Masuk Jalur Busway Denda Satu Juta? Yesss…. Setuju 1000 Persen

Foto googling yaaa

Foto googling yaaa

Kemarin, pas lagi di kamar teman di sebelah kamarku, temanku nyalain tipi. Pas lagi berita, secara dia kan nontonnya sinetron tuuhh…  Di acara berita itu diberitain tentang bapak-bapak polisi kita yang tercintah lagi nilangin pengendara-pengendara yang masuk jalur Trans Jakarta atau baswei alias buswai, hehehe…

Beeeuuhhh… Demen nih anee… I Lop you deh pak polisiiii…. Gitu dooongggg, Pak. Dari dulu kek…*Untuk pertama kalinya dalam hidupku bilang cintaaa ma Pak Polisi….* Biasanya mah aku kaya orang lain, ikut-ikutan sebeeull sama bapak polisi…^_^

Aku seratus persen (malah 1000 %) mendukung program pemda Jakarta yang menilang pengendara lain selain Trans Jakarta masuk jalur trans Jakarta alias baswei.

Kenapa? Karena aku adalah pengguna Trans Jakarta setiap hari. Bahkan dulu dari 2009 sampe 2012, bisa 2 kali PP loh naik buswai, artinya 4 x turun naik. Hanya busweilah kemewahan transportasi yang aku miliki. Ga punya motor apalagi mobil pribadi, belum punya dong…huhuhu… Naik metromini atau kopaja, minta ampun gerahnya, udah gitu sopir metromininya suka mindahin penumpang pula, lengkap sudahlah penderitaan…

Gimana dengan baswei? Setiap kali naik buswai, antriannya seringkali panjang. Seringkali lama juga nunggu busnya yang entah di mana keberadaaannya. Kita udah dempet-dempetan dengan penumpang lainnya. Eh, giliran bus datang, semua pada pengen masuk duluan, dorong-dorongan dari belakang. Ada yang menjerit kejepit. Ada yang jatuh. Udah gitu, sering banget petugasnya belagu menyetop penumpang yang masuk ke dalam bus, sementara di dalam masih banyak yang lowong.  Yang ada akhirannya ngantri lagi.

Antri di Harmoni. Gue pernah ngalamin yang kaya gini. Kenapa bisa numpuk? Karena bus dateng telat. Kenap bus dateng telat? Karena bus terhalang mobil pribadi yang bikin jalur transja jadi ikut macet. Foto dari google yaa

Antri di Harmoni. Gue pernah ngalamin yang kaya gini. Kenapa bisa numpuk? Karena bus dateng telat. Kenap bus dateng telat? Karena bus terhalang mobil pribadi yang bikin jalur transja jadi ikut macet.
Foto dari google yaa

Sengsara??? Sengsara bangetlah…

Tapi… meskipun sengsara dan menderita, hanya buswaylah kemewahan transportasi yang aku punya… Ga ada transportasi yang lain. Buswei mengantarkan ke tujuan lebih cepat. Walaupun di dalamnya udah kaya sarden yang over dosis, tapi setidaknya lebih nyaman daripada naik metromini atau kopaja. Kecuali ke tujuan-tujuan tertentu yang dekat atau ngga ada jalur basweinya.

Sementara pengguna kendaraan pribadi? Asli penggunan kendaraan pribadi yang masuk jalur trans jakarta terlihat sangat egooiiiissss banget. Gimana ngga egois, mereka kan udah enak naik mobil sendiri. Satu mobil sendiri doang, atau kalapun berdua satunya sopirnya, satunya di beakang si nyonyah atau si tuan lagi santai bersandar di jok yang empuk.

Udah enak dan nyaman naik mobil sendiri mereka masih mau menyerobat jalur Trans Jakarta? Egois kan namanya ituu… Mereka, si pemilik kendaraan pribadi pengen cepet sampe di tempat kerjaan atau tujuan, samaa…! Kami yang di bus trans Jakarta juga sama. Mereka, si pemilik kendaraan pribadi diuber waktu? Samaaa… Kami juga diuber waktu, bukan mereka doang.

Kalau jalanan macet karena mobil yang overdosis, ya bukan salah kami (yang nggak punya kendaraan pribadi) dong. Kan mobil-mobil elo-eo juga yang bikin jalanan Jakarta macet cet cet kaya gini. Bukan kami kan?

Pernah yaa, pas lagi jalan arah Pejaten, eh pas nyampei daerah mampang antara halte Mampang Prapatan dan Duren tiga (ingat ya, beda satu halte doang), liat bus Tran Jakarta tertahan 7 atau 8 bus padat penumpang karena terhalang mobil pribadi. Bayangkan, 7 atau 8 bus loohhh…. Total jumlah penumpangnya lebih dari 500 orang. Sementara tadi aku nunggu hampir sejam di Dukuh Atas, taunya tertahan kaya gini.

Dan yang sebelnya lagi, lampu udah hijau, mobil-mobil pribadi itu mau ke arah kanan, tapi kan ngga bisa ada arus mobil dari depan, jadi mereka tetap diam dong. Sementara bus Trans Jakarta yang arahnya lurus udah klakson-klaksonin terus ngga digubris, egois bangeettttt kaannn. Berapa ratus orang yang terhambat dan terlambat dalam 7 atau 8 bus bus tesebut karena beberapa orang yang egois di dalam mobil pribadi ini?

Lihat, jalanan dipenuhi mobil ribadi. Bayangkan mereka semua ada di dalam 1 bis (eksekutif), jalanan Jakarta ga macet kaya gini kann. Foto dri google

Lihat, jalanan dipenuhi mobil ribadi. Bayangkan mereka semua ada di dalam 1 bis (eksekutif), jalanan Jakarta ga macet kaya gini kann.
Foto dri google

Oke, kami di dalam bus Trans Jakarta yang merupakan kemewahan kami udah nunggunya lama, di dalamnya udah kaya sarden yang overload, sementara kalian yang sudah enak dan nyaman masih mau nyerobot jalur Trans Jakarta???? Egosis banget ya kalian. Nikmatin juga dong macet yang kalian sebabkan karena overloadnya jalanan Jakarta, karena mobil-bobil kalian sendiri juga, kenapa harus merebut ‘kemewahan’ transportasi kami?

Daaaan… Gegara mobil pribadi yang masuk jalur buwei ini, pernah ya, aku ngalamin yang namanya 4 jam di dalam bus dari harmoni sampai Ragunan, berdiri pula. Gimana tuh rasa kaki. Udah ngga kuat sandang tas lagi, jadi tas dibiarin aja terjatuh ke lantai bus. Aku berdiri di pinggir pintu yang sebelah kiri. Saking capek dan lemesnya badan disanderin ke dinding (pintu) bus dan wajah menempel di kaca. Penumpang mobil pribadi yang liat dari bawah malah nyengir ngeliatnya. Kurang ajarkan merekaaa???

Blum lagi pas udah nyampe ternyata dengkul terasa sakit teramat sangat karena udah menahan tubuh yang berdiri doang selama 4 jam. Dan ketika melangkah nyerinya luar biasa. Pengen nangis deh…

Jadi, sebagai pengguna bus trans Jakarta ane mendukung 100 persen denda 1 juta buat mobil dan 500 ribu buat motor. HIDUP DENDA 1 JUTA….^___^

Advertisements

22 thoughts on “Masuk Jalur Busway Denda Satu Juta? Yesss…. Setuju 1000 Persen

    • Hehehe… dendam sih nggak. cuma kesel aja kalau lagi nunggu bus di halte buway suka lama taunya karena tertahan mobil pribadi yang masuk jalur. Mereka kan udah enak banget di mobil sendiri kok masih mau nyerobot jalur bway?

  1. Jadi inget pengalaman cukup sekian bulan tinggal di ibukota.. Ya saya juga dulu pengguna transjakarta.. Konsep transport ini sebenarnya cukup bagus kalau selain manajemennya dikelola lebih profesional lagi dan yaaa faktor penting : jalurnya bener2 bebas hambatan… Kebijakan mass rapid transportation gini juga harusnya didukung pengurangan penggunaan kendaraan pribadi, e tapi yang terjadi kan sebaliknya.. Tambah terus kendaraan, jalanan ndak cukup lagi, alhasil jalur apa pun yang bukan haknya diterobos aje ~_~a

    • Jakarta emang ngga mempunyai tranportasi publik yang bagus, jadi orang2 pada milih pake kendaraan sendiri. Coba kalo punya MRT yang bagus yang, pasti orang2 pada mau ninggalin mobilnya di garasinya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s