Belum Bisa Move On Dari Aksi Bela Islam 212

212-aa

Jujur saya akui, saya masih belum bisa move on dari aksi bela Islam 212. Saya akui saya mengalami euforia aksi bela islam kemaren. Masih menggebu rasa yang ada di hati ketika melihat foto-foto yang beredar di WA Grup, apalagi di FB. Rasanya setiap hampir tiap orang yang ikut, menshare foto-foto yang mereka ambil untuk mengabadikan momen yang sungguh istimewa ini.

Bagi kaum muslimin yang tidak ikut, menshare foto-foto dari teman atau saudara yang ikut aksi 212. Atau juga foto-foto tokoh-tokoh yang mereka follow di sosmed. Semua foto dan juga video tersebut membuat hati membuncah melihat suasana istighasah dan shalat Jumat qubro yang dilakukan jemaah 212. Saya yang jarang buka FB saja sengaja buka FB sekadar kepo, sekadar pengen tau apa yang beredar di FB. Dan ternyata, lini masa FB saya hanya tentang aksi damai bela islam aja.

Tetapi ada satu hal yang menjadi perhatianku. Yaitu masih ada saudara-saudara muslim yang masih memandang sinis dengan aksi ini. Bahkan tega menuduh ulama melakukan hal ini hanya demi menghadang ahok di pilkada nanti. Mereka berpikiran para ulama mau menjegal Ahok.

Saya sampai ngga habis pikir bagaimana teman-teman muslim ini menganggap apa yang digerakkan ulama adalah salah satu bentuk ulama yamg haus kekuasaan juga. Bahkan sampai menganggap ulama (apalagi tokoh-tokoh partai politik islam) itu munafik. Kalau benci sama orang partai (islam) dan kubu pembela Prabowo pada pilpres kemaren, jangan disangkutpautkan sama ulama dong. Apalagi kalau kebencian itu sifatnya lebih besaaaar subyektif-nya daripada objektifnya.

212-b

dari berbagai WAG

Masih ada diantara mereka yamg berpendapat bahwa aksi ini adalah aksi anti kebhinekaan Indonesia. Mereka berpikiran, bahwa aksi ini menciderai keragaman Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan bahasa. Mereka ngga bisa melihat bahwa ini bukan masalah ahok yang kristen mau yang calon gubernur trus dihadang. Mereka  selalu saja beranggapan aksi ini adalah aksi yang bertujuan untuk meraih kekuasaan. *lagi-lagi istighfar.

Laaah, mereka ngga bisa melihat ya, bahwa ada rombongan yang berjalan dari Ciamis sana, bukan untuk kekuasaan. Bukankah mereka juga tau bahwa ada peserta aksi dari Sumatera Barat dan Kalimantan yang datang dengan mencarter pesawat, bukan untuk kekuasaan. Tapi semata-mata lillahita karena Allah.

Sungguh saya sedih dengan pendapat mereka ini. Hanya demi kecintaan mereka pada Ahok. Apa hati mereka tidak tergerak ya melihat jutaan umat berdatang dari berbagai penjuru di Indonesia istighasah di Monas, bershalawat, tausiah dan berzikir? Dan mereka datang atas kemauan sendiri, ngga dipaksa apalagi dikasih uang bayaran. Apa hati mereka tidak terketuk ya melihat pemadangan jutaan umat yang begitu syahdu? Entahlah, wallahu ‘alam.

Tapi begitu ada aksi tandingan dua hari berikutnya di HI, mereka begitu semangat. Ada yang beranggapan mekah pindah ke HI. Whaaaat? Ngga bisa berpikiran jernih apa ya melihat massa yang (umumnya) di bawa partai (dan berbayar pula) tersebut kebanting jauh dibandingkan aksi 212 sebelumnya? Liat aja foto-foto acara 412 yang beredar di medsos… 🙂

Malu kan saya sama nenek ini? Usah sepuh tapi masih semangat ikut Aksi Bela Alqur'an. (WAG)

Malu kan saya sama nenek ini? Usah sepuh tapi masih semangat ikut Aksi Bela Alqur’an. (WAG)

Sampai-sampai ada yang buat status kesal yang intinya : ngapain.debatin kuantitas. Yamg penting kualitas. Saya ngakak baca statusnya. Masa iya acara yang berbaur dengan Car Frer Day tersebut berkualitas? Laaah, pesertanya aja sebagian besar orang bayaran? Malah terlihat banyak orang yang ngga berpendidikan malah. Bahkan ada anak-anak alay yang memegang bendera HMI. hehehe…

Tapi ya sudahlah. Itu urusan mereka sih ya. Biarin aja, walau kadang-kadang sedih juga liat mereka.

NB : update
Semalam liat status salah seorang dari mereka yang lagi-lagi nyindir, menghubungkan zikir, istighasah dan gempa 🙂 *geleng-geleng pala…

Advertisements

7 thoughts on “Belum Bisa Move On Dari Aksi Bela Islam 212

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s