Kata Dokter : Makan mi Instan itu ga sehat, ga bagus → (Gue ga percaya)

Kata Dokter : Makan mi Instan itu ga sehat, ga bagus → (Gue ga percaya)

Setiap kali gue liat teman kos makan mi instant yang  sudah ada wadahnya, jadi tinggal seduh sama air panas, aku selalu ingat sama dokter cantik walaupun sudah berumur yang praktek di depan rumahku. Sudah beberapa kali aku berobat ke dia. Ke tempat prakteknya, juga ke rumahnya dianterin bokap.

Waktu itu aku lagi sakit dan berobat sama dokter tersebut. Biasalah, sakit yang aku alami adalah sakit anak kuliahan yang kekurangan gizi akibat malas masak dan sukanya beli mi instant untuk dijadikan lauk menemani nasi. Gampang tinggal cemplung ke dalam air mendidih di atas panic. Udah… tinggal tuang ke mangkok, siap untuk dimakan. ^__^

Jadi kalau sekarang makan mi instannya bisa diitung dengan jari dalam setahun, itu karena aku sering yang namanya ngalamin ‘terkapar akibat sakit mag’ waktu kuliah dulu, hehehe… Jadi sekarang, sesekali aku juga suka beli mi, satu atau 2 bungkus, tapi tau nggak itu mi bisa aku makan setelah 2 bulan kemudian atau lebih. Aku hanya akan makan mi kalau sudah bener-bener pengen aja.

Kembali ke dokter tadi ^.^

Setelah diperika di tempat tidur prakteknya dan kembali duduk di kursi pasien duduk ngasih saran ini dan itu sambil nulisin resep.

Dokter     : Kamu suka makan mi instant ya…
Aku      : Iya juga sih dok, tapi ngga sering-sering amat kaya teman-teman kos yang lainnya.

Dokter     : Iya, sebaiknya kamu hindari yang namanya mi instant karena itu ngga sehat. Mi instant kan pakai pengawet dan penyedapnya juga banyak.  Itu ngga bagus buat lambung.

Aku          : *Mangut-mangut* Iya, Dok.

Aku dengerin aja petuah-petuah bu dokter. Pas udah selesai dan pamit ia memberikan resep yang harus kutebus.

Aku lantas keluar dan saat hendak membuka pintu ruang praktek, pintu tiba-tiba dibuka dari luar. Seorang remaja smp masuk ke dalam sambil membawa dua porsi P*p mie di tangannya. Aku tau anak tersebut. Ia anak si Ibu dokter. Si anak langsung menerobos masuk ke arah mamanya, (asli ga sopan yah, masuk saat mamanya ada pasien) sambil ngomong,

        “Ma, ini P*p minya, udah aku bikinin

Whattt??? Jadi yang barusan dia bilang tentang ‘mi instan itu ga baik’ itu apaaa???

Advertisements

36 comments

  1. Waaahhhh, asyiknya bisa masak *teringat yayang Edwin Law* wakakakkakakak

    Sekarang makin menjadi2 ga bisa masaknya, abisnya di kos ga boleh masak n gada peralatan masak *malu pangkat 3*

  2. haha… betul.. betul.. dokter2 sukanya gitu…
    mau gimana lagi…

    tapi, untuk mi instan, saya akui setelah masuk fk, konsumsi mi instan saya bener2 drastis berkurang..
    kembali lagi ke orangnya juga si ya.. hehe.. 🙂
    gda salahnya kan mengikuti yang baik…

  3. hahaha…

    Btw, buat gw sendiri, setelah melihat berita tentang jajanan pinggir jalan yang dengan canggihnya bercampur dengan bahan-bahan yang tidak masuk akal (gorengan pakai plastik, minyak goreng “alami” dari oli bekas, daging bekas restoran dan berbagai macam bahan yang “ajaib” lainnya) rasanya mi instan yang dibuat di pabrik yang punya QA, QC dan diawasi pemerintah, masih lebih safe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s