Pasa Pabukoan ~ Pasar Menu Berbuka Puasa di Sumatera Barat

Hayooo… teman-teman ada yang tau apa itu pasa pasa pabukoan? Tauuu…? Nggak tauuu…? Hmmm, bagi yang berasal dari Padang, sudah pasti tau dong arti pasa pabukoan in. Karena pasa pabukoan ini tersedia di berbagai sudut di wilayah Sumatera Barat. Pasa babukoan adalah pasar (semacam pasar kaget) yang khusus menjual makanan untuk berbuka puasa. Biasanya pasar ini disediakan oleh dinas pemda yang ngurus pasar gitu deh.

Tradisi pasa pabukoan ini sudah lama ada di Sumatera Barat. Selama sebulan Ramadhan pasar ini tidak pernah sepi dari pembeli. Biasanya pembeli pasa pabukoan adalah ibu-ibu karyawan atau pegawai yang pulang sore, pedagang di pasar raya dan mahasiswa yang sudah tidak sempat lagi mempersiapkan hidangan berbuka. Jadi tinggal beli dan bawa pulang deh makanan untuk berbuka puasa.

Image

Image Ada jengkol tuuh…. hayo siapa yang suka jengko? Hehe🙂

Di kota pasar raya Padang, pemda kota Padang biasanya menyediakan tempat untuk pasa pabukoan di area parkir Stadion Lapangan Imam Bonjol yang berada di seberang kantor wali kota Padang dan seberang pasar raya Padang. Selain itu juga ada di pasar-pasar kecil yang bertebaran di berbagai wilayah kota. Plus ditambah pasa pabukoan dadakan yang dibuat oleh masyarakat secara berkelompok dan swadaya.

Apa saja yang tersedia di pasa pabukoan? Banyaakkk banget. Semua makanan dan minuman tersedia. Bagi yang lapar mata (apalagi lapar benaran) puas deh mau milih makanan apa. Tersedia lauk pauk (masakan padang tentunya) seperti tunjang, gulai kepala ikan kakap, dendeng, ikan bakar, ayam bakar, gulai jengkol dan jengkol balado (hayooo unjuk tangan yang suka jengkol), gulai singkong, gulai taoco, balado telor, daann banyak lagi yang lainnya.

ImageImageBerbagai macam kolak seperti kolak pisang, sanok dalimo (pacar cina), cande (biji salak), lopis, sarabi, dan lain-lainnya tersedia. Juga minuman segar untuk berbuka puasa juga tersedia melimpah. Contoh, es tebak (es campur) Solok yang enaaaakkk… es rumput laut dll. Tinggal keliling pasa pabukoan aja, trus pilih deh menu yang tersedia.

Soal rasa? Tentu saja enak-anak. Tau sendiri orang Padang kalau masak berani bumbu dan bahan. Yang penting enak dan laris.

Soal harga juga lumayan terjangkau. Puasa tahun kemarin harga makanan seperti kolak dan yang lainnya seperti cande, sanok dalimo (pacar cina), lopis, sarabi, es buah dan lain sebagainya, Rp.3000 – Rp.4000 per gelas (besar). Begitu juga lauk pauk, harganya relatif sama, berkisar dari Rp.5000 – Rp. 10000 per porsi. Tapi soal harga aku ngga apdet yaaa, soalnya paling malas kalao diminta tolongin nyokap ke pasar, hehehe…

ImageImage2 gambar ini dari sini dan sini

Biasanya pasar pabukoan ini mulai dibuka siang setelah zuhur (di tempat aku loh), tapi penjual mulai ramai jam 2 siang, dan pembeli paling ramai sekitar jam 4 – 5.30. Pagi harinya sampai siang, di pasa pabukoan ini menjual bahan-bahan mentah untuk menu berbuka, seperti sanok dalimo (pacar cina) mentah, cendol mentah, roti, sagu gonai (ini bullet-bulet kecil warna warni), eh apalagi yaaa… pokoknya semua bahan mentah bahan berbuka deh.

Oya, waktu aku masih tinggal di Padang, banyak juga loh mahasiswa-mahasiswa yang kreatif yang ikut mencoba mengais rezki menjual menu berbuka ini di pinggir jalan. Kebanyakan dari mereka sih sebenarnya juga orang-orang mampu. Karena biasanya mereka berjualan di samping mobil-mobil pribadi mereka yang bagus-bagus. Salut aja buat mereka yang mau gigih, tidak hanya mengandalkan duit orang tua.

Imagesumber gambar di sini

Di Jakarta, pasa pabukoan yang ramai adalah di pasar Bendungan Hilir. Ini tentu saja karena di sana komunitas warga keturunan Padang sangat banyak, jadi tradisi-tradisi seperti di kampong halamanpun mereka hidupkan di Jakarta.

Jadi kalau ada yang ke Padang bulan ramdhan ini, bolehlah ini dijadikan sebagai wisata kuliner. ^__^

Gambir, 17 Juli 2013

Firsty

20 thoughts on “Pasa Pabukoan ~ Pasar Menu Berbuka Puasa di Sumatera Barat

    • Waahh… matt suka jengki….? waoooo hebatt… *kirim kalio jengkol ke mattt. Dirimu suka nggak?

      Konon katanya jengki juga punya banyak vitamin dan protein. Baru beberapa hari belakangan baca postingan teman juga

      • bolehhh🙂 mauu dong dikirimin huahhahahaha

        aku gak suka, soalnya bau kan ya😦 tapi kalo direndang kadang2 mau nyobain sih tapi 1-2 biji gitulah. kalo matt ih gragas dia semua2 dimakan huhaha. abis makan jengkol pasti dia gak berenti2 kentut.

        kalo banyak kan jengki itu bikin pengapuran apa gimana gitu yaaa……..ortu aku kan juga suka banget jengki, tapi skr gak dibolehin dokter lagi makannya. bahaya katanya hihihi. jadi bokap sering licik, bilang ke ibu masakin jengkol untuk matt, padaha dia yang pengen makan🙂

      • Aku juga ngga suka jengki… Tapi aku tau jengki enak kaena dulu waktu sekolah sesekali makan jengki karena takut dibilang teman2 sok, hehehe

        Waakkkk….. ide bokap briliyaann tuhhh

      • Bau toilet abis makan jengki ma pete bikin mual lohh… tapi ga bisa ngilangin bau yang di tilet hehe

        Tapi katanya biar mulut ga bau abis makan jengkiii… makanbeberapa butir beras… katanya loohhh… ngga tau juga…

        Sama oete juga ga sukaaa… hehehe… tapi makan makanan yang ada campuran jengki en pete sih ga masalah…

  1. aaakkk… enak banget menunya, pedes dan bikin ngiler :p
    tapi sayangnya lambungku nggak kuat kalo kebanyakan makan sambel😦
    salam kenal kakak😀 bloggwalking nih. hehehe..

    oia.. mampir blog walking dong kak ke blog pelangi —> ada info seru tentang rumah idaman di sini nih http://pelangiituaku.wordpress.com/2013/07/27/bintaro-jaya-perumahan-terdepan-di-selatan-jakarta/ jangan lupa comment ya😀 lagi ikutan lomba blogging nih. mohon doanya ya.. makaciihhhhh….

  2. Pingback: Taraweh Ngikik | Firsty Chrysant

  3. Pingback: Taraweh Ngikik ~ Puasa Waktu Kecil | Firsty Chrysant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s