Kemungkinan Penyebab Saya Pingsan di Batu, Malang

Oya, saya jadi ingat lagi tentang kejadian saya pingsan di kamar mandi homestay tempat saya menginap di Batu Malang. Pada postingan sebelumnya tidak bisa saya ceritakan apa kira-kira penyebab saya jatuh pingsan. karena postingan saya tersebut sudah panjang, jadi tidak mungkin lagi saya tambah dengan perkiraan kenapa saya pingsan. bakal jauh lebih panjang lagi.

Saat ini saya benar-benar mengucapkan syukur alhamdulillah yang tiada terkira kepada Allah yang masih memberikan kesempatan umur yang lebih panjang kepada saya. Apalagi sSaya pingsan di kamar mandi. Bukan di kamar mandi rumah pula. Bahkan pula bukan di kamar mandi kos-an saya. Tapi di kamar mandi homestay tempat saya dan teman saya menginap di Batu, Malang.

Serius, saya kalau mengingat kejadian tersebut ada semacam ketakutan yang melanda diri saya. Tanpa sadar tubuh saya bereaksi keras, semacam bergidik sendiri setiap kali ingat kejadian tersebut. Dan saya masih tidak percaya saya mengalami kejadian tersebut terjadi pada diri saya. Karena kejadian tersebut bisa merupakan kejadian yang sangat mengerikan. Apalagi saya mengalaminya bukan di rumah sendiri tapi di tempat lain yang jauh dari rumah dan keluarga.

Kenapa saya bilang itu sangat mengerikan? Karena selama ini kita sering mendengar tentang kejadian orang yang mengalami kecelakaan atau jatuh di kamar mandi. Diantara yang terjatuh itu ada yang akhirnya meninggal karena tidak mendapatkan pertolongan pertama dari keluarga atau medis. Itu yang terdengar sangat menakutkan.

Atau ada juga yang cepat diketahui oleh keluarga tetapi terlambat mendapatkan pertolongan medis, sehingga ada yang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit atau setibanya di rumah sakit. Dan ada juga sebagian yang nyawanya masih tertolong, tetapi berakhir dengan kondisi yang kurang baik karena mengalami stroke (a’udzubillahi mindzalike, ya Allah).

Dan astaghfirullahnya, saya hampir mengalami kejadian yang mengerikan tersebut di atas karena pingsan di kamar mandi. Saya tak henti-hentinya bersyukur kepada Allah yang masih melimpahi saya dengan kesehatan. Saya ‘hanya’ pingsan saja, tidak mengalami hal-hal lainnya. Meski lengan saya memar sedikit, tapi tak apa.

Apa sih kira-kira yang menjadi penyebab saya pingsan? Saya pikir ada dua faktor yang menyebabkan saya pingsan mendadak gitu. Pertama, mungkin saya kecapean kali ya. Semalamnya di Bromo saya hanya tidur sejam setengah di mobil di parkiran Seruni Point. Setelah itu mata saya melek, seger karena pengunjung sudah mulai berdatangan jam 3 subuh.

Tapi kalau dipikir-pikir lagi, rasanya alasan kurang tidur tersebut bukan alasan yang tepat juga. Karena walaupun kepala saya sakit karena kurang tidur, saya merasa tubuh saya tidak ngedrop-ngedrop amat. Masih bisa beraktifitas seperti biasanya. Masih ketawa seperti biasa. Rasanya tidak ada alasan sebegitu lemasnya sampai akhirnya saya pingsan. Saya masih sangat fit sampai saya masuk ke dalam kamar mandi, dan bahkan saat saya mandi. Tidak ada tanda-tanda saya akan pingsan.

Trus, kalau alasannya bukan karena semalam emang karena kecapean kurang tidur, apa dong? Setelah saya pikir-pikir lagi dan saya analisa dari beberapa kejadian sebelum-sebelumnya, kemungkinan utama penyebab saya pingsan adalah karena saya mandi dengan suhu air yang cukup panas. Saya tidak bisa membuatnya lebih dingin lagi karena tidak paham banget cara mengatur panas air tersebut di heater.

Air yang panas banget yang mengeluarkan uap panas, mungkin ngga kuat bagi paru-paru dan jantung saya. Ini baru saya sadari sekarang setelah menganalisa beberapa kejadian yang saya alami sebelum-sebelumnya setiap kali saya mandi di air panas, atau ketika sedang di dalam ruang sauna ataupun mandi di bawah guyuran air panas kamar mandi hotel.

Sekitar setahunan dan dua tahunan yang lalu, saya mandi di pemandian air panas Bukit Kili, Koto Baru, Solok, di kamoung saya. Dua kali saya mandi di sana, dua kali pula saya mengalami hampir pingsan. Padahal belum sepuluh menit saya berenang. Perut saya mual tiba-tiba, kepala saya keleyengan dan mata saya berkunang-kunang. Persis seperti yang saya alami dengan yang di kamar mandi homestay di Batu.

Hanya saja, ketika di air panas Bukit Kili saya langsung keluar kolam pemandian. Yang saya rasakan saat itu kepala saya pusing luar biasa, perut saya tiba-tiba mual. Dan juga pandangan saya berputar-putar. Saya naik ke tempat pakaian saya sambil memeluk pegangan tangga (bukan memegang lagi, tapi memeluk) saking pusingnya kepala saya. Saya duduk saja di lantai tempat orang lalu lalag.

Kalau di kamar mandi homestay saya baru ngeh saya pusing setelah keluar pancuran dan itu saya tiba-tiba dalam kondisi udah pusing banget. Saya sudah tidak bisa mengontrol diri saya untuk bertahan. Untungnya otak saya masih berpikir untuk segera membuka pintu kamar mandi. Daan, dulu banget, ketika masih sekolah saya juga perna mandi di Bikik Kili dan saya juga pusing dan puyeng di sana, tapi belum separah yang dua kali terakhir mandi di sana.

Begitu juga ketika saya mandi di pemandian air panas Sari Ater atau Ciater, Tangkubang Parahu, saya juga langsung lemes dan pusing ketika saya rendamkan kepala saya ke dalam air panas. Padahal saya ngga langsung rendamin loh, rendamin kaki sambil duduk-duduk dulu di pinggir kolam. Lalu pelan-pelan rendamin badan selama beberapa menit. Kemudian baru rendamin kepala. Setelah itu, saya pusing dan mual tiba-tiba. Jadi kemudian saya hanya merendam badan saja tanpa berani merendam kepala ke dalam air. Sementara teman-teman saya berenang bolak balik berkali-kali tanpa pusing sama sekali.

Sewaktu saya mandi di air panas kamar mandi hotel juga sama. Kalau panas airnya melebihi panas angat-angat kuku, begitu keluar pancuran saya langsung keliyengan. Dan saya juga pernah hampir jatuh karena pusing yang tiba-tiba tersebut.  Kalau airnya cuma angat-angat kuku, ngga masalah sama sekali. Kok ya saya kampungan bangat ya, hehehe.

Oya, satu lagi, waktu saya ikut teman saya pergi ke sauna di tempat dia biasa fitnes. Saya ingat banget waktu itu saya juga mengalami kejadian yang sama. Saya pusing dan keliyengan bangat di dalam ruang sauna. Keluar dari ruang sauna kaya agak limbung. Saya pikir saya pusing karena tidak biasa mandi sauna. Tapi ternyata sekarang saya paham, sepertinya sudah menemukan benang merah semua kejadian tersebut : mandi air panas.

Ke depannya tentu saya musti lebih waspada bahwa kalau mandi apalagi keramas menggunakan air panas, cukup sekadar angat-angat kuku saja. Benar-benar aneh ya saya, hahaha

Oya teman-teman,pernah pingsan jugakah?

Diikutkan dalam ODOP Blogger Muslimah

 

Advertisements

11 comments

  1. Saya sering mandi air hangat, tapi baik2-saja. Di pemandian air panas pun saya sangat menikmati. Mungkin memang gak cocok saja tubuhnya dan kurang tahu juga sih apa sebabnya.

    Klo pingsan, seumur hidup belum pernah mengalami. Tapi klo kelelahan, kemudian tidur, saya pernah tidur lebih dari 12 jam 😀

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Firsty…

    Alhamdulillah wa syukrulillah. Allah SWT masih memberi kesempatan untuk hidup kembali setelah pingsan. Saya juga jadi nyeri membaca pengalaman pingsan Firsty itu yang tentu amat merbahayakan jika keseorangan. Mudahan selepas ini jangan mandi air terlalu panas lagi kerana kita tidak tahu untuk kesekian kalinya pula apakah ada peluang hidup kembali….hehehehe…. maaf sekadar mengingat. Sayang bah sama Firsty. 🙂 Semoga selalu sihat.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

  3. Ah ya. Pernah nonton di film2 tentang orang yang lemes lalu kehilangan kesadaran saat bersauna. Awalnya bingung kenapa bisa pingsan. Namun sepertinya sedikit menjelaskan membaca tulisan ini. Barangkali kombinasi keduanya juga mungkin ya kak. Moga nggak terjadi lagi ya 🙂

  4. Kayaknya saya juga kayak kamu, suka pusing kalo mandi air hangat, entah itu mandi shower atau mandi berendam, terutama kalo ventilasi udara di kamar mandi tidak bagus. Mandi berendam, entah itu di bathtub atau pemandian biasa, bikin saya lebih pusing daripada mandi shower.. Kamar mandi yg ada fasilitas air panas/hangat sebaiknya dipasangi exhaust fan yg memadai supaya oksigen beredar dgn baik..

    • Waaah…. Teteh juga samakah? Jadi berasa ada teman senasib…

      Aku baru ngeh kalau aku bermasalah dengan air panas gitu baru setelah pingsan, hehehe. Baru mikir, kejadian2 sebelumnya,

  5. Serem ya ternyata mandi pakai air panas bisa mengakibatkan kayak gitu. Tapi.. kemungkinan beda-beda ya tiap orang? Mungkin emang kamu tipe yang ga kuat dengan mandi air terlalu panas? Kalau gitu malah pakai air dingin aja, sehat ya xD
    Saya sendiri sih belum pernah pingsan Alhamdulillah, dan jangan sampai hahaha.

    Ohya salam kenal, saya Ai ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s