Hotel Golden Court Johor Bahru Malaysia

Golden Court Hotel Johor

Hotel Golden Court ini adalah hotel tempat kami menginap di Johor Bahru, Malaysia. Begitu keluar dari imihrasi Malaysia di Johor Bahru Central (JB Central), kami menuju pangkalan taksi yang ada di depan JB Central. Saya sebutnya pangkalan ya, hehe. Di bagian kiri pintu keluar, jalan dikit, ada loket penjualan tiket taksi. Ongkos taksi ke hotel Golden Court cuma 12 ringgit, alhamdulillah.

Hotel ini ada 2 tempat. Satu yang tempat kami nginap adalah hotel yang berada di jalan  TunAbdul Razak Susur 1/1. Yang satunya lagi saya tidak lokasinya di mana. Hotel yang berada di jalan Susur ini tidak persis berdiri di pinggir jalan, tapi berada di deretan belakang ruko-ruko yang berada di pinggir jalan.

Hotel ini tidak terlalu besar tapi cukup nyaman. Apalagi kami menempati kamar family room untuk berempat. Tempat tidur kamarnya adalah double queen. Kami ber-4 bisa tidur berdua-berdua dengan nyaman di kasur yang besar setelah lelah dengan drama lari-larian nyari dolar gara-gara saldo tiket abis di stasiun sembawang.

Dan enaknya di sini adalah kamar ini banyak colokannya. Jadi walaupun hanya punya adaptor colokan satu, ngga perlu rebutan buat nyolok hape dan kamera, karena ada cara cerdas buat nyolok cas-an di Malaysia, hehehe.

Golden Court Hotel Johor 4

Kamar mandi kamar kami juga besar, walau tidak ada bath up nya. Tapi air dari showernya menyemprot dengan kencang. Kalau kebanyakan hotel yang pernah saya coba airnya kan cuma ngalir ya, ini nyemprot deras. Muantaaap deh pokoknya. Jadi pas kita keramas enak banget karena airnya yang kencang.

Dinding bagian depan kamar kami semuanya kaca. Jadi seperti jendela besar dengan pemandangan rel kereta api dan kuil hindu yang seperti bagus banget. Dilihat dari kereta api yang lewat sepertinya kereta api indonesia lebih bagus. Tapi kereta api malaysia kan punya gerbong untuk tidur ya. Dan juga sayangnya kami tidak jadi mampir ke kuil yang tampaknya bagus tersebut.

Pagi hari di hotel tersedia sarapan berupa nasi lemak alias nasi uduk ala malaysia. Rasanya pun lumayan enak. Juga ada makanan tradisional kaya kue basah dan pastel gitu deh. Daaaan yang penting adalah wifi-nya pun kencang banget. Saya video call dengan keluarga di rumah melalui Line, tanpa ada gangguan sinyal sama sekali. Pun saat itu harus kirim email, lancar jaya. Kesimpulannya, nginap di hotel ini lumayan menyenangkan. Dapat skor 7,5/10 deh.

Golden Court Hotel Johor 5

Berapa rate kamar family toom tersebut? Sebenarnya cukup murah untuk ukuran kamar yang besar kaya itu, tapi cukup mahal untuk kantong saya yang lagi pengiritan, hahaha. 152 ringgit per malam. Atau kira 500 ribu rupiah. Mahal atau murah kah? 😛

Tapiii kalau diitung-itung lagi, ngga mahal juga juga karena kami sekamar berempat dengan kasur yang besar (galau ya neng?). Lagian dari catatan yang ada kamar family room harganya diatas 200 ringgit. Dan coba juga dibandingin dengan kalau tidur di guest house yang sekamar berdua 60 – 70 ringgit dengan kamar mandi di luar dan ngga dapat sarapan lagi. Masih jauh lebih untunglah, hehehe.

Oya, di dekat hotel kira-kira 700 m ada lagi kuil Hindu yang bagian dalamnya terbuat dari kaca itu looh, tapi saya juga ngga sempat lagi ke sana karena kaki saya kram parah. Udah coba jalan separo sih tapi balik kanan grak aja, hehehe.

Saya memesan kamar hotel ini siang harinya pada saat masih di Singapura. Lewat bantuan seorang warga Singapura melayu yang sedang shalat di mushala Pulau Sentosa. Dia dengan senang hati membantu saya mencarikan hotel melalui hapenya karena hape saya kan tidak bisa digunakan kalau tidak ada wifi. Makasih banget deh buat Cik Adzim yang sudah bantu kami membantu mencarikan hotel ini ya. 🙂

Golden Court Hotel View 2

view di depan kamar

Lokasi hotel ini memang tidak berada di dekat Johor Bahru Central ataupun di dekat terminal Larkin. Tapi tidak terlalu jauh kok dari kedua tempat tersebut. Dari Johor Bahru Central, ongkos taksinya cuma 12 ringgit, tanpa argo loh ya. Dan kalau ke terminal Larkin, dari hotel ini 15 ringgit. Waktu saya naik taksi ke terminal Larkin, tawar menawarnya 15 ringgit tapi argo dihidupkan. Dan kalau pakai argo pun sama, 14 ringgit lebih. Sama saja sih jadinya.

Dan kalau kita mau main ke Legoland, bisa naik taksi dari sini. Ongkosnya rata-rata 30 – 35 ringgit sekali jalan. Jadi, pinter-pinter nawar aja sih dengan sopirnya. Tapi patokannya kalau dari pusat Johor sekitar 30 – 35 ringgit tarifnya. Paling banter banget, se-nggak bisanya nawar 40 ringgit.

Jadi, buat yang jalan-jalan dengan keluarga atau rame-rame dengan teman, kamar hotel ini lumayan baguslah. Tapi sayangnya sih ya, pada saat itu kami susah cari makan di seputaran hotel. Maklum saat itu lagi tanggal merah alias hari cuti juga si Johor. Kalau di Indonesia hari libur Maulud Nabi Muhammad SAW. Entahlah di Malaysia, libur karena Maulud atau karena Hari Lahir Sultan atau karena dua-duanya.

Selamat berliburan di Johor Bahru yaaa… 🙂

Hotel Golden Court
No. 33, Jalan Tun Abdul razak
Susur 1/1, 80000′ Johor Bahru, Malaysia.
Telp : 607 – 222 5722
Fax  : 607 – 222 2728.

Advertisements

31 thoughts on “Hotel Golden Court Johor Bahru Malaysia

  1. Pingback: Trip Singapura Malaysia : Numpang Mejeng di Universal dan Merlion :) | Firsty Chrysant

  2. Pingback: Mati Gaya di Legoland, Ikon Wisata Johor | Firsty Chrysant

  3. Pingback: Penginapan di Malaka : Victor’s Guesthouse | Firsty Chrysant

  4. Pingback: Ngesot Nyari Penginapan di Kuala Lumpur | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s