Mesjid Besar Alhidayah Danau Bratan Candi Kuning, Bedugul, Bali

Assalamu alaikum, halloo teman-teman, selamat Hari Jumat semuanya. Jumat mubarak. Semoga Allah selalu melimpahi kita dengan rahmat dan hidayahNya. Selalu dalam lindungan kasih sayang dan hidayahNya. Aamiin.

Dan seperti biasa, setiap hari Jumat saya akan fokuskan postingan tentang mesjid mushala. Sebenarnya sih mau bikin tentang keislaman, tapi ngerasa belum ada ilmunya jadi fokus pada postingan tentang mesjid mushala aja dah, hehehe.

Kali ini yang akan saya bahasa adalah tentang Mesjid Besar Al-hidayah, Bedugul, Bali. Mesjid ini saya kunjungi ketika berada di Danau Bratan, Bedugul, Bali.

*******

Danau Bratan Bedugul, merupakan danau yang sangat terkenal di Bali. Pemandangan alam Danau Bratan yang berpadu dengan keindahan Pura Ulun Danu yang seperti mengapung di air, membuat pemandangan danau ini menjadi eksotik. Dan keindahan Pura Ulun Danu yang berlatarkan Danau Bratan diabadikan dalam pecahan uang 50 ribu rupiah.

Selain pura Ulun Danu yang menjadi tempat ibadah umat hindu, Danau Bratan juga mempunyai mesjid yang besar dan indah. Nama mesjidnya Mesjid Besar Al-Hidayah. Menurut keterangan Mas Afif yang jadi driver kami, warga di sekitar Danau Bratan ini banyak yang muslim. Makanya ada mesjid besar di sini.

Mesjid Alhidayah ini tidak berada persis di pinggir danau seperti halnya Pura Ulun Danu. Mesjid ini berada sekitar 100 m sebelum gerbang objek wisata Pura Ulun Danu Danau Bratan. Danau Bratan berada di sisi kanan jalan. Sedangkan mesjid berada di bagian barat Danau Bratan, sebelah kiri jalan raya dari arah Denpasar.

Karena kontur tanah yang tidak rata, bangunan mesjid ini terletak kira-kira 15 – 20 m. Jadi untuk tiba di halaman mesjid, harus menaiki sederetan anak tangga dulu. Jadi berasa seperti naik tangga di Janjang Gudang Bukik Tinggi, hahaha. Tapi di Bukittinggi lebih tinggg tangganya.

Daaan, karena saya jarang olahraga, maka begitu tiba di tempat wudhu, napas saya ngos-ngosan, hahaha.

Pemandangan dari lantai 2 mesjid

Tempat wudhu mesjid ini posisinya lebih rendah dari halaman mesjid. Jadi untuk tiba di halaman mesjid dari tempat wudhu, kita harus menaiki beberapa anak tangga lagi. Tapiii, rasa capek saat naik tangga karena kurang olahraga ini terbayarkan begitu tiba di halaman mesjid.

Dari halaman mesjid, pemandangan danau Bratan tampak indah. Apalagi saat itu kabut gunung sempat menutupi permukaan danau. Jadi, bagi saya yang menyukai kabut, pemandangan danau sangat eksotik.

Mesjidnya cukup luas, dengan ruang shalat dua lantai. Halaman mesjid pun cukup luas. Warna mesjidnya kuning cerah dengan ornamen pahatan atau ukiran khas bali di dinding bagian luarnya. Di samping dan depan mesjid terdapat deretan rumah penduduk yang terlihat cukup padat.

tangga dari jalan raya naik ke alaman mesjid

Pengunjung mesjid ini ramai. Mungkin semua pengunjung yang lagi shalat di sini adalah wisatawan yang berkunjung ke Danau Bratan. Berhubung nanti takutnya susah ketemu lagi dengan mesjid maka saya pun menjamak shalat zhuhur dan ashar di sini.

Eh tapi yang saya lupa adalah memeoto bagian dalam mesjid. Entah kenapa jadi lupa. Mungkin karena secara umum sama dan ngga ada bedanya, jadi terlewatkan begitu saja, hehehe. Maafkeun.

Hanya saja, karena saya belum masuk ke taman wisata Pura Ulun Danu Danau Bratan, maka saya pun tidak bisa lama-lama bersantai menikmati pemandangan di sini. Jadi teman-teman, kalau teman-teman muslim yang jalan-jalan ke Danau Bratan Bedugul, silahkan juga berkunjung ke Mesjid Alhidayah ini ya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s