Seollal, 설날, Perayaan Tahun Baru Korea

Udah lama nih saya ngga nulis tentang korea (dan udah lama ngga nulis juga sih, hehehe). Kangen juga euy. dan mumpung lagi hangat, saya bikin dah tulisan tentang Korea 🙂

Bagi kita orang Indonesia mungkin sudah sangat akrab dengan yang namanya Hari Raya Imlek, atau hari raya tahun baru Cina. Maklum kalau sudah imlek, mol-mol menghias mol untuk perayaan imlek dengan sangat meriah. Hari raya ini merupakan hari raya yang penanggalannya berdasarkan peredaran bulan, atau penanggalan Qamariyah. Tahun Imlek jatuh pada tanggal 28 Januari kemaren kan ya.

Di Korea, selain perayaan tahun baru masehi, juga merayakan perayaan tahun baru sendiri. Namanya hari raya Seollal atau 설날. Perayaan Seollal ini juga menggunakan penanggalan sistem kalender bulan atau lunar. Dan Seollal ini sama tanggalnya dengan imlek. Jadi pendek kata Seollal ini adalah imlek-nya orang korea.

Ngapain aja sih orang korea pada saat seollal ini? Yang namanya juga hari perayaan, masyarakat korea berkumpul bersama keluarga besar. Yang tinggal di rantau pada mudik ke kampung halaman. Pada perayaan seollal ini orang korea umumnya menggunakan pakaian tradisional korea, hanbok 한복.

Pada saat berkumpul atau berkunjung, anggota keluaarga yang muda melakukan penghormatan kepada orangtua, kepada kakek nenek, mertua dan juga paman dan bibi. Juga buat anggota keluarga yang sudah meninggal yang dilakukan di depan altar. Ini istilahnya disebut dengan sebae atau 세배. Gerakan sebae antara laki-laki dan perempuan tidak sama, sedikit berbeda.

Setelah melakukan sebae, orangtua atau orang dewasa yang sudah menikah memberikan angpau kepada anak-anak atau kepada anggota keluarga yang masih muda dan belum menikah. Uang ini disebut dengan 세뱃돈. Uang ini kemudian mereka simpan di kantong tradisoinal korea yang disebut dengan jumeoni 주머니.

Makanan yang biasanya disajikan pada perayaan Seollal ini adalah teokkuk, 떡국. Atau diindonesiakan menjadi sup kue beras. Juga macam-macam kue lainnya yang terbuat dari tepung beras. Makna makan tokkuk ini adalah supaya mendapatkan kebahagian di tahun baru.

Pas udah selesai acara penghormatan sebae 세배, anak-anak (muda) main permainan korea. Seperti Yunnori – yutnori ( 윳놀이), paengi 팽이 atau permainan gangsing dan juga permainan thuho 투호 yaitu permainan lempar anak panah ke dalam wadah berbentuk lubang atau keranjang.

Oya biasanya di korea, pada saat Seollal, mereka libur nasional selama 3 hari. Sehari sebelum perayaan Seolla, hari Seollal, dan sehari setelah perayaan Seollal. Ucapan yang lazum diucapkan saat Seollal adalah : 새해복 많이 받으세요 ~ sehe bok mani badeseyo, semoga menerima banyak kebahagiaan di tahun baru.

Oya, menuliskan romanisasi 새해복 많이 받으세요 menjadi  sehe bok mani badeseyo, hanya berdasarkan engucapan bunyinya aja ya.

친구야… 설날 축하해요… 새해 복 많이 받으세요…

20170130_143318.jpg

permainan yut atau 윳놀이

Advertisements

23 thoughts on “Seollal, 설날, Perayaan Tahun Baru Korea

  1. Pingback: Perayaan Seollal 설날 di Pusat Kebudayaan Korea atau KCC | Firsty Chrysant

  2. Oh, itu sujud yang dulu fenomenal waktu Jang Geum pertama kali diputar di televisi. Sebagai anak-anak dulu suka saya tirukan, haha. Ternyata antara cowok dan cewek beda ya sujudnya. Berhasil bangetlah diplomasi budaya Korea, sampai-sampai sekarang banyak yang fasih soal budaya negeri ginseng ini. Negara ini punya banyak kemiripan dengan Tiongkok ya. Jadi bolehlah kita bilang mereka serumpun, hehe. Di Jepang juga kayaknya demikian, cuma hubungan budayanya tidak sedekat Korea, hehe.

    • Mba Monda apa kabar juga. Aku alhamdulillah sehaat, hehe. Cuman lg ga mood ngeblog aja beberapa bulan ini…

      Hahaha…. Iyaa sedikit tau tentang korea… 🙂

      Mba Monda.make hanbok di mana?

  3. Daripada Seollal lebih rame Chuseok bukan? Atau sama-sama ramai? Dan aku juga nggak paham bedanya apa haha. Ngomongin Seollal kemarin diminta bantu bikin spanduk orang Korea buat perayaan gitu. Lah aku desainnya ala-ala merah dengan ornamen-ornamen Cina. Begitu tak ajukan orangnya ngamuk-ngamuk wkwkwkw. “Orang Korea tidak suka warna merah!”

    • Sama aja. Kalao seollal kan hari raya menyambut musim semi. Kalau chuseok kl ga salah hari raya panen. Atau bisa jg disebut thanks giving nya.orang korea.

      Hahaha…kocak bgt. Walaupub akar budaya korea dasarnya china mereka juga ga mau disama2kan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s