Welcome to Lombok Island ~ Lombok Trip

DSC03745

Jieeehh…. Alhamdulilah dong, akhirnya terwujud juga keinginanku jalan-jalan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Udah lama banget sih aku mau jalan-jalan ke lombok dan Sumbawa, yeaaayy….hehehe. *Orang udah melancong ke mana-mana dalam dan luar negeri, ini baru ke Lombok aja senangnya ngga tanggung-tanggung, hehehe*

Sebenarnya juga ngga terencana juga sih… Awalnya Mba Nuke temanku cerita tentang rencana dia bersama temannya Mba Laela mau ke Lombok, buat survey segala sesuatu paket tour travel mereka ke Lombok dan Sumbawa. Naaaah pucuk dicinta ulam tiba tuh, aku iseng aja ngomong pengen ikut kalau mereka jadi jalan ke Lombok.

Mba langsung ngasih tau begitu mereka memastikan rencana mereka. Mba Nuke WA-in aku, bilang tiket berangkat dan akomodasi 4 hari 3 malam 1,4 juta rupiah… Waaaa lumayan jauh lebih murah dong daripada biaya yang banyak tersebar di internet. Yeeeesss aku mau banget daah…

Gunung Batur dan Danau batur, Pulau Bali

Gunung Batur dan Danau batur, Pulau Bali

Rencananya mereka berangkat tanggal 19 Februari 2015, tapi akhirnya dimajukan jadi tanggal 18 Februari 2015 karena pada tanggal tersebut ongkos pesawat lebih murah. Dan rencana awal sih kami hanya pesan tiket pergi tanpa tiket balik Jakarta dulu. Tiket baliknya ntar diurus di Lombok atau Sumbawa aja. Jadi kalau perkiraan awal 1,4 jutaan, plus tiket balik Jakarta sekitar 600 ribuan, masih lumayan laa yaaa…🙂 *tapi pada akhirannya biaya akomodasi melonjak banget booo….😦

Kami berangkat pagi banget, pesawat jam 5. Otomatis ya aku harus bangun jam 2.30 supaya harus tiba di bandara sebelum jam 4. Aku sampe minta tolong Mba Nuke supaya telponin aku subuh-subuh, biar ngga bangun telat.

Aku berangkat dari kos jam 3.15, naik taksi blue bird. Tapi eh tapi, aku ngerasa taksi yang kunaiki memainkan argonya. Masa iya dari Cideng nyampe ke Sumber Waras Grogol, argonya udah 13 – 14 ribuan gitu. Biasanya siang hari aja yang udah pake macet paling 9 – 10 ribuan. Masa iya malam hari yang lancar jaya malah jauh lebih maha? Ngga mungkin kaaaann…

Tanah Loombok yang hijau diliat dari pesawat

Tanah Loombok yang hijau diliat dari pesawat

Akhirannya pas udah mutar di dekat rumah sakit taruma dan tiba di samping halte busway, argonya udah 19.000 ribuan? Ya udah, langsung aja aku bilangin berhenti di sana aja. Toh di lampu merah Grogol Citraland sangat ramai kok walaupun masih jam setengah 4. Eh, si bapak sopirnya ngga apa-apa aja aku minta berhenti. Cuma bilang, “di sini aja jadinya ya, Mba?’ itu doang. Dan aku jawab iya. Mungkin dia sadar aku tau harganya ngga normal kali yaa… Jadi dia ngga heran aku minta berhenti.

Nunggu taksi yang lain yang lewat bukan pekara gampang ternyata. Bukan karena ngga ada taksi, tapi justru karena taksinya pada penuh semua. Akhirannya ada tukang ojek yang nawarin mau antar, 60 ribu. Aku tawar 50 ribu dia mau (tapi karena kasian hari masih ‘malam’ aku tetap bayar 60 ribu). Lumayan kaaan dari pada naik taksi lagi yang bakal nyampe 100 plus ntar bayar tol 7000 + 13.000. Jadi total semua 120 ribu. Jauh lebih irit kan yaa? Hehehe…

Aku nyampe di bandara jam 4 lewat 10, dan langsung ketemuan Mba Nuke dan Mba Lela. Oya, pas lagi chek in, ada pengumuman bahwa penumpang Lion tujuan Lombok dipersilahkan menuju pesawat. Tumben banget ya lion air on time gitu, padahal biasanya lion Delay-on, kaaaann hehehe. Sampe-sampe ngga bisa shalat subuh di mushala. Kami pun shalat subuh di dalam pesawat ketika orang-orang sedang beberes mau berangkat dalam di dalam pesawat.

Pantai Selong Belanak

Pantai Selong Belanak

Selama perjalanan di atas pesawat, banyak pemandangan indah yang terlihat dari atas pesawat. Gunung-gunung tampak menjulang menjangkau awan di sepanjang pulau Jawa dan Bali. Dan Danau Batur terlihat indah dari jendela pesawat. Ngga sia-sia minta tempat duduk di sisi kanan pesawat saat chek in, hehehe.

Dari jendela pesawat juga keliatan deretan tiga deretan pulau yang dengan sotoy-nya kuperkiran adalah Gili Trawangan dan saudara-saudaranya, Gili Meno dan Gili Air, hehe. Juga terlihat hamparan sawah-sawah di Pulau Lombok yang nampak hijau membentang seperti permadani yang terlihat ketika pesawat akan mendarat.

Daaaann jam 8.15 pesawat yang kami tumpangi mendarat di Bandara Internasional Lombok. Senangnyoooo senangnyo… Padahal yah orang lain mah udah kemana-mana, ke berbagai tempat di Indonesia. Juga sudah menjelajah berbagai tempat belahan bumi lainnya di luar negeri. Laaah, aku baru ke Lombok aja udah senaaaang banget, hahaha. *Bahagia itu sederhana…🙂

Welcome to Lombok….🙂

This slideshow requires JavaScript.

30 thoughts on “Welcome to Lombok Island ~ Lombok Trip

  1. Selamat datang di Lombok! Salam dari orang Lombok yang terjungkal ke Jakarta! :hehe.
    Wah, Pantai Ampenan!
    Senang melihat Lombok bisa memuaskan pengunjungnya. Saya tunggu cerita selanjutnya ya!

    • Pas aku turun, sempat ngomong, argonya kecepetan Pak… tapi ngga tau dia bales apa ngga…

      Iya, seneng liat pemandangan lombok dari pesawat saat mau mendarat… Hijau. bikin adem…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s