Hari ke-2 : Keliling Pulau Sentosa

Pantai Silosa, Sentosa. Biasa aja kan pantainya. tapi di nyaman buat main-main, hehe

Pantai Silosa, Sentosa. Biasa aja kan pantainya. tapi di nyaman buat main-main, hehe

Seabis shalat Subuh, aku ngga bisa ngga meringkuk lagi ke bawah selimut. Semalam tidur udah jam setengah 2 an. Eh abis itu tidurku ngga pulas lagi. Suka bangun tiap bentar. Pas kita udah bangun lagi, bukannya beberes segera mandi biar bisa langsung jalan, eh malah kita asyik bersantai ria. Kasur terlalu nyenyak ditinggalkan. Yang kita narsisan bertiga pake tongsis di atas kasur, hahaha…

Asli, rasanya nyaman banget kalau liburan itu ngga diburu-buru waktu oleh tour leader. Abis nyantai baru deh yuni minum kopi yang disediakan hotel. Kebetulan aku bawa sekotak susu bubuk. Lanjut lagi nyantainya hahaha…

Akhirannya kita jalan dari hotel udah jam 9 lewat, hampir jam setengah 10. Yuni rupanya kehilangan kartu EZ-link miliknya. Mau ga mau dia harus bayar cash, ongkos busnya. Di stasiun ia kemudian membeli lagi kartu EZ Link lagi. Kami turun di halte stasiun Lavender, naik MRT menuju Harbour Front. Sarapan plus makan siang dulu di Vivo’s City (biar ngirit biaya makan gitu, hahaha).

Pantai palawan. Juga biasa. Tapi nyaman buat liburan keluarga. areal berpasirnya luas dan air lautnya tenang.

Pantai palawan. Juga biasa. Tapi nyaman buat liburan keluarga. areal berpasirnya luas dan air lautnya tenang.

Udah kenyang, baru kita ke Pulau Sentosa. Di Sentosa, Yuni dan Indah pergi ke Universal. Aku ngga ikut mereka ke Universal. Ga ada budget boo, 600 ribu buat masuk sana, mending muter-muter Sentosa aja sebentar. Abis itu rencananya ngacir ke mana lagi sendirian.

Tapi pada akhirannya aku cuma muter-muter Sentosa aja. Sentosa cukup luas untuk dijelajahi ternyata. Naik bukit turun bukit pake eskalator. Mau masuk Museum Madame Tussaude, dolarku tipis banget, hahaha. Naik wahana Sky Tower yang tiketnya 18 dolar untuk 10 menit kurang juga malas, hahaha. Ya sudahlah, udah nasibku cuma muter-muter doaang.

Akhirannya pergi ke pantai Siloso. Pantainya sih bersih dan banyak tempat buat bersantai sepanjang pantai. Begitu juga pantai Palawan. Pengunjung rame. Umumnya adalah turis keluarga. Bule dan India atau Tamil yang banyak banget. Awalnya aku muter-muternya jalan laki, eh berasa gempor banget booi hahaha. Pegeeel banget kakiku ke sana ke mari jalan… 🙂

Di atas menara Pantai Palawan.

Di atas menara Pantai Palawan.

Lantas aku memutuskan naik bis turun bis gratis yang tersedia di sana. Manfaatin yang gratis aja, hahahha. Trus juga nyasar ke mana gitu, ke hotel W di Sentosa karena asal naik bis. Di pantai samping hotel ada dermaga buat yacht. Puluhan yacht parkir siang itu. Suasana tempat tongkrongannya di pinggir pantainya bener-bener asyik lah.

Aku pikir sih ya, Sentosa itu asyik banget buat wisata keluarga. Duduk-duduk santai di pinggir pantai berpasir putih. Ataupun mandi dan berenang yang airnya tenang dan tetap bersih. Padahal pantainya biasa aja. Ga bagus-bagus amat. Kebanting banget sama pantai-pantai Indonesia yang emang bagus-bagus.

Tapi karena pengelolaanya bagus, suasana Snetosa sangat nyaman buat berlibur keluarga. Pulau Sentosa benar-benar dirancang sedemikian rupa untuk tempat tinggal (apartemen) yang nyaman, tempat wisata yang menyenangkan, dan hotel-hotel yang bagus dan oke.

di depam madame Tussaude

di depam madame Tussaude, ada yang geer merasa dia gue foto, hehe

Ditambah lagi alamnya yang benar-benar dijaga agar tetap hijau. Sebagian besar pulau ditutupi pepohonan yang bikin udara aman dan nyaman. Mungkin karena bangunan dibuat vertikal jadi lahan tanah yang terpakai sedikit, sehingga alamnya tetap lestari. Untung mutar-mutar naik bus gratis, hahaha. Jadi bisa liat sisi lain Sentosa yang bukan turistik banget.

Jam 6 lewat aku balik lagi ke mall Vivo City. Janjian jam 6 di foodcourt. Tapi aku yakin pasti bakal nunggu nih. Eh beneren. Aku nunggu mereka lebih dari sejam, aarrrgghh, sebeeel. Bener-bener deh mereka. Jam karet Indonesia emang awet yaa… *lemparin jam besi ke Yuni dan Indah biar ga make jam karet lagi, wkwkwkwk…

Udah selesai makan, perut kenyang kami melanjutkan dolan ke China Town. Beli oleh-oleh. Berhubung temanku yang tau aku jalan-jalan ke Singapura cuma satu orang aja, jadi aku hanya hanya beli buat temanku yang itu aja, dan buat di rumah hehehe.

17 thoughts on “Hari ke-2 : Keliling Pulau Sentosa

  1. Tak apa, tak apa, meski tak sama dengan yang lain karena keterbatasan yang ada, suatu perjalanan pasti menyajikan cerita yang berbeda. Dan ya, ini tampak berbeda dan unik, jadi tentunya sangat pantas untuk dijadikan cerita tersendiri :hehe.

    Iya, pantainya memang jauh banget kalau dibandingkan dengan Bali dan Lombok (tentunya ya :haha), tapi pengelolaan yang bagus pasti menarik pengunjung. Kita mesti banyak belajar dari pulau itu, bagaimana ia bisa menarik wisatawan. Kalau bisa diterapkan di sini, wow… saya yakin Indonesia bisa seribu kali lebih berhasil :hehe.

  2. Pingback: Hotel 101 Geylang, Lor 12, Singapura | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s