Habibie : Bapak Bangsa Sang Inspirator

img-20160729-wa0001.jpg

gambar : WA Grup

Baharudin Jusuf Habibie. Siapa sih masyarakat Indonesia yang tidak kenal dengan beliau? B.J Habibie, begitu beliau disapa, adalah Preaiden Republik Indonesia yang ketiga (secara resmi, ngga resminya yang ke 5 kan ya?). Lebih ke belakang lagi, Bapak Habibie lebih dikenal sebagai ilmuan atau insinyur yang membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia di bidang teknologi. Karena beliau adalah Mentri Riset dan Teknolagi pada pemerintahan Presiden Seoharto semenjak tahun 1978 – 1998.

Bapak Habibie menjadi inspirator bagi jutaan masyarakat Indonesia di bidang iptek. Termasuk juga bagi saya. Dan bagi yang sudah membaca buku Lima Menara, pasti tau bahwa Alif (si tokoh utama cerita tersebut) dan sahabatnya di kampung bercita-cita-cita ingin menjadi (seperti) Habibie. Ia ingin masuk ITB, supaya nantinya bisa menjadi ilmuan seperti Habibie.

Banyak kisah dan cerita tentang sosok mengagumkan dari diri Bapak Habibie. Beliau sangat cerdas. Dan buah dari kecerdasan beliau adalah kuliah dan berkarir di Jerman bidang disain dan konstruksi pesawat terbang. Bapak Habibie berkarir sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan Analisis Pesawat Terbang di perusahaan penerbangan Messrschmitt-Bolkow-Blohm (MBB) di Hamburg, Jerman sejak tahun 1965 – 1969.

Dan pada tahun 1969 – 1973 Bapak Habibie menjabat sebagai Kepala Divisi Metode dan Teknologi Messrschmitt-Bolkow-Blohm (MBB). Dan pada tahun 1973 – 1978 Bapak Habibie diangkat menjadi Vice Presiden dan sekaligus Direktur Teknologi Messrschmitt-Bolkow-Blohm (MBB). Kecerdasan Bapak Habibie di bidang disain dan pembuatan pesawat terbang membuat namanya dikenal dengan istilah-istilah penerbangan yang berhasil ia temukan. Seperti : Habibie Factor, Habibie Methode dan Habibie Theorwm.

Sumbangsih Bapak Habibie selama berkarir di Jerman membuat beliau diangugerahi warga kehormatan Jerman. Namun yang salutnya saya dan juga jutaan orang Indonesia lainnya adalah Bapak Habibie tetap mau pulang ke Indonesia ketika diminta oleh Presiden Soeharto untuk memajukan dunia ilmu pengetahuan ndan teknolagi Indonesia. Beliau melepaskan karir yang gemilang di Jerman untuk mengabdi pada tanah air.

20160807_140856.jpg

Pada tahun 1978 Bapak Habinie pulang ke Indonesia sebagai Menteri Riset dan Teknologi pada era Presiden Seoharto. Beliau juga aktif sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Bapak Habibie sangat dipercaya oleh presiden Soeharto untuk mengembangkan dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia.

Salah satu sumbangsih terbesar Bapak Habibie bagi kemajuan teknolagi Indonesia adalah terciptanya pesawat N-235 dan pesawat penumpang N-250. Pesawat N-250 terbang perdana pada tahun 1995 dengan mulus lapangan terbang IPTN Husein Sastranegara, Bandung. Terbang mulus, bahkan hampir tidak oleng sama sekali. Pesawat N-235 bahkan digunakan oleh angkatan udara Spanyol. Dan kalau saya tidak salah ingat, Korea Selatan pun membeli salah satu pesawat ini.

Dan yang terbaru adalah rancangan pesawat terbaru Bapak Habibie adalah R-80 yang sudah masuk masa pra desain dan juga telah siap diproduksi oleh PT. Dirgantara Indonesia. Semoga segera terwujud ya. Semoga dunia penerbangan Indonesia makim maju…. Amin amin ya rabbal a’lamin.

Tapi yang membuat saya semakin salut dan kagum pada baak habibie adalah, meskipun beliau dikaruniai otak yang luar biasa cerdas dan cemerlang serta karir yang juga sangat cermerlang, bapak Habibie tetaplah seorang yang sangat regilius. Ia tetap tetap menjadi insan yang selalu taat menjalankan agama dengan baik. bahkan beliau sangat menjaga wudhu-nya. Itu yang sangat luar biasa.

Dan tentunya yang paling mengharukan adalah kisah tentang cinta dan kesetiaan bapak habibie kepada Ibu Ainun Habibie, isteri beliau. Bagi yang yang sudah menonoton film Ainun dan Habibie pasti tau bagaimana sosok Bapak Habibie di sana sebagai seorang suami. Sangat luar biasa. Dan sangat mengharukan.

img-20160812-wa0000.jpg

gambar : dari WA grup

Kata pepatah, tak ada gading yang tak retak, dan tidak ada kesempurnaan yang dimiliki manusia. di samping saya mengagumi beliau, saya juga sedikit memendam kecewa pada habibie. Ya, peristiwa referendum di Timor Timur yang membuat Timor-Timur lepas dari Indonesia membuat saya juga sedikit kecewa pada Bapak Habibie. Mungkin juga banyak warga Indonesia lainnya.

Dalam rangka memperingati 80 tahun habibie, diadakan “Pameran foto Habibie dan gebyar aneka lomba yang diselenggarakan berbagai komunitas yang tergabung dalam Friends Mandiri Museum. Pameran ini dibuka untuk umum mulai 24 Juli 2016 hingga 21 Agustus 2016 di Museum Bank Mandiri, Kota Tua – Jakarta Barat”. Acaranya berlangsung sampai besok. Jadi bagi yang belum ke Museum bank Mandiri, silahkan datang besok.

Pada hari Ahad, 7 Agustus 2016 di Museum Bank Mandiri Jakarta saya menghadiri Diskusi dan Bedah Buku Habibie The Series dan diskusi publik Menggali Inspirasi dari 80 tahunHabibie. Acara ini merupakan rangkain acara peringatan 80 tahun Habibie. Di dalam diskusi tersebut para narasumber yang pernah bekerja dengan Bapak Habibie mengungkapkan bagaimana sosok habibie yang mereka lihat. Dan juga ada penjelasan kenapa akhirnya bapak Habibie mersedian mengadakan referendum bagi rakyat Timor Timur.

Sebagai rakyat Indonesia, saya mendoakan Bapak Habibie berumur panjang dan selalu sehat sehingga beliau bisa membantu dan membawa kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia. Khusunya di bidang dirgantara. Supaya Indonesia juga bisa memproduksi pesawat yang digunakan tidak hanya oleh masyarakat Indonesia tetapi juga masyarakat Internasional. Amin amin ya rabbal alamin.

6 thoughts on “Habibie : Bapak Bangsa Sang Inspirator

  1. Salah satu kebijakan politik habibi yang tidak banyak orang yang tahu adalah memberikan kesempatan bagi masyarakat timur leste untuk menentukan pilihan politik mereka.. kebijakan tersebut bagi saya cukup tepat jika menengok sejarah di daerah tersebut yang dulunya memang bukan bagian dari jajahan hindia belanda

    • Tapi kalau saya melihatnya sedih aja sih ya… dari bacaan2, ternyata timtim itu udah sangat dimanja Indonesia… Dana pembangunan buat mereka besar banget. Aceh kalah, padahal aceh nyumbang besar buat negar…. Tapi itulah politik ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s