Sunrise di Penanjakan Bromo

DSC03166

Sabtu, hari kedua di Bromo, jam setengah 3 pagi, kami semua sudah bangun atau dibangunkan. Bersiap-siap berangkat ke Penanjakaan untuk melihat Sunrise alias matahati terbit, hehehe. Ini adalah tujuan ke dua setelah air terjun Madakaripura, kemarin siang.

Dinginnya Cemoro Lawang, kampung terdekat dengan kawah Bromo bener-bener menusuk tulang menjelang subuh tersebut. Jam setengah empat jeep yang aku tumpangi kami sudah antri pos pemeriksaan Cemoro Lawang. Sama seperti ratusan jeep jeep lainnya yang penumpangnya mempunyai niat yang sama : melihat sunrise di Penanjakan.

Lama waktu tempuh menuju penanjakan sekitar setengah jam. Selain ratusan jeep, banyak juga pengunjung yang berangkat dengan motor, dan bahkan berjalan kaki ke arah yang sama dan dengan niat yang sama.

Wwooowww… Niat banget yaaa mereka. Benar-benar pecinta alam dan petualang sejati tuuuh… Yaa iyalah, gunung yang lain aja yang butuh waktu semalaman untuk mencapai puncaknya, di daki. Apalagi gunung Bromo yaaa… 🙂 Ini mungkin dalam satu jam udah bisa tiba di kawah Bromo.

This slideshow requires JavaScript.

Jeep yang kunaiki parkir masih jauh dari lokasi Mushala Bank Mandiri Syariah. Setengah kilo ada deh kayanya. Puluhan jeep sudah parkir lebih duluan di bawah tangga Penanjakan sampai ke tempat jeepku parkir. Harus jalan lagi sekitar 1,5 – 2 km lagi, huhuhu…

Saking ramenya orang, teman-teman rombonganku tiba-tiba ‘menghilang’. tidak keliatan lagi. Hanya si A  (teman kos ku yang ikut gabung pas tau aku ke Bromo) yang masih di dekatku. Eh pas lagi jalan, si A, diajak naik ojek sama B (temannya A yang juga pengen ikut begitu tau B mau ke Bromo. Laaahh….???? Di mana rasa kesetiakawananmuuuuuuu, Aaaa….??? Akhirannya aku jalan sendirian, bener-bener terpisah dari rombongan deh.

Tapi ntar ketemu lagi dengan beberapa orang pas keluar dari mushala seabis shalat subuh. Pas lagi jalan ke atas puluhan tukang ojek menawarkan jasa ojek mereka. Masih sekilo lebih kata mereka. Awalnya aku dan satu orang teman sih ngga terpengaruh, tapi kemudian memutuskan naik ojek juga walaupun mungkin tinggal sekilo lagi jarak yang akan dicapai… Kami bayar 20 rebu buat berdua… Lumayanlah buat ngirit tenaga hahahaha…

Tiba di Penanjakan, ribuan orang udah tumplek, tumpah ruah menunggu sunrise. Para pengunjung sudah berada pada posisi masing-masing untuk mendapatkan hasil sunrise terbaik. Dan setiap pengunjung menginginkan posisi terbaik untuk mendapatkan hasil foto sunrise yang bagus. Tidak peduli kalau keinginan untuk mendapatkan foto sunrise terbaik itu akan menghalangi orang lain…. Egois kan namanya yaakk???

Dan jujur aja sih, pengunjung yang terlalu rame dan tumplek tumpah ruah ini sedikit mengurangi kenyaman, hehehe. Dua peserta, yang pasutri ternyata sangat cerdas menjauh dari kerumunan tersebut, dan menumukan spot yang katanya ngga rame dan pemandangannya bagus banget. Katanya mereka turun ke jalan setapak yang ada di bawah menara.

Oya.. Selain Penanjakan, juga ada tempat melihat sunrise. Namanya Seruni Point atau kadang dikenal juga dengan penanjakan 2.^^

This slideshow requires JavaScript.

Semburat mentari pagi pelan-pelan muncul dari ufuk timur. Cahaya jingganya begitu indah menyembul dari balik perbukitan Bromo Tengger Semeru. Tersenyum menyapa bumi dan segala isinya. Semua orang yang memadati Penanjakan mengabadikan peristiwa alam tersebut. Termasuk saya. Hanya saja kameraku dan yang aku aja yang motonya kurang bagus. Maklum amatiran hehehehe…

Jam 6 kami turun lagi ke bawah, menuju jeep, untuk menikmati spot yang lainnya. Aku kembali terpisah dari teman-temanku, hahaha. Ya udah jalan sendirian dong ke bawah. 🙂

Dan tujuan berikutnya adalah Kawah gunung Bromo dan bukit teletabies serta padang savana.

Advertisements

31 thoughts on “Sunrise di Penanjakan Bromo

    • Halo nuna24… Apa kabar… Salam kenal ya….

      Kamu di bekasinya di mana? Kalau di pondok gede aku tau ada 3 tempat yg kamu bisa belajar bahasa korea.
      Di Areka Centre, di Ruko Jati Makmur, sebelah Bank BNI… Sebelah salon (lupa namanya). Trus di Suwon Centre, di seberang Ruko Jati Makmur ada jalan kecil, masuk aja ke sana.

      Trus ada juga Yoboseyo, ini di jalan raya Jati Bening – Pondok Gede, tapi patokannya aku lupa…
      Di daerah Jababeka, dekat President University (setahun yang lalu) juga pernah liat ada di situ.

  1. Aaah, ngiri-ngiri. kemarin aku mau ke Bromo malah batal huhu. itu photo cakep2 bangeeet hehehe.. seruuu.. tapi kalau nikmatin sunrise rame2 gitu gimana yaa hehee… terlalu padet 😀

  2. Pingback: Kawah dan Padang Pasir Gunung Bromo | Firsty Chrysant

  3. Pingback: Bukit Teletubbies dan Padang Savana Bromo | Firsty Chrysant

  4. Pingback: Menyebalkan Itu Adalah… | Firsty Chrysant

  5. Pingback: Pulang ke Jakarta dari Bromo | Firsty Chrysant

  6. Pingback: Objek Wisata Gunung Bromo | Firsty Chrysant

  7. Pingback: Arisan Menulis : 15 Pertanyaan Yang Harus Dijawab | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s