Pilih WC Duduk ato WC Jongkok…?

Derita karena WC Duduk….

Ceritanya, kemaren sore gue ama temen-temen lagi maen ke mall. Biasalah, hanging out! Nongkrong-nongkrong, cerita-cerita, dan berhaha-hihi! Sorenya sehabis shalat ashar, baru kabur ke Senayan, ngeliat Islamic Book Fair.

Sebelum kabur ke Senayan, gue mampir dulu untuk merenung, mencari ide dan inspirasi dan membuang hajat kecil di toilet mall. O lalalala, ternyata toiletnya antri oleh orang-orang yang mempunyai niat yang sama untuk merenun sesaat. Mensyukuri karunia tuhan, karena masih bisa merasakan membuat hajat.

Bayangkan, kalau kamu semua ga bisa buang hajat seharian-apalagi sampai dua tiga hari, gimana tuh rasanya badan! Dipastikan bakal panas dingin! Maka produk-produk macam broklat, laxing, vegeta dan sejenisnyalah yang bakal kamu cari untuk bisa memenuhi hasrat kamu agar bisa merenung di toilet!

Akhirnya, tibalah giliran gue untuk menjadi perenung di toilet mall yang mewah! Dengan semangat empat lima, gue segera masuk ke dalam toilet!

Ups…! Hasratku yang menggelora harus ditahan dulu. WC duduk lagi?

Kenapa sih wc-wc jaman sekarang yang tersedia harus selalu wc duduk? Kenapa sih si Om dan tante pemilik, pengelola gedung dan perancang bangunan harus selalu merancang wc mall ini dengan wc duduk?

Okelah, ini mall yang mewah yang harus dilengkapan dengan fitur-fitur canggih yang mendukung kenewahan sebuah mall yang mewah. Tapi wc duduk di mall yang mewah tetaplah wc umum bukan? Yang akan digunakan oleh banyak orang yang bergantian tiap menitnya!

Gue jadi betanya-tanya, apa pemilik dan pengelola gedung tidak berpikir bahwa sebagian  pengunjung mall mewah mereka tidak dibesarkan dalam ‘budaya’ wc duduk seperti om-om dan tante pemilik gedung dan pengelola mall? Apa mereka tidak berpikir bahwa sebagian besar pengunjung, seperti saya contohnya, yang dibesarkan dalam budaya wc jongkok, akan sangat jijik duduk di atas wc duduk walaupun mewahnya selangit.

Atau juga apakah si Om pemilik gedung tidak pernah berpikir bahwa sebagian warga Jakarta adalah warga pendatang yang mungkin saja di kampungnya bukan saja tidak tersedia wc duduk yang paling sederhana sekalipun. Dan kalau mereka membuang hajat harus ke kali dulu, dan duduk diatas jamban-jamban yang ditutupi plastik biar tidak diintip orang lain…?

Mungkin saja si Om pemilik gedung beranggapan bahwa semua pengunjung mall mereka adalah orang-orang seperti ‘mereka’ yang sudah duduk manis di atas wc duduk ketika mau buang hajat, begitu DIBROJOLIN mami-mami mereka ke dunia yang fana ini.

MEREKA, BARU SAJA MENGEAK MENANGIS KARENA PENGEN BUANG AIR, MAMI-MAMI MEREKA SUDAH MENYURUH BABY SIITER-BABY SIITER  MEREKA UNTUK MENDUDUKKAN MEREKA DIATAS WC DUDUK MEWAH MEREKA SAMBIL DIPERLIHATKAN GAMBAR-GAMBAR DAN BACAAN LUCU DISNEY YANG MANIS MANIS DAN LUCU-LUCU.

Yang cowok diperlihatkan gambar MICKEY MOUSE dan DONAL DUCK atau juga WINNIE N THE POOH, sementara yang cewek-cewek diperlihatkan gambar-gambar PRINCESS,  si Upik abu CINDERELLA, PRINCESS AURORA, PRINCESS SNOW WHITE, si Belle THE BEAST N THE BEAUTFULL, dan sebagainya-dan sebagainya.

Beda banget ama sebagian pengunjung yang sampai usia dua satu tahunan masih belum dikenalkan buang air besar di WC, meskipun itu di wc jongkok, apalagi wc duduk. Benar-benar tidak ada rasa empati si om dan tante pemilik mall terhadap pengunjung yang berbeda dengan mereka

Apakah itu sudah cukup…..?

Ternyata belom! Taunya WC yang tersedia adalah wc kering, dimana kalau kamu pengen BAB atau mau BAK tidak digunakan air untuk membersihkan alat pembuanganmu. Kamu harus membersihankan alat pembuanganmu dengan cara yang tak kalah keren dan canggih, yaitu cukup lap dengan tissu yang sudah disediakan Om dan tante pemilik dan pengelola.

Si Om n Tante pemilik gedung lebih berbaik hati menyediakan tissu alih-alih air untuk melakukan penghematan air karena ikut program, SAVE OUR EARTH N STOP GLOBAL WARMING. Benar-benar mulia hati so Om dan Tante kita ini.

Mungkin mereka-om dan tante kita ini- berpikir bahwa, pengunjung sudah terbiasa menghabiskan satu galon air ketika buang air kecil, dan 5 galon air ketika buang air besar.

Bayangkan kalau pengunjung yang buang air besar ribuan orang setiap harinya, jadi kalau menggunakan tissu, betapa banyak air yang terselamatkan oleh mereka. Jadi hitung sendiri air yang bisa terselamatkan dan bumi terbebas dari kekeringan. Dan sudah layaklah mereka mendapat anugerah KALPATARU dari pemerintah.

Jadi, dengan berat hati gue harus meredam hasrat alami gue…!

Tips-tips buang air di WC duduk dan WC kering.

*Berharap tips yang ini tidak dibaca oleh OM dan Tante kita!*


1.   kalau kamu sudah terbiasa dengan WC jongkok, tetap peliharalah kebiasaan kamu tersebut walaupun brada di WC mall yang canggih dan modern sekalipun.

2.    Kalau kamu masuk ke WC kering sediakan selalu air di botal minuman, biar tetap dengan kebiasaan siram menyiram, biar juga si mas n mbak OB-nya ada kerjaan mengeringkan wc. (Bukankah itu pekerjaan mereka??? Hus… jahat amat!)

3.    Kalau kamu ngga ada air minum di boto. Ambil segulungan tissu yang disediakan (sisakan sepertiganya), trus pergi ke kran yang ada kacanya, untu berkaca (ya…iyalah) basahi tissu tersebut untuk membersihkan alat pembuanganmu. Baru ntarnya gunakan tisuu keing untuk memperlengkap pembersihan dirimu.

( Makanya penting banget bawa botol mineral bekas minuman sendiri untuk persiapan air di wc kerin!)

4. Yang utama dan terutama sekali (setelah diingatkan kang Taufam, makasih Kang!*malu*) Jangan lupa baca doa masuk WC.

A’u dzubika minal khubsi wal qabaais

 

38 thoughts on “Pilih WC Duduk ato WC Jongkok…?

  1. lebih dari itu,wc duduk umum lbh besar kemungkinan menyebarkan penyakit menular yg disebabkan oleh cairan kelamin atau tinja
    membersihkan dengan tisu dibahasi malah jadi tidak hygienis,terjadi kelembaban dan parahnya bisa trjadi cross infection dari air dan tisu
    *hanya masukan,maaf kalau salah ucap 🙂 dari orang yg juga biasa pake wc jongkok

  2. hohoho…baru sadar…kemaren kita ketemuan yak…hohoho….!seru islamic book fairnya..ampe empet2an…!hahahahahha…
    temen2 lo rame juga…*sok lugu sementara waktu*

  3. haha..!
    pertama baca ni posting lucu, makin scroll k bwh masuk akal y.. palagi tips nya mantabb.. abiss!
    klo gw sih wc duduk msh bisa adaptasi lah, tp ngelap 'anu' lo pake tisu.. NO WAY!!

  4. haha..!
    pertama baca ni posting lucu, makin scroll k bwh masuk akal y.. palagi tips nya mantabb.. abiss!
    klo gw sih wc duduk msh bisa adaptasi lah, tp ngelap 'anu' lo pake tisu.. NO WAY!!

  5. haha..!
    pertama baca ni posting lucu, makin scroll k bwh masuk akal y.. palagi tips nya mantabb.. abiss!
    klo gw sih wc duduk msh bisa adaptasi lah, tp ngelap 'anu' lo pake tisu.. NO WAY!!

  6. yoi…i love annisa bahar verry much!
    gue punya koleksi foto2nya dalam berbagai pose sama berbagai jenis tandan dangannya dan beragam no ponselnya!wakakakak
    serasa Mbak Anisa tukan ngutang ke rentenir yang punya banyak nomor…wakakaakak…

  7. Hahahah..
    Aku juga ngerasa “ribet” klo sudah ketemu WC duduk..
    Apa biar dibilang “toilet di Indonesia ga' kalah modern dibandingkan negara luar sana” ??

    Tetap aja, enakan cowok bisa “pepsi” dengen media apa aja… ^O^

    By Rahma

  8. hehehehe…

    lucu amat pembahasannya.
    kalo echn dulu sama sekali nggak bisa di WC duduk, tapi setelah kerja, yah mau nggak mau dong, gak mungkin ditahan sehari semalam juga kan.

    dulu sempet juga tetep jongkok, tapi alhamdulillah nggak lagi, soalnya yah kan takut aja kepleset jatoh, kan asoy. cuma tetep sampe sekarang, paling bete liat WC yang gada aernya, mo sekeren en sebersih apa, pasti kutinggal.

    tapi emang WC JONGKOK IS THE BEST!!!

  9. aku lebih comfort dengan wc jongkok. karena wc duduk terkadang basah dan butuh waktu untuk memberishkan, iya kalau saat dibutuhkan ada tissue kalau gak ada…ribet. duduk jg terpaksa. derita segala macam penyakit bisa saja ada. buat bersihkan diri setelah buang hajat juga lebih pededgn wc jongkok, atau karena aku kampungan kali ya hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s