Ciwidey, Kawah Putih, dan Strawberry Busuk….!!!r

Ciwidey, Kawah Putih, dan Strawberry Busuk….!!!

Awal tahun ini adalah masa-masanya gue ber’raun-raun’ ternyata. Gimana nggak, kalau tanggal 1 – 2 Januari gue ke Pangalengan, maka tanggal 9 kemaren gue pergi raun-raun lagi *kibarkan panji-panji kejayaan Chrysant*. Masih deket-deket aja siy…. Kawah Putih, Ciwidey! Bandung…!!!, teteup…!
Gue kesananya bareng teman-teman penyuka Korea dan penggila Korea yang sekaligus sebagai ajang perpisahan buat melepas kepergian Hwang Sonsengnim (황 선생님) yang akan pulang ke Korea tanggal 15 Januari malam. Dan juga Hyung Sonsengnim (형 선생님) yang akan pulang ke Korea awal Maret nanti.

Namanya penggemar Korea, maka so pastinya selama perjalan kesana musik yang diputar adalah musik Korea. Terutama lagu-lagu sountrack serial Boys Over Flowers ato

Boys Before Flowers atu aslinya Kot Boda Namja(꽃 보다 남자). Nah yang parah adalah ketika dari kejauhan tampak berjejer perbukitan dan pegunungan alam Parahyangan, ada berceletuk gini nih, “Lihat, itu gunung Seoraksan!” (설악산).

What….??? Seoraksan (설악산)? *cek kuping* Ga salah nich…! Gue sampe ketawa n geleng-geleng kepala melihat teman gue yang menganggap gunung-gunung disana sebagai gunung Seorak, nama gunung yang terkenal di Korea. Dan harusnya dia nggak bilang gunung Soeraksan, tapi cukup Gunung Seorak aja. Karena san (산) sendiri berarti gunung! Kacawwww!!!

Sekalian aja sebut gunung Bukhansan (북한산), sebuah gunung yang sangat indah di musim gugur (가을) yang berada di utara kota Seoul (서울). Tanggung, sekalian juga deh sungai yang ada di pinggir kota Bandung disebut sebagai Sungai Han (한강) yang membelah kota Seoul (서울)!!!

Dan gue akuiin sich, sepertinya para penyuka Korea yang gila-gilaan ini patut dipertanyakan kewarasannya, kecuali gue tentunya…..wakakakakkak

Stop! Cukup deh intermezonya tentang Korea, sekarang kita balik lagi ama topik perjalan gue ke Kawah Putih. Ternyata bo, perjalanan dari Bandung ke arah Ciwidey ternyata menyebalkan banget karena dari kota sampai daerah Soreang (mudah-mudahan ga salah nyebut nama) macet abiiess!!! Masa jarak yang hanya sekitar 30 Km (40 Km sampai Kawah Putih) harus ditempuh selama hampir dua jam? Ga banget deh…!

Tapi lepas dari semua itu, Ciwidey emang indah bo…!!! Kota kecil pengunungan yang merupaka salah satu daerah penghasil strawbery di Indonesia. Gunung dan perbukitan yang hijau menyegarkan mata dan hati. Begitu juga dalam perjalanan dari terminal terakhir sebulum ke puncak Kawah Putih, saat menumpang angkutan khusus kesana, kabut gunung menutupi hutan tersebut.

Indah banget…!!! 아주 예뻐요….

Apalagi pas kita udah berada disana. Meskipun arealnya tidak terlalu luas, tapi mempunyai pemandanga yang indah. Lima menit nyampe di pinggir kawah, tiba-tiba kabut tebal menyergap menutupi permukaan telaga. Rasanya amazing banget ketika tubuh kita dan pengunjung yang lainnya diselimuti kabut gunung tersebut.

Meleburlah kita disana. Bernarsis ria satu sama lain. Dan Hyung Sonsengnim (형 선생님) sangat antusias banget pada sesi ini. Berbagai gaya ia peragakan yang bikin kita ketawa ngakak. Dia benar-benar narsis dan tentunya juga pribadi yang sangat hangat dan menyenangkan.

Karena hobiku lebih suka moto dari daripada difoto, Hyung Sonsengnim (형 선생님) selalu bilang begini, “Sekarang Firsty-nya ya..! Gantian ama yang lain…!”, tiap gue kelar moto-motoin teman-teman pake kamera mereka. Guenye ga punya kamera kaleeee (카메라가 없어요…hiks..!!

Pas dia ingin foto berdua ama gue dan juga teman-teman yang berjilbab lainnya dia bilang, “Firsty…Firsty foto berdua sama Sonsengnim (선생님), Sonsengnim (선생님) berjilbab ya…!” katanya sambil menutupi kepalanya pake kain pantai batik Bali, hehhehe…!!! Luar biasa tuh songsengnim atu.

Sayang, di kawah putih mah ga bisa lama-lama, karena kita udah pada batuk-batuk semua pas udah setengah jam-an kita disana… Karena kalo udah batuk-batuk, berarti harus get out dari sana, hehehe.

Di bawah, di areal terminal Kawah Putih, kita semua membeli strawberi (딸기). Ngeliatnya aja bikin ngiler. Merah-merah dan gede-gede. Walaupun cuma lapisan atasannya aja biar bikin ngiler calon pembeli… Harganya yang murah bila dibandingkan bila kita beli di Jakarta, membuat temen-temen pada lapar mata dan lapar perut ingin makan srawbery.

Tau ga saudara-saudara…, besok pagi, ketika gue berniat menyantap tu yang namanya strawberry, hampir semua starawberynya udah busuk dan berbulu…. Huuuuuuuhhhhhhh Sebellllll!!!! Kok bisa….????? Apa mungkin itu strauwbery yang udah jatuh di tanah yang mereka pungut? Bukan strawberry segar yang mereka petik langsung…?????? Sebel-sebel-sebel….!!!

Dan ternyata temen-temen gue yang lain juga ngalamin hal yang sama. Strawberry-nya busukkkk smua…!!!

Dan, next-nya, go to Bandung… Saung angklung Mang Ujo….! 

33 thoughts on “Ciwidey, Kawah Putih, dan Strawberry Busuk….!!!r

  1. hahaha… lain kali kita metik stroberi sendiri ajah, mbak, lalu langsung dimakan di situ…dijamin ga busuk deh… *^^*
    aku mah kebayang gayanya si songsengnim yg pastinya heboh hehehehe…*^^*
    c u, mbak.. *^^*

  2. heuheuheu aku kog selalu kasian ma orang yang nggak bisa nikmati buah gegara busuk.
    klo strow harus di kulkas max 2-3 hari sejak pembelian. begitu juga alpukat. nggak boleh terlalu lama disimpan. pasti busuknya and coklat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s