How Old Are You : Bikin KTP Baru Ah

gambar dari google ya

gambar dari google ya

Bagi kebanyakan yang ada di masyarakat kita, terutama bagi wanita, menanyakan usia atau umur adalah hal yang (dianggap) setengah tabu. Kenapa gue bilang setengah tabu? Kenapa ngga tabu sekalian? Karena kalau seseorang masih kuliah atau masih di bawah 26 tahun, menyebut angka usia bukan masalah yang berat. Nyante aja booo.

Pas usia berada dalam rentang 26 – 28 tahun, lidah sudah mulai berat nyebutin umur berapa. Apalagi kalau sudah berada di atas 28 tahun atau sudah mau memasuki angka kepala 3, bicara soal umur bisa bikin sensi. Bikin darah tinggi sampe ke level 200, hehehe. Dan hari ulang tahun pun bukan sesuatu yang istimewa lagi untuk dilewati.

Eiiitsss… Tunggu dulu… Wanita yang mana nih yang sensi kalau sudah ngomongin umur? Hhmmm… Sependek pengetahuanku, biasanya sih wanita yang masih lajang alias masih belum menikah pada saat usia sudah melewati angka 28 tahunan. Bagi wanita yang sudah menikah atau bahkan sudah memiliki anak pada usia tersebut, fine-fine saja menyebutkan sudah umur berapa. Nyantai aja. Mungkin karena para wanita ini sudah melewati fase-fase kehidupannya kali ya…🙂

Tapi… Apakah banyak wanita yang masih jomblo seperi itu? *mikiiir* Hmmmm, gue sih ngga menjeneralisir ya, tapi yang gue tau dan gue liat di sekitar gue kebanyakan seperti itu. Kalau masih sendiri pada usia rawan menikah, udah ‘pantang’ nyebutin umur, hehehe.

Kalau wanita yang berada pada usia rawan menikah ini, mempunyai pekerjaan dan karir yang bagus, dia sih masih mantap menatap ke depan. Masih ada yang hal yang membuat dia bisa dengan kepala tegak menghadapi orang-orang kepo yang ribut dengan kesendiriannya. Tapi bagi wanita yang masih sendiri pada usia rawan menikah, dan kerjaan atau karir masih goyang maka pertanyaan tentang umur bisa bikin tensi tinggi, hahaha.

Ada seseorang yang gue kenal yang sangaaaaat sensitif banget soal umur ini. Gue sebut saja dia Mpok Juleha ya. Si mpok Juleha ini pantang banget deh nanya umur segala sesuatu yang berhubungan dengan umur. Dia menutup semua jalur yang bisa membuat kita bakal mengetahui umurnya. Misal, dia kuliah angkatan berapa atau tamat sma tahun berapa.

Seorang teman yang cukup akrab bilang dia kuliah di universitas yang ternyata juga kampus adik si mpok Juleha. Ketika si teman tanya adeknya si mpok juleha jurusan apa dan angkatan berapa, si mpok juleha lagi-lagi ngga mau jawab hehehe. Padahal itu hanya pertanyaan bisa, bukan pertanyaan kepo yaaa.  Jawaban si mpok Juleha cuma : emang kenapa? Sikapnya yang selalu kaya gitu dipandang aneh sama orang lain.

Si mpok ini menurut perkiraan gue dan teman-teman lain sih kelahiran tahun X. Tapi dia mengarahkan orang berpikir dia kelahiran tahun yang sama dengan salah artis korea idolanya, Tahun Y. Dan pas ada suatu acara yang aku dan dia ikutin yang harus isi tanggal lahir, dia buat tahun kelahirannya sama dengan yahun kehiran si artis korea. Tahun Y.

Ndilalahnya, sebelum pembuatan ktp elektrik kemaren mpok Juleha buat ktp di rt tempat kosnnya. Hanya dengan bermodal foto ktp dan tanpa menyerahkan ktp asli. Ktp aslinya tetap dipegang biar nantinya dia bisa bikin ktp elektrik di tempat orangtuanya.

Naaaaahhh, yang membuat gue kaget adalah beberapa waktu kemudian pas lagi ngumpul-ngumpul (gue ga ikut, jadi diceritain teman) di komunitas lain, si mpok Juleha ngasih liat ke orang-orang ktp dia. Haaa, ngasih liatin ktp-nya? Itu bukan dia banget loohh. jangankan kasih liat ktp, ngasih tau dia kuliah angkatan berapa aja dia ngga mau. Gue yang dengar cerita tersebut ber’wow, tumben nih’ dengan kabar tersebut.

Dan yang lebih aneh adalah di ktp yang dia kasih lihat tersebut ternyata tahun kelahiran dia adalah 1 tahun lebih muda dari tahun Y, hehehe. Nah loo, gue sampe berkali-kali tanya temen gue, “yakin loo??” karena takjub, hehehe. Ternyata sampe segitunya cewek jomblo yang berada di usia rawan nikah ya, sampe bikin ktp baru, biar ‘terlihat lebih muda.’

Hayooo ada yang niat bikin ktp baru biar lebih muda ngaa…? ^_^

10 thoughts on “How Old Are You : Bikin KTP Baru Ah

  1. Enggaklah, bersyukur dengan tanggal dan tahun lahir.
    umur ‘tua’ itu anugrah, penampilan masih kelihatan seperti akhir 20-an itu rahmat. Mungkin si mpok terlalu mengidolan artis korea kali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s