Endless Love (Autum in my Heart) ~ 가을 동화

Jika nanti terlahir lagi di kehidupan mendatang, aku ingin terlahir sebagai pohon.

Itulah kira-kira keinginan dan harapan Yoon Eun Seo atau Choi Eun Seo jika nantinya terlahir lagi di kehidupan mendatang, atau setelah reinkarnasi. Alasan sederhana : supaya ia tetap berada di tempat semula, tidak berpindah ke tempat lain di kemudian hari.

Keinginan sederhana Choi Eun Seo berawal dari jalan kehidupannya yang pahit setelah hidup bersama ibu kandungnya. Sebelumnya mengalami masa-masa yang indah bersama keluarga yang selama ini dikenal sebagai keluarga kandungnya. Bersama ayah, ibu dan kakak yang sangat menyanyanginya.

Dan sekarang, bersama ibu kandungnya, kehidupannya terbalik 180 derajat. Ia tidak hanya kehilangan kasih sayang keluarga yang membesarkannya tapi juga kehilangan masa depan dan sekolahnya. Ia mengalami kehidupan yang keras. Kehidupan yang tidak pernah iya bayangkan selama ini.

Di rumah orang tua kandungnya, Choi Eun Seo harus melakukan pekerjaan rumah dan warung yang tidak pernah ia lakukan selama ini. Tidak hanya itu, ia juga mempunyai seorang kakak yang pemalas dan pemabuk. Tak jarang abangnya ini main tangan kepadanya. Sungguh perlakuan yang sangat bertolak belakang yang ia terima di rumah orangtuanya sebelumnya

Choi Eun Seo terlahir sebagai Yoon Eun Seo, anak kedua seorang dosen di kota Sokcho. Kakak lakui-lakunya adalah Yoon Joon seo. Mereka keluarga berpendidikan yang sungguh harmonis. Suatu hari Yoon Eun Seo mengalami kecelakaan. Saat itulah diketahui ia ternyata bukan anak kandung keluarga Yoo. Ia tertukar dengan bayi lain.

Dan setelah diselidiki ternyata putri kandung nyonya Choi Sin Ae teman satu kelas dengan Choi Eun Seo. Seorang anak yang pintar tapi sombong dan pendengki.

Ibunya yang istri dosen-lah orang yang paling terpukul dan menderita menerima kenyataan ini. Ia sangat menyayangi dan mencintai Eun Seo dengan segenap jiwanya. Ketika mereka hendak pindah ke Amerika ibunya meminta ibu kandung Eun Seo untuk mengizinkannya membawa serta Eun Su ke Amerika. Tapi ibu kandung menjawab, “Kau orang yang egois, setelah kau mengambil satu anakku, kau hendak mengambil keduanya?

Dan kemudian, Eun Seo harus melihat orangtua yang mebesarkannya pergi ke Amerika tanpa pamit padanya. Adegan dimana dia mengejar mobil orangtuanya dan adegan ibunya yang menegok ke belakang bener-bener bikin gue nangis terisak, hahaha.

8 Tahun Kemudian

Eun Seo bekerja di hotel milik chaebeol Han, ayah Han Tae Seok. Singkat cerita Han Tae Seok menyukai Eun Seo. Satu peristiwa membuat Han Tae Seok menyukai dan jatuh cinta pada Eun Seo

Suatu hari, ketika Eun Seo berjalan di pantai tempat ia sering melepas rindu pada abangnya. Pantai itu merupakan salah satu pantai kenangannya bersama abangnya. Jika ia rindu abangnya, ia pergi ke pantai tersebut. Di sana ia melihat seorang pria bersama wanita, yang ia yakini adalah abangnya.

Ia mengikuti dan mendekati pria dan wanita tersebut, dan kemudian ketika di pinggir pantai ia langsung mengejar dan memeluk pria itu dari belakang. Eun Seo berkata sambil menangis, “Abang, Kamu abangku bukan?”

Pria itu memang Yoon Joon Seo yang sudah pulang dari Amerika. Dan ia pun langsung mengenali adiknya Eun Seo. Gilaa, ekspresi pengambilan gambarnya keren banget inii… bikin perasaan campur aduk, bikin aku pengen nangis lagi. Apalagi ketika ia bertemu ibunya lagi setelah 8 tahun tidak bertemu. Terharuuuu bangeeett…. dan sukses bikin aku nangis lagi, hahaha.

Hubungan cinta ibu dan anak tidak pernah terputus meski tidak ada hubungan darah diantara mereka. Dan meskipun sang ibu bukanlah ibu yang melahirkannya. Begitu juga bagi ibu kandung Eun Seo, ia juga tetap masih sangat mencintai Shin Ae, anak yang ia besarkan seperti anak sendiri.

******

Asli cerita ini seddiiiiiih banget. Apalagi kemudian ketika Eun seo diketahui menderita penyakit kanker darah alias leukemia. Tapi ia tetap tabah menerima kenyataan hidupnya. Profesor Yoon pun sebenarnya sangat menyesal meninggalkan putrinya di korea sendirian. Karena kalau ia membawa Eun Seo ke Amerika kemungkinan penyakitnya bisa lebih cepat diketahui dan diobati.

Salah satu adegan yang sangat menyedihkan adalah, ketika Eun Seo remaja pulang ke rumahnya, ia mendapati Sin Ae tidur di kasurnya. Sedangkan ibunya duduk di samping Sin Ae. Saat itu Eun Seo melihat ibunya menangis. dalam pikirannya ibunya sedih melihat kehidupan Sin Ae, padahal nggak. Ibunya justru memikirkan dia.

Eun Seo sediiih banget membayangkan ibunya memilih Sin ae. Akhirnya karena sedih, dia pun akhirnya memutuskan pindah ke rumah ibu kandungnya tanpa pamit pada ibunya.

endless llove

Cumaaaaan, yang ngga banget dari drama ini adalah, masa iya akhirnya cinta yang tumbuh dalam diri Eun Seo dan Joon Seo yang adik kakak berubah menjadi cinta antara pria dan wanita? Ini luar biasa aneh menurutku.

Bagaimana mungkin bisa perasaan seorang kakak yang kemudian karena rindu pada adiknya (yang kemudian ia ketahui bukan adik kandungnya) malah jadi perasaan kangen seorang pria pada wanita? Begitu juga sebaliknya, Eun Seo merindukan Joon Seo tidak hanya sebagai kakak tetapi juga seorang pria. Karena bukankah mereka sudah meminum ASI dari seorang ibu yang sama? Entah kalau mereka tidak memberikan ASI sama mereka berdua.

Tapi begitulah, drama is tetap drama. Terserah sutradaranya mau bikin apa, hehehe. Dan ini juga drama yang sudah ada belasan tahun yang lalu. Tapi aku sangat suka dan drama ini termasuk dalam 7 drama pavoritku sepanjang mas… 🙂

Oya, ada satu tempat syutingnya yang aku suka banget, Yaitu padang ilalang. Asli, bagiku yang menyukai padang ilalang, melihat padang ilang di dalam drama tersebut demeeen banget, hahaha… Ditambah lagi dengan music pianonya yang syahdu. Jadi makin romatis berasanya… 😛

Ada yang masih ingat dan suka drama ini?

94 thoughts on “Endless Love (Autum in my Heart) ~ 가을 동화

  1. drakor paling bersejarah lah ya ini…btw sempet juga suka ama yang jadi abangnya tuh si Song seung Heon…pas main di Summer scent gemesin banget..cool!

  2. Saya, saya, saya! Ya, terlepas dari dilema saudara sepersusuan dan bagaimana, mungkin memang rasa cinta itu sudah disiapkan dalam diri mereka berdua jadinya ketika dewasa jadi tampak sangat natural… dan memang demikian ya, tampak sangat natural banget rasa cinta itu :huhu. Memang penulis ceritanya tokcer, dah.

    Iya banget! Apalagi adegan pas Eun Seo meninggal dalam gendongan kakaknya, itu saya sukses nangis berderai-derai. Kayaknya 16 episode drama ini dan di setiap episode pasti ada rasa haru menyeruak. Ah, saya tak mau menonton drama ini untuk kedua kalinya.

  3. wah ini sih drama favorit sepanjang masa deh, nontonnya berulang2 tapi berderai air matanya tetap sama,hehe
    tapi pas akhir2 itu aku malah berasa kasihan sama han tae seok soalnya dia kan cinta banget sa eun soe tapi rela berkorban juga

    • aku juga nontonnya lebih dari sekali dan baca bukunya juga… baca bukunya lebih bikin nangis, heheh…

      Iyaaaa… aku juga kasian sama Han Tae Seok… Dia cinta banget ke Eun Seo dan rela berkorban, tapi selalu bertepuk sebelah tangan, huhu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s