Take Give

Makanan dan Minuman yang menyelamatkan dari diri dari Ranjau Kematian

(Saya membaca kisah ini, pada bulan Desember 2005 yang terdapat dalam buku kisah-kisah teladan. Buku ini terdapat disebuah pustaka kecil di Mesjid Alia Pasar Baru sambil berehat sesaat setelah shalat Ashar. Dan kisah ini begitu dalam terpatri di hati saya, walaupun sudah hampir tiga tahun berlalu)

Suatu hari, pada saat perang teluk pertama mulai berkecamuk, saat Irak melakukan invansi ke Kuwait, banyak penduduk Kuwait yang lari mengungsi ke Arab Saudi.
Ada satu keluarga yang juga ikut mengungsi ke Arab Saudi menggunakan mobil keluarga mereka. Di tengah gurun yang tandus, mereka dicegat oleh dua atau tiga orang  tentara Irak. Mereka diinterogasi hendak kemana tujuan mereka. Setelah dijelaskan hendak pergi ke Arab Saudi, tentara Irak tersebut menunjuk satu arah.
“Jalanlah kalian ke arah sana!” kata si tentara.
“Baik, terima kasih!” jawab si bapak yang mengendarai mobil.

Maka mobilpun melaju ke arah yang tadi ditunjuk oleh si tentara. Setelah beberapa saat, seorang nenek yang tadi sedang berzikir, tiba-tiba bersuara.
“Tunggu, kita harus balik!” kata nenek si nenek
“Ada apa, ibu?” tanya si si bapak yang sedang menyetir. Anak-anak si nenek yang lain dan cucunyapun menjadi heran.
“Kita harus memberi makan dan minuman pada tentara tadi! Kasihan dia, bekerja di tengah gurun seperti ini!”
Anak-anaknya protes tapi si nenek tetap pada pendiriannya. Maka, akhirnya, anak-anaknya terpaksa mengalah dengan keinginan sang ibu walaupun dia harus memutar mobil ngomel karena kesal.
“Hei, kenapa kalian kembali lagi?” tanya si tentara menghardik mereka.
“Ibu kami ingin memberikan kalian makanan da minuman. Ini, terimalah!”
“Oh terima kasih!” jawab mereka menerima makanan tersebut dengan senang hati. Mobilpun akhir mulai berjalan.
“Hei, tunggu!” Tiba-tiba seorang dari mereka sadar mobil udah mulai berjalan.
“Ada apa?” tanya bapak Kuwait.
“Maafkan kami, kami telah salah nenunjuki arah dengan sengaja pada kalian. Jalan yang kami tunjuk tadi penuh dengan ranjau. Tapi kalian malah memberikan kami makanan. maafkan kami!”
“Jalan ke Saudi disana. Maafkan kami!”
Semua yang ada diatas mobil terdiam.

Betapa Allah telah menyelamatkan mereka dari kematian yang sia-sia hanya karena makanan yang diberikan kepada tentara ini.
Kalimat takbir, tahmid, tahlis dan syukur terucap dari mulut mereka.

Advertisements

2 thoughts on “Take Give

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s