Aksi Super Damai Bela Alqur’an 212 dan Keparnoan Kepolisian RI

img-20161201-wa0010.jpg

dari WA Group

Aksi bela Alqur’an 212 ini sungguh luar biasa dan mengharukan. Bagaimana tidak, untuk dalam pelaksanaan aksi bela Alqur’an yang ke dua ini, pihak kepolisian melakukan berbagai upaya supaya aksi ini batal. Berbagai cara dilakukan pihak kepolisian untuk menghalangi peserta yang datang dari berbagai daerah.

Banyak alasan yang digunakan Polri untuk menghalangi aksi ini. Bahkan sampai menyatakan aksi ini sebagai bentuk makar terhadap pemerintah, walaupun kemudian pernyataan ini diralat oleh kapolri.

Bercermin dari Aksi Damai 4 November kemaren, di mana penyusup masuk barisan, ulama kemudian menyatakan dan menjamin bahwa mereka akan melakukan aksi damai gelar sajadah dengan berzikir serta shalat Jumat berjamaah. Tujuan aksi gelar sajadah ini adalah supaya menghindari aksi ini disusupi oleh pihak-pihak lain yang ingin memperkeruh suasana aksi.

Kepolisian melakukan pelarangan penggunaan jalan Thamrin Sudirman sebagai tempat pelaksanaan aksi damai karena mengganggu ketertiban umum. Sehingga pihak ulama pun mengalah dengan hanya menggunakan lapangan monas sebagai tempat utama pelakanaan aksi super damai ini. Berzikir dan shalat Jumat di Lapangan Monas.

Dan ketika kepolisian RI di tingkat pusat mengizikan aksi damai ini, kepolisian melakukan penekanan di tingkat bawah. Banyak kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak ikut aksi damai ini. Bahkan sampai melakukan ancaman pencabutan izin operasi kepada pihak bus yang menyewakan bus-nya kepada peserta aksi damai di Jakarta.

sc20161201-225922-1.jpgApakah itu menyurutkan peserta.dari daerah untuk datang ke Jakarta? Tentu saja tidak. Peserta dari daerah tetap dengan semangat berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi membela harkat dan martabat diri sebagai muslim yang terhina alqurannya dinistakakan. Tidak bisa dengan bus, kapal pun jadi.

Dan dengan pesawatpun oke. Teman-teman saya dari Padang banyak yang berangkat dengan pesawat malam ini ke Jakarta. Bahkan dari Padang saya baca dari harian singgalang online, peserta dari sana ada.yang menyewa pesawat loh. Keren kan yaaaa… Allahu Akbar.

Polisi pun tidak tinggal diam. Polisi menghalangi peserta di tengah perjalanan. Peserta dari Sumatera.Barat ‘dihadang’ polisi di Lampung, dengan alasan jembatan yang tiba-tiba rusak. Sebuah traktor berdiri di tengah jembatan sedang ‘mengaspas’ jalan. (Tumben aja, jalan tiba-tiba rusak dan polisi dengan sangat baik hati sekali ngasih tau pada pengguna jalan, hehehe).

Tidak cuma menghalangi dengan perbaikan jalan. Kepolisian juga menghalangi dengan cara memeriksa semua semua bawaan peserta aksi damai. Bayangkan, betapa banyak waktu yang terbuang ketika pemeriksaan tersebut. Ribuan oramg jumlah rombongam tersebut yang diperiksa. Dan itu tidak hanya sekali, tetapi lebih dari sekali. Di kapal penyeberangan pun, mereka kembali diperiksa. Sungguh rasa parno yang berlebihan yang ditunjukkan kepolisian negara tercinta ini.

img-20161128-wa0024.jpgTidak hanya di jalan raya yang menuju Jakarta, polisi melalukan halangan terhadap peserta. Di bandara-bandara pun. Ada peserta yang diperiksa yamg berakibat ia ketinggalan pesawat. Pun kalau masih bisa ikut terbang, ditempat tujuan kembali diperiksa lagi.

Dan yang paling mengharukan dari semua itu adalah peserta aksi damai dari Ciamis. Ketika mereka dilarang ke Jakarta menggunakan bis, mereka dengan penuh semangat jihad, datang ke Jakarta dengan berjalan kaki. Bagaimana ngga terharu melihatnya? Bagaimana hati tidak trenyuh melihat semangat mereka?

Tidak hanya mereka. Masyarakat daerah yang mereka lewatin pun memberikan dukungan yang luar biasa. Masyarakat daerah yang dilalui oleh peserta aksi damai dari berbondong-bondong menyambut peserta ini. Mereka memberikan makanan dan minuman. Jadi, walaupum tidak bisa ikut ke Jakarta, mereka memberikan semangat dan bantuan moril dan juga makanan.

Dan aksi yamg dilakukan masyarakat Ciamis ini menjadi inspirator bagi muslim lainnya yang hendak ikut. Dari Bogor dan Bekasi banyak yamg kemudian mengikuti aksi masyarakat Ciamis ini. Mereka datang ke Jakarta dengan cara berjalan kaki, longmarch menuju Monas.

img-20161130-wa0023.jpgDan tentunya yang menyedihkan adalah, malam ini di grup-grup yang saya ikuti ada informasi bahwa banyak peserta yang batal berangkat. Mereka bukan tidak jadi berangkat. Tapi bus yang sudah mereka sewa membatal secara sepihak untuk tidak jadi berangkat ke Jakarta. Puluhan bis batal berangkat dari daerah Jawa Barat. Ya Allah, rezim ini rupanya sudah mulai otoriter ya…

Laa haulaa walaaquata illabillahil ‘aliiyul ‘adzim. Semoga Allah memberikan berkah dan selalu memberikan perlindunganNya buat semua peserta dan juga buat muslim yamg mendukung aksi ini. Semoga Allah mempermudah jalannya aksi ini. Dan juga semoga cuaca besok sangat bersahabat bagi semua Jakarta, dan terutama.buat peserta aksi damai. Aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Gambar dari WA group

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s