Ikut Aksi Bela Alqur’an ~ GNPF MUI 212 di Monas.

20161202_123853.jpg

Koleksi pribadi

Alhamdulillah, saya ikut lagi Aksi Bela Alquran, tadi pagi. Senang? Iyalaah, bahagia mah tepatnya. Teman-teman saya aja belai-belain dari Padang berangkat ke Jakarta dengan pesawat. Masa saya engga? Teman-teman yang datang dari Padang, harus mengeluarkan biaya yang besar untuk tiket pergi-pulang. Belum lagi yang PNS, harus ‘perang’ dulu sama kepala sekolahnya. Sebagai guru PNS, dia pasti susah dapat ijin buat ke Jakarta.

Saya dan teman saya Icha yang tinggal di Depok janjian ketemu di Stasiun Tanah Abang. Ikut longmarch dengan siapa saja peserta yang datang dari arah Tanah Abang.

Daaan, luar biasa. Ribuan umat muslim sedang berjalan menuju monas. Mereka berjalan menuju monas melewati Bank Indonesia dan Patung Kuda. Di banyak titik, selain peserta, juga banyak relawan yang datang membagikan makanan kepada peserta. Serius buaaanyaak bangat. Jadi terharu melihat semangat para muslimin ini.

img-20161202-wa0004.jpg

Beredar dari WA Grup

Saking banyaknya makanan, sampe-sampe kalau yang datang ke sana dengan niat yang salah, yang hanya datang buat makan gratis seharian, maka di situlah tempatnya : saking banyaknya relawan yang bawa makanan. Mereka tampak semangat membagikan makanan. Bahkan cendrung jadi ngga enak menolaknya. Serius. Air saya yang sebotol jadi 7 botol, itupun sudah seringkali menolak hehehe.

Di bundaran patung kuda, umat udah penuh. Saya dan teman terpaksa beringsut-ingsut jalan melewati jamaah yang sudah dalam posisi duduk, bergerak ke arah pintu gambir melewati balaikota.Pada saat itulah, jamaah diminta berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sungguh, ini adalah lagu Indonesia Raya paling heroik dan patriotik yang pernah saya dengar. Bikin saya merinding. Karena, lagu ini dinyanyikan oleh peserta aksi damai 212 yang dicurigai bakal makar terhadap pemerintah.

Saya bergerak ke arah pintu selatan Gambir, bergabung dengan peserta akhwat lainnya. Dari arah sana, ribuan jemaah bergerak ke arah patung kuda, berlawanan dengan saya. Sungguh luar biasa terharu melihat semangat para peserta aksi ini. Mereka bertakbir dengan penuh semangat.

20161202_123846.jpg

Kami tiba di area akhwat. Akhirnya. Tadi kaki saya keram karena karena pegal. Dan ketika duduk malah makin keram sampai saya teriak kesakitan. Teman saya Icha malah niat minta panggilin petugas. Tapi saya melarang, hehehe. Maluuu, gitu doang minta dipanggilin petugas kesehatan. Malu juga sama peserta dari Ciamis yang jalan 300 km dan berhari-hari, hehehe.

Hanya saja sayangnya, di area akhwat ini, suara ustad yang berorasi tidak terdengar dengan jelas di sana…. *nangis.

Selama hampir 3 jam di sana sampe sebelum masuk shalat zhuhur, 2 kali gerimis turun menyiram bumi. Bahkan sekitar 10-15 menit sebelum masuk waktu zhuhur hujan turun. Hujan yang turun ngga deras tapi konstan. Tapi tetap tidak menurunkan semangat para peserta. Mereka semua tetap duduk dengan tenang. Dasar emang niat karena ALLAH ya, hujan itu bukan halangan. Apalagi pada kenyataannya hujan tersebut adalah rahmat yang diturunkan Allah.

Maka semua peserta tetap duduk tenang menunggu azan pertama. Mereka membiarkan tubuh mereka basah disiram air hujan. Begitu azan pertama, para jemaah langsung shalat sunah. Hanya sayangnya pada saat khutbah, saya ngga bisa nyimak dengan jelas isi khotbah jumat yang disampaikan oleh khatib.

20161202_115131.jpg

Tapi yang jelas, yang menyenangkan adalah, ketika shalat Jumat berlangsung di bawah siraman hujan, imam melakukan qunut nadzilah. Qunutnya lama, sekitar 10 – 15 menit deh kayanya. Semoga Allah menghijabah doa-doa para ulama, habib, ustadz dan juga doa-doa kaum muslim yang mendukung aksi ini. Amin. Amin ya rabbal alamin.

Dan yang sangat menyenangkan lagi adalah, setelah acara selesai, saya baca di berita, peserta tetap menjadi kebersihan (saya dan Icha pulang seabis jumatan). Mereka membawa sampah masing-masing (saya juga). Dan sampah-sampah sisa dibersihkan oleh peserta lainnya. Bahkan AA Gym pun ikut ngambilin sampah di Monas. Semua hal itu membuat haru, luar biasa haru. Jemaah bisa membuktikan kalau mereka berjuang menegakkan keadilan dengan cara yang super damai.

Pulangnya, badan saya berasa kaya abis digebukiin. Laaah, baru jalan 4 km doang loh Firsty, lo udah ngeluuuuh… 😛 Apa kabar yang dari Ciamis, berjalan ratusan km. *tertunduk malu

Adakah teman-teman ikut Aksi Bela Islam GNPF – MUI ini juga?

Foto dari WA Gruop n FB

Advertisements

17 thoughts on “Ikut Aksi Bela Alqur’an ~ GNPF MUI 212 di Monas.

  1. Memang ramai nian ka. Saya ikut aksi 411 dan 212, dan yang baru2 ini jauh lebih rame. Tentang banyaknya makanan juga membuat saya kagum. Banyak varian nya pula. Mulai yang nasi kotak polos, roti, sampai nasi kotak bermerek mahal. Semua gratis! Kalo mikir berapa duit yang dikeluarkan demi amal ini…

    Saya sendiri bahkan nggak bisa mendekat ke sudirman atau thamrin. Saking ramenya jadi shalat di dekat senen -_-

  2. Pingback: Belum Bisa Move On Aksi Bela Islam 212 | Firsty Chrysant

  3. Pingback: Belum Bisa Move On Dari Aksi Bela Islam 212 | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s