda bayarnya 10.000 seorang. Tapi karena keponakan saya masih kecil banget badanny saya tanya aja bisa ngga anak-anak berdua 10.000 ribu aja. Alhamdulillah bapaknya mau aja. Kan berat mereka berdua ngga sampe satu orang dewasa, palingan 20 – 25 kg aja, hehehe. Atas kebaikan bapaknya saya bilang ke bapaknya gini, “semoga yang mau naik kudanya banyak ya, Pak” bapaknya bilang aamiin dong ya…

Sepulang dari Pulau Belibis keponakan saya sungguh amat sangat bahagia bercerita main-main di sana. Padahal masing-masing mereka sudah ke sana beberapa kali. Bahagia melihat mereka bahagia. Mereka senang saya juga senang dong ya.

Masuk ke Pulau Belibis ini gratis waktu saya ke sana. Kata adik saya sih juga gratis. Tapi pas lebaran kayanya bayar deh, mungkin cuma 2000 aja kalau ngga salah. Lokasi Pulau Belibis ini berjarak sekitar 200 m arena bermain air anak-anak Solok Water Park (SWP). Jadi bagi orang rantau yang lagi pulang kampung ke Solok, bisalah jadikan Pulau Belibis ini sebagai tempat piknik, atau rekreasi keluarga.

 

Advertisements

2 comments

  1. Lumayan ya ada taman bermain untuk anak-anak di Solok. Kalau wisatawan luar, cukup bentang alamnya yang indah, kebun-kebun teh yang aduhai 🙂

    • Hahaha…Lumayan un, buat nyenengin anak-anak kecil di solok dengan adanya taman ini… bisa bikin seger mata,main buaian, ungkat ungkit, bebek2an, bola2 air atau naik kuda… denga biaya yg sangat murah lagi…hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s