Taman Panorama Bukittinggi

Taman Panorama Bukittinggi 12

Salah satu objek wisata favorit saya di Bukittinggi adalah Taman Panorama Bukittinggi. Taman Panorama Bukittinggi merupakan salah objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan di Bukittinggi. Objek wisata Panorama ini semacam taman hijau kota yang terletak di pusat kota Bukittinggi. Jaraknya dari Jam Gadang kalau ditarik garis lurus mungkin hanya setengah kilometer atau paling jauh 700 m. Tapi karena jalannya sedikit memutar, jarak tempuhnya mencapai hampir 1 km.

Letak Taman Panorama ini persis berada di bibir Ngarai Sianok, sehingga dari Taman Panorama ini kamu bisa menikmati pemandangan alam Ngarai Sianok dan Janjang Koto Gadang yang berada di dasar Ngarai Sianok dengan latar Gunung Singgalang. Dan juga di dalam Taman Panorama ini terdapat objek wisata sejarah akibat kekejaman bangsa Jepang. Objek wisata tersebut yang dikenal dengan Lubang Japang atau Lubang Jepang.

Di sisi kanan pintu masuk Taman Panorama terdapat pusat penjualan souvenir dan lukisan yang menggambarkan keindahan alam Sumatera Barat. Bagian ujung kanan terdapat semacam teras besar dan menara pandang, dimana di sana pengunjung bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok yang berlatarkan Gunung Singgalang. Ngarai ini memanjang dari utara sampai ke selatan dengan sungai kecil di dasarnya.

Di bagian ‘teras’ Taman Panorama ini banyak monyet. Banyak pengunjung yang menjadikan monyet-menyet tersebut sebagai objek foto atau bakhan ‘mengajak’ monyet-monyet tersebut berfoto bersama, hehehe. Ngga deng, maksudnya berusaha memasukkan monyet dalam jepretan foto mereka. Banyak juga yang memberikan makanan pada monyet-monyet tersebut.

Untuk menikmati keindahan Taman Panorama dengan santai, banyak terdapat gazebo di taman. Baik di tengah taman maupun di pinggir ngarai. Pengunjung bisa juga menggelar tikar di tengah taman tersebut. Hanya sayangnya piknik gelar tikar ini tentu saja bisa mematikan rumput-rumput yang ada areal taman.

Di dekat pintu masuk kedua, terdapat panggung di pinggir ngarai. Bangku-bangku panjang berbentuk anak tangga yang mengelilingi panggung tersebut menghadap ke arah ngarai dengan latar gunung Singgalang. Di dasar ngarai tersebut terdapat Janjang Koto Gadang atau The Great Wall of Koto Gadang yang menghubungkan kota Bukittinggi dengan Nagari Koto Gadang. Hmm cara yang asyik untuk menikmati keindahan Ngarai Sianok dan Gunung Singgalang hehe.

Jadi kalau ada hiburan di panggung, yang disaksikan apakah panggung hiburannya atau alam yang indah dibelakang panggung tersebut, ya…? Dua-duanya bisa juga sih ya… hehehe.

Di tengah taman, terdapat pintu utama lobang jepang. Untuk turun ke pintu utama ini kita turun kira-kira belasan pinggir ngarai. Tangga-tangga ini terdapat di sisi kiri dan kanan teras pintu utama lobang Jepang. Dan pintu utama Lobang Jepang ini menghadap ke arah salah satu sisi ngarai.

Di taman wisata ini terdapat fasilitas umum mushala dan toilet. Dan kalau saya tidak salah ingat juga ada ruangn kesehatan atau ruang untuk ibu dan bayi deh. Juga ada arena bermain buat anak-anak. Arena bermain ini tentunya bayar dong. Tapi saya lupa berapa tiket arena permainan anak ini.

Oya, tiket masuk ke Taman Panorama ini lumayan murah loh, cuma IDR 5000 saja. Kecuali lebaran, naik jadi IDR 8000, lebaran tahun 2015. Untuk menuju ke Taman Panorama juga gampang. Dari Jam Gadang tinggal jalan kira-kira 150 meter ke arah Hotel Ambun Suri. Di sana, naik angkot no 19 atau jalan kaki saja. Kalau naik angkot ongkos 3000.

Kalau mau ke Taman Panorama ini gampang. Dari Jambu Aia atau Jambu Air, naik angkot no 14. Sementara kalau dari terminal Aua Kuniang atau Aur Kuning naik angkot no 19. Ngga perlu kesasar karena Taman Panorama ini berada di pinggir jalan di sebelah kiri. Nanti bisa terlihat dengan sendirinya, asal ngga tidur di angkot atau asyik dengan hapemu… 🙂

Oya, terakhir ke Panorama ini lebaran tahun lalu. Sebelumnya terakhir ke sana mungkin sudah belasan tahun yang lalu kali ya. Pas lebaran kemaren ke sana, suasananya agak kurang asyik karena terlalu rame, hehehe. Dasar saya yang maunya jalan-jalan ke hutan, jadi taman Panorama ini terlalu rame bagi sayaah… 😛

Selamat berliburan di Bukittinggi.

Advertisements

4 thoughts on “Taman Panorama Bukittinggi

  1. saya terakhir ke bukittinggi itu tahun 2003 firsty. wah jadi kepengen kesana lagi. btw itu tempat duduknya cicok bgt sama bendera disini 🤓🤓🤓🤓🤓🤓🤓

  2. Pingback: Lubang Japang ~ Lubang Jepang Taman Panorama Bukittinggi | Firsty Chrysant

  3. Pingback: Taruko Cafe Resto, Ngarai Sianok, Bukittinggi | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s