Lubang Japang ~ Lubang Jepang Taman Panorama Bukittinggi

Taman Panorama Bukittinggi Lubang Jepang

Wisata kota Bukittinggi Sumatera Barat, tidak hanya dikenal karena wisata alamnya yang indah dan kulinernya yang enak. Tetapi juga dikenal dengan wisata sejarahnya. Salah satu objek wisata sejarah yang ada di kota Bukittinggi adalah Lubang Jepang atau Lubang Japang.

Objek wisata ini terdapat di Taman Paorama Bukittinggi. Disebut Lubang Jepang karena lubang ini dibangun oleh penjajah Jepang secara paksa (romusha) sebagai bunker atau terowongan untuk pertahanan tentara Jepang. Lubang Japang ini mempunyai pintu utama yang terdapat di dalam Taman Panorama Bukittinggi.

Pembangunan terowongan ini atas perintah jenderal Jepang, Jenderal Watanabe pada tahun 1943 karena melihat topografi kota Bukittinggi yang berbukit-bukit dan berlembah. Apalagi struktur tanah berupa tanah cadas, sangat bagus untuk dijadikan bunker pertahanan.

Taman Panorama Bukittinggi 7

Seperti yang sudah saya sebut di atas, pintu utama masuk Lobang Jepang ada di dalam objek wisata Panorama. Pintu lainnya, ada di jalan yang menuju Ngarai Sianok dan Koto Gadang. Persis di atas tikungan tajam, dekat pintu masuk Janjang Koto Gadang atau yang dikenal juga dengan Great Wall of Koto Gadang, Bukittinggi.

Beberapa pintu yang berada di pinggir jalan ini tertutup jeruji besi, jadi pintu tersebut sekarang hanya berfungsi sebagai ‘jendela’ untuk ventilasi udara ke dalam terowongan. Saya dulu pernah masuk dari pintu utama dan menemukan ‘jendela’ ini yang menghadap ke jalan raya yang menuju ngarai sianok.

Oya, konon ada juga pintu lubang Jepang yang berada di Jam Gadang. Ini bisa jadi benar karena jarak dengan Jam gadang yang kira-kira 700 m dari Taman Panorama Bukittinggi. Dan juga, juga terdapat pintu yang langsung ke jurang Ngarai Sianok, selain untuk lubang angin, fungsi pintu ini adalah,kalau pekerja yang meninggal di dalam Lobang Jepang, tinggal di buang ke dalam jurang, hehehe. Sadis yaaa…

Lubang Jepang

Lubang Japang ini berdiameter terowongan 2 m, dengan total panjang terowongan 1.470 m dan dengan.kedalaman terowongan 30 – 40 m. Jumlah lorong yang terdapat di Lubang Japang ini 42 buah yang terdiri ruang tidur, ruang perawatan, ruang persembunyian, penjara, dapur, ruang amunisi dan ruang jebakan. Sebagian lorong ini tertutup sekarang.

Bagi yang ingin menggunakan jasa guide, juga tersedia. Tarif guide pada saat lebaran 2015 lalu adalah 50.000. Tapi saya tidak tau kalau pada hari biasa, mungkin bisa kurang kali ya… 🙂

Oya, karena pas saya ke sini tahun lalu ga masuk ke dalam Lubang Jepang ini saya ga punya foto-foto di dalamnya. Dulu sih udah dua kali masuk, makanya kemarin jadi malas masuk ke dalamnya, hehehe…

Selamat berliburan di Lubang Jepang ya… 🙂

Lubang Jepang 1

 

Advertisements

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s