Gue, Snorkling dan Akibat Snorkling bagi Gue

IMG_6273
Snorkling, itu adalah satu fasilitas permainan yang tersedia di Pulau Tidung. Semula gue berpikir snorkling itu adalah melihat pemandangan laut sampai ke kedalaman tertentu, bisa jadi 5 meter atau lebih.Tapi ternyata tidak, kedalaman jelajah snorkling hanya maksimal sekitar 1 meter. Karena kita tidak melihat terumbu karang menggunakan tabung oksigen segala macam dan berenang sampai dalam, cukup berenang seperti biasa aja di permukaan air dan memandang ke dasar laut yang kedalamannya hanya kira-kira 1 meter..:)

Pemandangan melihat dasar pantai dengan cara snorkling ngga jauh berbeda dengan cara kita memandang dasar laut sambil berdiri saja. Tapi bedanya memandang karang-karang dangkal 1 meteran dengan cara mencemplung wajah ke bawah permukaan air memang agak lebih sdikit eksotik dari pada memandang dengan mata telanjang dari atas air.

Waktu pertama kali mau memakai alat snorkling, gue dan juga teman-teman shock harus menggigit bantalan karet yang berguna untuk membantu pernapasan melalui selang yang muncul di permukaan air saat berenang. Bayangkan aja berapa banyak yang sudah menggigit bantalan karet itu sebelumnya? Ohoho… membayangkannya saja sudah bergidik.
IMG_6174
Berkali-kali gue mencoba berenang melakukan snorkling tapi berkali-kali juga gue gagal karena ternyata tidak mudah melakukan pernapasan melalui mulut. Tanpa sadar selalu saja bernapas lewat hidung yang membuat air laut selalu masuk ke hidung gue dan selalu bikin gue kesedak.

Dan ternyata air laut yang terminum rasanya nggak asin seperti yang ada dalam bayangan gue selama ini. Gue rasa asinnya seperti asin air garam biasa, taunya nggak. Rasa air laut  lebih tepat kalau dikatakan pahit. Pahit banget kaya minum obat! Pernah minum obat berbentuk pil kemudian digerus dan diberi air? Rasanya pahit bukan? Seperti itulah rasanya. Pahitt banget…! *melepeh*

Okelah… Gue nggak akan memperpanjang tentang pahit asinnya air laut Pulau Tidung, tapi gue akan bercerita sedikit tentang kejadian-kejadian selama snorkling dan akibat snorkling bagi gue. Emang ada akibat snorkling? Ya ada…, ini makanya gue mau cerita. Hehehe…

Berhubung gue sudah nyerah memandang dasar pantai dengan cara membenamkan wajah ke air, gue memutuskan cukup sekadar berenang nyantai aja, menikmati sensasi berendam dan mengapung di air. Yuhuuuuuu….
IMG_6158
Mba Era Yang Pelan-Pelan Hanyut ke Tengah dan Aku yang Kram Kaki


Lagi asyik-asyik berenang pelan-pelan Mba Era si Ibu Negara, datang dibantu Ikal. Mba Era pegangan sama Ikal yang berenang tmendekat ke arah gue. Rupanya Mba Era ngga bisa tanpa dipegang karena, badan kalo ngga nyungsep ke depan ya nyungsep ke belakang setengah telantang di air.


    “Mba, berenangnya ke sini Mba…!” seruku.

   “Iya, tapi aku nggak bisa-bisa First!” jawab mba Era sembari mendekat.

    “Gampang kok Mba,” ujarku sambil memperagakan cara membalik-balikan badan di dalam air.

Singkat cerita, Mba Era udah bisa dilepas tanpa pegangan dan si Ikal juga sudah asoy geboy lagi berenang sendirian. Gue juga, nyemplung-nyemplung ngga jelas di air. Beberapa saat kemudian tiba-tiba gue kok nggak liat mba Era di dekat gue ya? Gue memutar kepala mencari-cari Mba Era.


Upsss, posisi mba Era sekitar 4-5 meter dari gue. Dan semakin ke tengah laut! Padahal posisi gue sendiri juga sudah paling jauh dibandingkan orang lain.

    “Mba.. Jangan jauh-jauh. Sini aja!” gue teriak ke mba Era.

    “Ngga tau First, jalan sendiri!” jawab mba Era terdengar panik. Jalan sendiri?? Ooohh…*mangut-mangut*

    “Ya udah Mba… Mba diam aja di situ. Jangan gerakin tangan sama kaki yaa, aku ke situ!” balasku segera berenang ke arah mba Era.

Pas udah makin mendekat, tiba-tiba… Adawwww…. Sakit…*meringis*.  Kaki gue kram… Gue berusaha ngga panik. Gilaaa, sakit banget kaki gue yang kram ini. Gue mencari Ikal tapi kok nggak ada. Agak jauh ke tepi terlihat mas Bil. Langsung aja teriakin mas Bil.

“Mas Bil, tolongin mba Era, mba Era berenang kejauhan, ngga bisa balik!” kataku.

Mas Bil segera bergerak mendekat ke arah Mba Era. Mba Era semakin panik karena ia tetap ‘hanyut’ ke tengah. Mba Era memanggil mas Bil supaya segera mendekat.

“Bil, cepet Bil…” ujar mba Era dengan nada suara panik.

“Ya Mba…, tunggu Mba…!” jawab mas Bil berusaha menenangkan Mba Era.

Aku juga teriakin Ikal supaya jemput Mba Era, sementara kakiku makin terasa sakit karena kram. Ikal pun mendekat membantu mas bil menjemput Mba Era.


Lucu juga mengingat itu, karena mba Era dua kali mengalami ‘hanyut’ menjauh ke tengah karena ia lagi senang bisa berenang sendirian tanpa bantuan orang lain, tapi malah terbawa arus, hehehe.

Dan kaki gue 10 kali ngalamin kram. Tiga kali teriak sama mas Bil supaya membantu gue membalikkan lagi pergelangan kaki gue yang lurus 180 derajat dengan tungkai kaki. Ikal juga 2 kali dan Ervan nolongin gue melurus kan gue. Blom lagi gue yang kram tanpa teriak sama yang lain, berusaha menormalkan sendiri kaki gue. Jadiiii, kalo mau renang ato snorklimg wajin ntu yang namanya pemanasan alias warming up.

“Patahin!” kata gue.

“Patahin?” mas Bil dan Ikal heran dengan intruksi gue kala itu, hehehe.

“Balikin lagi, kaya gini!” jawab gue dengan cara memperagakan dengan tangan, hehehe.

Tapi semua itu adalah pengalaman seru bersama teman-teman yang nggak bakalan terlupakan.
Snorkling

Snorkling


Tapiiii akibat dari snorkling bagi gue adalah….. :

1.    Kram Kaki

Kram kaki paraaah seperti yang udah gue certain di atas tuh. Emang sih salah gue juga nggak pemanasan dulu sebelum nyemplung ke laut.So, buat teman-teman yang pengen nyemplung ke kali, danau apalagi laut, jangan lupa warming up yaaaa….


2.   Demand an meriang

Laahhh kok demam dan meriang? Iya… Karena berenang sekitar dua jam, badan jadi capek dan lelah karena terjadi dehidrasi. Pulang dari Tidung badanku meriang dan deman selama tiga hari, sampe-sampe gue harus ke dokter karena khawatir gue beberapa kali kena thypus. Tapi benar juga kata kata bu Dokter bahwa gue cuma kena dehidrasi berat…


Ohoho, itulah uniknya seorang dokter, kata-kata dokter bak sabda pandhita ratu… Bisa ademin hati walau kadang-kadang bisa juga bikin hati ketar-ketir. Nah alhamdulillah kata-kata dokter tersebut ngademin ati gue, gue ngga lagi khawatir macam-macam… ^____^Jadi, biar ngga dehidrasi, seabis berenang di laut kudu wajib minum minuman ber-ion kaya minuman yang ada kat-kata zone-nya itu loohhh….


3.   Muka jadi gosong kulit jadi item

Yang namanya berendam di laut dimana matahari bersinar dengan kekuatan full, maka nggak heran dongg kulit muka jadi gosooong banget. Muka gue jadi merah banget, merah kehitaman di banding yang lain karena nggak make sunblock. Bayangin aja, kulit gue aslinya udah gosong, jadi makin gosong karena berenang di laut.


Saking gosong dan merah-nya muka, teman-teman gue yang ketemu beberapa hari kemudian mengira gue lagi sakit, hehehe. Selain itu kulit muka gue juga mengelupas, hadeeuuuu…:P

Blom lagi tangan gue jadi dwi warna, yang warna asli, yang ketutup ma lengan baju udah item tuh, satunya lagi bagian pergelangan yang kebuka sedikit, iteeeeeemmmmm banget, hehehhe…

So, sekali lagi, kalo mau nyemplung ke sungai, danau, atao ke laut jangan lupa make sunblock yaaaa…. Biar mukanya ga gosong kaya muka gue dan biar lengan nggak jadi dwi warna kaya lengan gue..:P

4.    Udah Susah Tidur, Mimpi Pula

Mungkin karena kecapean berendam terlalu lama, malam pas mau tidur kok susaaaahhh banget mejamin mata. Gue adalah orang susah mejamin mata kalo kecapean. Selalu begitu. Segala macam doa mau tidur, ato ayat-ayat pendek yang hapal udah dibaca-baca tapi teteeuupp aja susah tidur.

Tapi kalaupun tertidur biasanya selalu mimpi-mimpi yang aneh dan nggak karuan gitu deh… Nah malamnya gue mimpi kaki gue kram di laut dan gue teriak-teriak minta tolong sama mas Billy, Ikal dan Ervan, hehehe.

Tapi walopun begitu… perjalan bersama teman-teman selalu sangat menyenangkan. Apalagi perginya bareng-bareng teman-teman komunitas yang mempunyai minat yang sama…


Advertisements

13 thoughts on “Gue, Snorkling dan Akibat Snorkling bagi Gue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s