Mati Gaya di Legoland, Ikon Wisata Johor

Gerbang legoland

Gerbang legoland

*Ternyata postingan ini masih ter-privat sejak beberapa hari yang lalu, hehe*

Legoland merupakan salah satu ikon wisata baru di Malaysia yang berada di Johor Bahru, Malaysia. Ini arena yang sangat cocok buat anak-anak. Anak kakak angkat saya sangat ingin main ke sini. Makanya kakak angkat saya bela-belain ‘nyeberang’ dari Batam untuk memenuhi janjinya pada anaknya.

Pagi itu, setelah selesai sarapan dan chek out dari hotel Golden Court, kami menitipkan tas dan koper pada petugas hotel. Baru kemudian kami mencari taksi untuk pergi ke Legoland. Karena saat itu hari libur, agak-agak lama juga nungguin taksinya di jalan raya.

Sistem ongkos taksi di Malaysia ini cukup unik. Umumnya taksi di Malaysia tidak menggunakan argo, tetapi menggunakan sistem tawar menawar, sama kaya di Batam. Jadi sebelum pergi ke suatu tempat di Malaysia dengan menggunakan  taksi pastikan dulu kira-kira berapa ongkosnya supaya nantinya tidak merasa ‘dipalak’ oleh sopir taksi, hehehe.

Mahkota Kesultanan Johor

Jalan raya Johor dengan gerbang berbentuk mahkota kerajaan

Hari itu tanggal 24 Desember, hari libur. Jalanan lengang dan sangat lancar (tapi saya juga tidak tahu  kondisi jalan raya pada hari biasa). Saya pikir hari itu libur karena libur Maulud Nabi Muhammad seperti di Indonesia atau karena besoknya adalah liburan Natal. Tapi kata sopir taksi oas balik dri Legoland hari itu adalah hari kelahiran atau ulang tahun Sultan juga yang dijadikan hari cuti alias hari libur.

Waktu tempuh dari pusat kota Johor menuju Legoland kira-kira 25 menit dengan taksi. Jalan raya menuju Legoland tidak tidaklah ramai, jadi sopir taksi melajukan taksinya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Hanya saja awan hitam tebal memggantung di langit di sepanjang jalan. Alamat bakal turun.hujan deras inii…

Supir taksi yang membawa kami ke Legoland, ‘pak cik’ melayu, sungguh baik. Dia mengajak kami ‘pusing-pusing sekejap’ melihat kawasan Johor yang sibuk dengan pembangunan mal dan apartemen. Biar sikit lebih tau Johor, katanya. Baek kan karena kami ngga diminta tambahan ongkos, hehehe. Kalau sopir lain mungkin akan cari jarak terpendek kali ya.

Hotel Legoland

Hotel Legoland

Dari sepenglihatan saya dan bertanya pada Pak Cik-nya, sepertinya kawasan danau, teluk atau laguna direklamasi untuk pembangunan gedung-gedung tersebut. Tapi kalau dipikir-pikir sih, tanah Johor masih cukup lega banget buat pembangunan, kenapa harus membangun di atas lahan air yang ditimbun? *penting pertanyaan ini buat lo Firsty? hehehe.

Kami tiba di mall of Medini, mall yang menjadi pintu masuk Legoland bagi yang datang dengan taksi atau bus. Namanya sih emang mall, tapi jangan bayangin mall seperti mall di Indonesia. Mall of Medini itu adalah sederetan pertokoan yang kebanyakan isi restoran yang saling berhadapan. Kalau menurutku sih lebih tepat seperti ‘walk-walk’ atau ‘city walk” yang ada di Jakarta sekitarnya, yang berisi sederetan tempat makan atau tempat nongkrong aja.

Jalan diantara toko resto ini yang menjadi jalan menuju ke Legoland. Jalannya lebar yang panjangnya sekitar 300 – 400 m. Sebagian jalan tersebut di tengahnya dibuat taman. Dan pada bagian tertentu dibuat lukisan-lukisan besar. Di tengah jalan tersebut ada taman kecil selebar kira-kira 2 meter sepanjang jalan kenangan ke ujung, ke arah pintu utama Legoland.

legoland antrian tiket

antrian beli tiket legoland

Di bagian ujung jalan mall, setelah deretan pertokoan terdapat lapangan atau alun-alun luas berlantai marmer yang menjadi semacam halaman legoland. Di sebelah kiri ujung kita masuk terdapat hotel Legoland. Pintu hotel yang menghadap ke gerbang Legoland merupakan pintu belakang hotel. Gerbang masuk utama hotel ini berada di bagian samping Mall of Medini

Pengunjung Legoland terlihat ramai. Hanya sayangnya begitu kami tiba di gerbang Legoland, hujan deras mengguyur arena Legoland selama satu jam lebih. Terpaksa kami hanya duduk-duduk cantik di lantai dekat dinding di sana. Sementara pengunjung lain mondar mandir. Ada pengunjung sepertinya nginap di hotel legoland, yang hilir mudik antara hotel dan gerbang. Mau beli tiketnya percuma juga kan kalau hujannya deras gitu.

Begitu hujan berhenti, kakak angkat saya dan anaknya membeli tiket Legoland. Harga tiket untuk wisatawan asing, seharga 180 ringgit untuk tiket dewasa per orang dan 145 ringgit untuk anak-anak. Saya dan adik saya memilih tidak masuk ke dalam arena Legoland. Nggak masuk bajet soalnya, hehehe.

Setelah si Uni antri beli tiket, saya dan adik saya langsung cabut dari Legoland menuju bagian depan Mall of Medini lagi. Tujuannya mau ke Putri harbour. Pengen liat Hello Kitty Town. Untungnya banget ya, begitu tiba di luar kami langsung dapat bus yang menuju Putri Harbaour.

Oya, buat yang datang ngeteng, bawa ransel, trus pengen nitipin ranselnya bisa kok. Di Legoland tersedia penitipan barang yang peminjaman kuncinya tersedia konter otomatis. Letaknya sebelah kiri gerbang tiket, di samping pintu mau masuk ke toilet. Soal harga, saya ngga tau, lupa juga sekadar nyobain aja, hehehe.

Di area luar gerbang Legoland ini, yang bikin saya senang adalah, selain toiletnya bersih, toilet yang digunakan adalah toilet jongkok. Bukan toilet duduk kaya di Singapura.. Udah gitu, airnya ngalir lancar lagi. Beda dengan di Singapura yang merupakan toilet kering, hehehe… *dasar katro ga ilang-ilang yaakk…😛

Jadi kesimpulannya? Saya dan adik saya mati gaya di Legoland. Datang cuma foto doang, ujan, abis itu si uni masuk, kita pergi deh dari Legoland…🙂 Tapi paling ngga ada bukti mejeng di depan Lagoland…. *menghibur diri sendiri…😛

*titip fotoin gimana suasana Legoland ke Ridho aja dah, hehehe..

 

38 thoughts on “Mati Gaya di Legoland, Ikon Wisata Johor

  1. ANDAIKAAAN PENITIPAN BARANG DI INDONESIA SAMA KAYAK DI MALAYSIA. MUNGKIN EMAS FID (BAPAKNYA UCUPYO) BISA SEKALIAN SAYA TITIPIN KALAU MAU JALAN GADIS *pikiransesat*

    • Sewaktu di Malaysia juga ga pernah ke Johor ya Mar?

      Hello Kitty nya juga sangat biasa. Ala-ala city walk2 di jakarta gitu deh…😛

      Ngga rekomendid lah… kecuali penyuka heloo kitti atau bawa anak-anak ke hello kitty…

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Firsty…

    Alhamdulillah, sudah sampai ke Johor, Malaysia, mbak. Mudahan sepanjang di sana dahulu tidak ada yang menyusahkan perjalanan dan wisatanya ya. Saya belum pernah ke Legoland. Mudahan akan sampai ke sana juga. Anak kecil saya sibuk menanya kapan mahu ke Legoland. Memang tiket masuknya mahal mbak kerana harganya untuk satu hari (24 jam).

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak.🙂

    • Selama perjalanan di sana alhamdulillah lancar Kak…🙂 Legoland sangat cocok bagi anak-anak, jadi anak kak Siti akan mungkin akan senang di sana. Apalagi di sana kan ada wahana air juga…

      Sedang sibuk untuk persiapan hari raya besok kah, Kak?🙂

  3. Warna cat bagian luar Hotel Legoland menarik. Senang liatnya.

    Firsty dapek buku gratis dari ambo karano alah memberikan komentar di blog ambo. Tolong alamat lengkap via japri.

  4. Pingback: Putri Harbour Family Theme Park Nusajaya Johor: Hello Kitty Town dan Thomas Town | Firsty Chrysant

  5. Pingback: Naik Bus di Terminal Larkin Johor Bahru ke Malaka | Firsty Chrysant

  6. Pingback: Jual Cincin di Money Changer Malaka Malaysia | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s