Iedul Adha

10 Zulhijah 1429 H

Jujur aja, tadi setelah maghrib, gw ga ingat kalau besok adalah hari raya Idul Adha. Suer… walaupun pagi dan siang tadi kita heboh ngomongin besok adalah hari raya Idul adha…

Pengen tau kenapa…

Yah, rupanya mungkin ga cuman gw yang lupa…, tapi para gharim yang ngurus mesjid n mushala atau juga imam shalat maghrib juga lupa. Karena ga ada suara takbir, tahlil n tahmid berkumandang setelah shalat maghrib. Baru setelah shalat isya mereka pada ingat untuk mengumandangkan takbiran sebentar. Setelah itu, seperti biasa, yang bertakbiran adalah … kaset!

Bayangin aja, mesjid gede ada kira-kira 30 meter di posisi kanan atau selatan kos-ku. Di sebelah utara ada mushala yang ga sampe 100 meter dari kos-ku. Nah, dari mushala, ke arah timur, ada lagi mushala yang jaraknya kira-kira 150-200 meter, atau kira-kira berjarak 200-250 meter arah timur laut kos-ku.

Satu mesjid n dua mushala, serentak ‘lupa’ malam takbiran…:(

Emang sih, pas lagi nyari makanan tuk makan malam jam tujuh kurang terdengar sayup-sayup sampai suara takbiran dari mesjid ato mushala lainnya…

Begitulah, berlebaran di Jakarta. So, wajar aja dong, kalo tiap tahun jutaan orang berbondong-bondong pulang kampung alias mudik setiap hari raya Idul Fitri, walaupun lebaran sudah menjadi ritual salah makna…

Advertisements

One thought on “Iedul Adha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s